MANAGED BY:
JUMAT
14 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Senin, 06 Juli 2020 13:54
Aktivitas Tambang Ilegal Diduga Berkedok Pematangan Lahan, “Kuncinya di Penegak Hukum”

PROKAL.CO,

Kerusakan lingkungan yang diakibatkan aktivitas pertambangan secara ilegal bukan pertama kali terjadi. Paling banyak dikeluhkan karena berdampak banjir dan berkurangnya lahan hijau di Samarinda.

 

DINAS Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim memang tak memiliki kewenangan untuk menindak terhadap tambang ilegal yang ugal-ugalan.

Kabid Minerba ESDM Kaltim Azwar Busra menuturkan, beberapa perusahaan yang mengantongi izin produksi emas hitam masih beroperasi. Namun, dia tak menampik, ada oknum-oknum terselubung yang memanfaatkan kegiatan pertambangan yang tak memegang izin alias ilegal. “Kalau bicara ilegal, itu tidak menutup kemungkinan, pasti ada,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, belum lama ini. Bahkan, saat ia meminta salah satu stafnya ikut mendampinginya, dengan gamblang staf tersebut menyebut banyak aktivitas terselubung. “Arah jalur poros Samarinda-Bontang itu. Banyak, Mas,” ujar Sukariamat, kasi Pengusahaan Minerba ESDM Kaltim.

Azwar menimpali, di Kota Tepian, ada tambang ilegal yang masih beroperasi tak jauh dari lokasi sekolah, di daerah Sungai Kunjang. “Belum lama itu aktivitasnya,” ungkapnya. Tak jarang pula pengangkutan batu bara menggunakan jalan umum. Teranyar yang didatangi anggota dewan “Basuki Rahmat” di Lempake, Samarinda Utara. Jaraknya pun tak jauh dari permukiman. Dampaknya, banjir ke rumah warga yang diikuti lumpur.

Ditegaskan Sukariaman, penindakan tambang ilegal memang tidak mudah. “Kalau ingin menelusuri malam, kelihatan aja itu aktivitasnya,” sebut dia. “Kuncinya di penegak hukum. Kalau mau bersih tambang ilegal, semuanya harus diseret,” tambahnya. ESDM bahkan senang ketika diberi kritik oleh kelompok-kelompok tertentu, dalam hal ini Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim, yang kerap menyoal kasus-kasus tambang di Bumi Etam.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 04 Februari 2020 12:04

Kritik Kota lewat Lirik Rap, Wajah Samarinda dari Lagu “Samar Indah"

Hanya di Samarinda kita bisa hidup sama rendah Nikmati tepian…

Selasa, 04 Februari 2020 12:03

Berkas Pasar Baqa Dilimpah, Rabu, Sidang Perdana

SAMARINDA-Berkas dugaan korupsi tiga tersangka Pasar Baqa sudah digulirkan Korps…

Selasa, 04 Februari 2020 12:01

Terima Paket Ganja 2,5 Kilo, Mahasiswi Ini Mengaku Cuma Diupah Rp 300 Ribu

SAMARINDA - Tersangka inisial IT yang menerima paket 2,5 kilogram…

Selasa, 04 Februari 2020 12:00

Merasa Dipalak Ketika Berkendara di Samarinda? Dua Pria Ini Mungkin Pelakunya

SAMARINDA - Tim Macan Borneo Satreskrim Polres Samarinda akhirnya meringkus…

Selasa, 04 Februari 2020 11:59

Hanya Sakit Demam, RS AWS Bantah Merawat 1 Pasien Terkena Corona Virus

SAMARINDA - Rumah Sakit AW Sjahranie (RS AWS) Samarinda membantah…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:48

Pengedar Sabu Berbahan Tawas Ditangkap

SAMARINDA-Banyaknya pemakai narkoba jenis sabu rupanya menjadi peluang bagi Kene…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:10

Begini Kondisi Terakhir Sopir Truk yang Sebabkan 4 Nyawa Melayang di Gunung Manggah Itu...

SAMARINDA- Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polresta Samarinda, pada Kamis…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:05

Jalin Kerjasama dengan Rumah Sakit, Poltekkes “Nyebrang” ke Malaysia

SAMARINDA-Terus melebarkan sayap, kini Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…

Jumat, 31 Januari 2020 23:46

Samarinda Masih Kekurangan Pengajar

Di Samarinda, ada sekitar 2 ribu guru honorer. Mereka tengah…

Jumat, 31 Januari 2020 23:45

Perlu Waktu Realisasikan DOB Samarinda Seberang

SAMARINDA–Usul menjadikan Samarinda Seberang, Palaran, dan Loa Janan Ilir sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers