MANAGED BY:
RABU
08 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Selasa, 30 Juni 2020 12:08
Tiongkok Masih Jadi Tumpuan Ekspor Kaltim
Ekspor non-migas Kaltim ke Tiongkok mencapai USD 298 juta. Terbanyak kedua India dengan nilai USD 264 juta. Selanjutnya Filipina USD 123 juta.

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN – Tiongkok masih menjadi negara tujuan ekspor Kaltim di semester I 2020. Berdasarkan data Dinas Perdagangan Balikpapan, ada 24 negara tujuan ekspor yang tercatat melalui surat keterangan (certificate of origin). Besaran ekspor non-migas sebesar USD 1,05 miliar. Dari total tersebut, ekspor non-migas Kaltim ke Tiongkok mencapai USD 298 juta. Terbanyak kedua India dengan nilai USD 264 juta. Selanjutnya Filipina USD 123 juta.

“Peranan ketiga negara tersebut dalam sektor non-migas untuk ekspor Kaltim sangat besar. Di tengah pandemi ekspor tetap jalan sesuai dengan kontrak yang berjalan,” kata Sekretaris Dinas Perdagangan Balikpapan, Philipus Rimpa akhir pekan lalu.

Philipus menjelaskan tren ekspor dari tahun ke tahun selalu mengalami kenaikan meski tidak signifikan. Pada triwulan II yang akan berakhir, rerata pengiriman tumbuh hingga 10 persen. Di Balikpapan, mayoritas ekspor adalah minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan plywood. Produk lainnya adalah batu bara, ikan segar, dan kepingan kayu akasia woodchip.

Dia menyebutkan, kegiatan ekspor di Kaltim umumnya masih berjalan normal. Ini karena perjanjian sudah dilakukan sebelum wabah corona menyebar. “Tetapi di lapangan mereka (para pelaku ekspor) harus melakukan transaksi sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19 baik orang dan barang,” terangnya.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Balikpapan Yaser Arafat mengatakan, keran ekspor perlahan sudah dibuka. Sebelumnya, saat virus corona awal mulai menyebar, beberapa negara menutup impor dari negara lain. “Kan kita juga kena imbasnya. Kinerja ekspor dari catatan BPS menurun. Ya, saat ini sudah dibuka. Cuma tetap waspada potensi munculnya gelombang kedua. Bisa saja keran ekspor impor ditutup lagi. Apalagi angka positif masih bertambah,” terangnya. (aji/ndu/k15)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:47

Tambah Satu Crane, PT Pelindo IV Matangkan Rencana Pengembangan Semayang

PT Pelindo IV Balikpapan optimistis kinerja sepanjang tahun ini lebih…

Kamis, 30 Januari 2020 15:04

Jadi Favorit, Permintaan Kopi Terus Naik

SURABAYA– Permintaan kopi dalam negeri terus meningkat. Itu tidak terlepas…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

RUU Omnibus Law Optimistis Dongkrak Ekonomi Daerah

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) kebijakan omnibus law bisa mendorong kinerja…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

Kunjungan Bisnis Terganggu Corona

SAMARINDA – Penyebaran wabah virus corona berpotensi menghambat pengusaha dalam…

Rabu, 29 Januari 2020 13:09

Krakatau Steel Restrukturisasi Utang

JAKARTA – PT Krakatau Steel Tbk berhasil merestrukturisasi utang senilai…

Rabu, 29 Januari 2020 12:07

Target Integrasikan Pelabuhan di Kaltim

BALIKPAPAN - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV siap mendukung berjalannya…

Selasa, 28 Januari 2020 13:40

Garap Mobil Listrik Hyundai Inves USD 750 Juta

JAKARTA– Grab Indonesia bekerja sama dengan PT Hyundai Motor Indonesia…

Selasa, 28 Januari 2020 10:48

Bantu UMKM Perluas Pasar

SAMARINDA- Tak hanya mempermudah pelaku usaha mikro kecil dan menengah…

Selasa, 28 Januari 2020 10:42

Pertahankan Resep Warisan Mertua, Terbantu Marketplace

Menjaga konsistensi rasa masakan dan memuaskan pelanggan menjadi kunci sukses…

Senin, 27 Januari 2020 12:09
Menjaga Eksistensi Usaha ala Hadlan Feriyanto Munajat

Jangan Lupa Bahagia, Kombinasikan Hobi dengan Bisnis

Berbisnis tak melulu soal keuntungan. Tapi akan lebih memuaskan jika…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers