MANAGED BY:
KAMIS
01 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Jumat, 03 Juli 2020 13:03
Limbah Domestik Dominasi Pencemaran Sungai di Kutai Timur
TURUNKAN KUALITAS AIR: Limbah domestik masih menjadi biang menurunnya kualitas air. Terlihat sampah masih hanyut di Sungai Sangatta (2/7). YODIQ/KP

PROKAL.CO,

 

 

SANGATTA–Untuk melakukan pengawasan, masalah anggaran menjadi kendala. Terlebih Pemkab Kutim sedang memfokuskan seluruh anggaran pada penanganan Covid-19, sehingga gerak DLH ikut terbatas. Bahkan, sepanjang 2020, DLH baru melakukan sampling pada dua titik sungai, di Kecamatan Wahau dan Kecamatan Telen.

"Kami ingin menguji sungai lain tapi anggaran terbatas. Semua anggaran fokus penanganan Covid-19," ujar Kepala DLH Kutim Aji Wijaya Rahman (2/6). Bahkan, hasil uji sampling sungai tersebut belum diambil karena belum bisa dibayar. Anggaran yang diperlukan untuk satu pengujian Rp 4 juta. "Kami uji di laboratorium Global di Samarinda. Laboratorium yang terakreditasi," jelasnya.

Staf Bidang Pencemaran DLH Kutim Taufik menambahkan, berbicara pencemaran maka kaitannya kepada pelaku usaha. Aktivitas pertambangan yang paling banyak. Sektor tersebut harus memiliki unit pengelolaan air limbah. "Itu semua harus berizin. Artinya limbah yang dibuang harus memenuhi baku mutu air. Itulah standar mengantisipasi pencemaran sungai," jelasnya.

Namun, berdasarkan pengamatan di lapangan, limbah yang mencemari sungai kebanyakan berasal dari limbah domestik. Parameternya bakteri yang banyak mengendap di sungai. "Terutama di sungai Sangatta. Rata-rata warga yang bermukim di tepi sungai masih membuang sampah ke sungai," sebutnya. "Termasuk di sungai pedalaman, di antaranya Sungai Wahau. Masih terlihat sampah domestik," tambahnya.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 30 September 2020 14:01

Stok Beras dan Gula Masih Melimpah, Aman hingga Awal Tahun Depan

TANJUNG REDEB–Pimpinan Bulog KCP Tanjung Redep Apriansyah menjelaskan, hingga saat…

Rabu, 30 September 2020 13:59

Dewan Setuju Naikkan Gaji Tenaga Honorer

Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Kutai Timur (Kutim) Jauhar Effendi dibuat…

Rabu, 30 September 2020 13:56

Belum Ada Minat Maskapai Lain setelah Nam Air Batal, Bandara Melalan Masih Menanti

Penantian warga Kabupaten Kutai Barat (Kubar) untuk penerbangan komersial di…

Rabu, 30 September 2020 13:53

Sembilan Bulan Tujuh Karhutla di Tahura

TENGGARONG–Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Bukit Soeharto, Kutai Kartanegara…

Rabu, 30 September 2020 13:47

Rawan Tergerus Erosi saat Air Pasang, Jembatan Long Penjalin Perlu Penanganan Khusus

  TENGGARONG–Struktur bangunan pengganti Jembatan Long Penjalin di Desa Umaq…

Selasa, 29 September 2020 12:58

Sulit Jaringan Internet, Hambat Pendidikan

Bukan perkara mudah, kebanyakan orangtua yang gagap teknologi (gaptek) kerap…

Selasa, 29 September 2020 12:57

Ditangkap Warga, Ini Dia Pelaku Kacak Susu di Tanjung Redeb

TANJUNG REDEB – Begal payudara cukup meresahkan warga, khususnya bagi…

Selasa, 29 September 2020 12:53

Hari Pertama Ngantor, Pj Bupati Kutim Kaget Kondisi Pemkab

Pejabat sementara (Pjs) Bupati Kutai Timur (Kutim) Jauhar Effendi turun…

Selasa, 29 September 2020 12:50

Di Bontang Tembus 27 Klaster Keluarga, Ketatkan Pengawasan Pasien Isolasi Mandiri

Pandemi di Kota Taman kini cenderung menyebar di antara anggota…

Selasa, 29 September 2020 12:48

Ngeri..!! Hingga September, Ada 5 Kali Serangan Buaya di Sini

Januari hingga penghujung September 2020, tercatat sudah 5 kali terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers