MANAGED BY:
SABTU
26 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Senin, 06 Juli 2020 13:51
Lebih Dekat dengan Pasien Rehabilitasi (2-Habis)
MEMBAIK: Kondisi salah satu pasien yang ditemui harian ini adalah aparat penegak hukum. Tapi kini kondisinya sudah jauh lebih baik. RAMA SIHOTANG/KP

"Teman saya pengedarnya, jadi gampang. Tapi sesekali saya bayar, dia kan jualan, jadi tidak enak kalau tinggal ambil," jelasnya sambil menyeka keringat yang bercucuran.

Semakin seringnya mengonsumsi serbuk mematikan, membuatnya tak terkendali. Luapan emosi terkadang berujung ke tindak kekerasan. Perempuan yang dicintainya menjadi sasaran emosi.

"Awalnya marah ke istri karena sempat memergoki saya pakai (sabu-sabu) di kamar. Sempat ribut dan reda," jelasnya. "Tapi semakin ke sini, saya juga lakukan tindakan tak pantas lah, karena pengaruh sabu-sabu itu, makanya saya dilaporkan," lanjutnya.

Beruntung, setelah dilaporkan ke bagian kedisiplinan, Alex tak diberhentikan dari instansinya. Pria kelahiran Sumatra Utara 1989 itu hanya diwajibkan menjalani rehabilitasi. Setidaknya harus mengikuti program rehab selama enam bulan di Balai Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Kaltim. "Saya masih beruntung diberi kesempatan. Istri saya juga masih sabar, masih ikhlas menunggu saya," ucapnya syukur.

Rasa sesal yang teramat dalam, ditambah kekhawatiran, jika kedua anak mengikuti jejak si bapak, membuat ia harus benar-benar bertekad jauh dari rasa candu narkoba. Perubahan kini mulai dirasakan Alex. Meski tak memakai serbuk mematikan, dirinya masih dapat beraktivitas. Rasa lemas ketika tak mengonsumsi barang haram tidak lagi dirasakan.

"Semenjak di sini, bisa aja saya enggak pakai (sabu-sabu), bisa beraktivitas normal. Enggak ada untungnya juga pakai, bikin rugi. Uang habis, sampai ada permasalahan rumah tangga," tutupnya. (*/dad/dra/k8)

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 04 Februari 2020 12:04

Kritik Kota lewat Lirik Rap, Wajah Samarinda dari Lagu “Samar Indah"

Hanya di Samarinda kita bisa hidup sama rendah Nikmati tepian…

Selasa, 04 Februari 2020 12:03

Berkas Pasar Baqa Dilimpah, Rabu, Sidang Perdana

SAMARINDA-Berkas dugaan korupsi tiga tersangka Pasar Baqa sudah digulirkan Korps…

Selasa, 04 Februari 2020 12:01

Terima Paket Ganja 2,5 Kilo, Mahasiswi Ini Mengaku Cuma Diupah Rp 300 Ribu

SAMARINDA - Tersangka inisial IT yang menerima paket 2,5 kilogram…

Selasa, 04 Februari 2020 12:00

Merasa Dipalak Ketika Berkendara di Samarinda? Dua Pria Ini Mungkin Pelakunya

SAMARINDA - Tim Macan Borneo Satreskrim Polres Samarinda akhirnya meringkus…

Selasa, 04 Februari 2020 11:59

Hanya Sakit Demam, RS AWS Bantah Merawat 1 Pasien Terkena Corona Virus

SAMARINDA - Rumah Sakit AW Sjahranie (RS AWS) Samarinda membantah…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:48

Pengedar Sabu Berbahan Tawas Ditangkap

SAMARINDA-Banyaknya pemakai narkoba jenis sabu rupanya menjadi peluang bagi Kene…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:10

Begini Kondisi Terakhir Sopir Truk yang Sebabkan 4 Nyawa Melayang di Gunung Manggah Itu...

SAMARINDA- Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polresta Samarinda, pada Kamis…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:05

Jalin Kerjasama dengan Rumah Sakit, Poltekkes “Nyebrang” ke Malaysia

SAMARINDA-Terus melebarkan sayap, kini Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…

Jumat, 31 Januari 2020 23:46

Samarinda Masih Kekurangan Pengajar

Di Samarinda, ada sekitar 2 ribu guru honorer. Mereka tengah…

Jumat, 31 Januari 2020 23:45

Perlu Waktu Realisasikan DOB Samarinda Seberang

SAMARINDA–Usul menjadikan Samarinda Seberang, Palaran, dan Loa Janan Ilir sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers