MANAGED BY:
SELASA
04 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Minggu, 05 Juli 2020 10:52
Polisi Tangkap Dua Penyebar Hoax Rush Money

Sempat Bikin Nasabah Tarik Uang di Bukopin

PROKAL.CO,

JAKARTA—Bareskrim Polri bergerak cepat menangkap penyebar uang yang memprovokasi rush money atau penarikan uang secara massal. Kemarin lembaga FBI-nya Indonesia itu membeberkan dua tersangka penyebar hoax penarikan uang. Kedua tersangka tidak saling mengenal dan motifnya iseng.

Direktur Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipid Siber) Bareskrim Brigjen Slamet Uliandi menjelaskan, penangkapan dilakukan terhadap dua tersangka di lokasi yang berbeda. Pertama, lelaki berinsial AY yang ditangkap di Jakarta. ”Yang kedua lelaki bernama IS ditangkap di Malang,” tuturnya.

Keduanya merupakan penyebar hoax rush money di media sosial. Berdasarkan pemeriksaan diketahui bahwa pelaku menyebar hoax itu karena iseng dan menganggap terjadi krisis seperti pada 1998. ”Saat ditanya keduanya juga tidak mengetahui kondisi sebenarnya perbankan,” ungkapnya.

Bahkan, kedua pelaku juga bukan nasabah dari sejumlah bank yang dituju. Dia menuturkan, kedua pelaku ini tidak memiliki keterhubungan. Keduanya tidak saling mengenal dan melakukan penyebaran dengan inisiatif sendiri. ”Dengan penangkapan ini diharapkan masyarakat lebih berhati-hati dalam menyebar informasi, jangan sampai menyebar hoax,” jelasnya.

Sementara Ketua Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tomang L. Tobing menuturkan bahwa memang benar ada keterkaitan antara penyebaran hoax tersebut dengan fenomena penarikan uang yang terjadi di Bank Bukopin. ”Dengan penangkapan ini saya mengapresiasinya, karena begitu cepat,” ujarnya.

Memang ada dua bank lain yang juga jadi korban hoax, yakni BTN dan Mayapada. Namun begitu, kondisi kedua bank hingga saat ini stabil. ”Masyarakat tidak perlu khawatir, kalau memang menarik uang tolong lebih baik secara digital. Jangan tarik secara langsung dengan datang ke bank. Biar tidak terjadi kerumunan,” tuturnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 04 Agustus 2020 11:08

Kejagung Tegaskan Status Djoko Tjandra Terpidana

JAKARTA– Dorongan agar Polri menggunakan Undang Undang Nomor 20 Tahun…

Senin, 03 Agustus 2020 19:10

Rahmad Pribadi Dinobatkan Sebagai Top Leader on CSR Top Commitment 2020

Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menerima…

Senin, 03 Agustus 2020 11:52

Solusi Pembelajaran Jarak Jauh, Perlu Produksi Gawai untuk Siswa

JAKARTA- Pembelajaran jarak jauh (PJJ) sudah berjalan beberapa bulan. Banyak…

Senin, 03 Agustus 2020 11:26

Menko Polhukam Minta Usut Dugaan Suap Surat Jalan Djoko Tjandra

JAKARTA – Terpidana kasus korupsi hak tagih (cessie) Bank Bali…

Senin, 03 Agustus 2020 10:50

DMI Dan SMSI Dorong Belajar Daring Fungsikan Masjid Hadapi Covid-19

Masjid sebagai sarana ibadah dan sosial, merupakan sarana vital di…

Sabtu, 01 Agustus 2020 11:27

Lima Bapaslon Perseorangan Gugat KPU, Ajukan Sengketa ke Bawaslu

JAKARTA- Sejumlah bakal pasangan calon (Bapaslon) kepala daerah jalur perseorangan…

Sabtu, 01 Agustus 2020 11:06

Baru 23 Bapaslon Perseorangan yang Lolos, 73 Jalani Perbaikan

JAKARTA- Para bakal pasangan calon (Bapaslon) kepala daerah dari jalur…

Jumat, 31 Juli 2020 12:39

Djoko Chandra Ditangkap

Tim Bareskrim dan Propam Polri berhasil menangkap buron kasus korupsi…

Rabu, 29 Juli 2020 11:24
Biaya Mahal, Rugi Kalau Calon Tunggal

Lirik Cucu Paku Buwono XII, PKS Galang Koalisi Lawan Gibran

JAKARTA– Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berupaya menggalang koalisi untuk memunculkan…

Rabu, 29 Juli 2020 11:02

Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Jawa Timur yang Terus Picu Kecelakaan

Kapal dan jukung bertumbangan di Jember, sementara seorang pemancing terseret…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers