MANAGED BY:
SABTU
08 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Minggu, 05 Juli 2020 12:05
Tidak Ada Biaya Operasional, Pedagang Pasar Kaliorang Patungan Penuhi Biaya Bulanan
GOTONG ROYONG: Para pedagang terpaksa urunan untuk membayar biaya operasional berupa aliran air dan listrik.

PROKAL.CO,

SANGATTA–Belum dikucurkan dana operasional pengelolaan, membuat seluruh pedagang di Pasar Rakyat Kaliorang harus patungan untuk memenuhi kebutuhan setiap bulan.

Tiap yang menyewa lapak harus membayar iuran dengan jumlah yang beragam. Mulai Rp 10-50 ribu per bulan. Pembayaran yang berbeda tersebut disesuaikan dengan pemakaian air di masing-masing lapak.

Kepala UPT Pasar Sangkulirang Mulyani membenarkan hal tersebut. Menurutnya, dana operasional 2020 belum teranggarkan. Sebab, penganggaran harus dilakukan setahun sebelumnya.

"Harusnya sudah dianggarkan 2019 lalu, tapi karena peresmian pasar lebih cepat, kami malah tidak sempat menganggarkan tahun ini," ungkapnya saat dikonfirmasi Kamis (2/7). Membawahi pasar di lima kecamatan, yakni Sangkulirang, Kaliorang, Sandaran, Kaubun, dan Karangan, tapi baru tiga pasar yang tersedia. "Kebutuhan pasar itu beda-beda, dari tiga yang ada, saya sesuaikan. Namun, memang pasar di Kaliorang belum masuk anggarannya karena baru diresmikan Februari lalu. Mudahan tahun depan bisa," harapnya.

Namun, lanjut dia, sampai saat ini pihaknya belum memungut retribusi pasar, terlebih dalam kondisi Covid-19. Jika pasar telah normal, anggaran yang tersedia akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pasar. "Nanti kalau sudah ada uangnya, kami pakai untuk bayar kebersihan dan keamanan. Air listrik di lapak tetap jadi tanggungan pedagang, selayaknya di pasar-pasar lain," tuturnya.

Terpisah, Kepala TU UPT Pasar Kaliorang Pitriani menyampaikan, iuran diputuskan sesuai kesepakatan dari pedagang saat rapat beberapa bulan lalu. Terlebih, animo pedagang sangat tinggi untuk berjualan di dalam pasar. "Kami diminta untuk langsung mengoperasikan pasar, tapi belum diberi anggaran. Ya kami harus cari cara supaya bisa menjalankan itu. Alhamdulillah setelah rapat, pedagang siap patungan untuk membayar kebutuhan sesuai kemampuan mereka," katanya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:38

Jual Sarang Burung Curian ke Teman Korban, Ya Ketahuan Lah...

TENGGARONG - Bukannya meraup untung dari hasil pencurian sarang burung…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:37

Menurut Pengamat, Bupati Edi Punya Hak Penuh Menentukan Cabup Disisa Jabatan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sudah menentukan dua figur…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:33

WAHAI PEMUDA..!! Ayok Daftar Jadi Prajurit TNI

TANA PASER - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:31

Sudah 436 ABK Tiongkok Tiba di Pelabuhan Pondong, KKP Pastikan Semuanya Bebas Corona

TANA PASER - Vitalnya penyebaran virus corona yang berasa dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:06

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, Sohang Hilang

Seorang warga Kelurahan Muara Kembang bernama Sohang, dilaporkan tenggelam di…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Sabu Dikemas Bersama Ikan Asin

TENGGARONG–Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Pepatah tersebut tepat disematkan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Kerajinan Tumpar Makin Berkembang

Dekranasda Kubar mendorong para perajin untuk meningkatkan kualitas produk dengan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:01

Akhir Bulan, DPA Harus Sudah Terkirim

SANGATTA - Batas waktu penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pada…

Jumat, 31 Januari 2020 14:00

RS SOHC Sangatta Bantah Adanya Pasien Corona

SANGATTA - Rumah Sakit Medika Sangatta atau lebih dikenal SOHC…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

PDAM Danum Taka Jadi Perumda, Tarif Rumah Ibadah Dapat Subsidi Silang

PENAJAM - Transformasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers