MANAGED BY:
SABTU
25 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Rabu, 24 Juni 2020 17:44
Optimalisasi Sektor Pertanian dan Hilirisasi Industri
Bagus S

SAMARINDA - Upaya mengatasi perlambatan ekonomi di tengah pandemi covid-19, pemerintah diminta memaksimalkan potensi pertanian dalam arti luas dan hilirisasi industri. Demikian disampaikan Anggota DPRD Kaltim Bagus Susetyo belum lama ini.

Menurut dia, sektor pertanian memiliki pengaruh dalam perekonomian nasional. Kondisi makro ekonomi nasional ke depan semakin penuh dengan tantangan. Karena itu, kebijakan pembangunan sektor pertanian harus ditingkatkan untuk memenuhi daya saing kebutuhan ekspor. "Untuk mencapai hal tersebut, salah satu upaya dalam peningkatan nilai tambah produk adalah melalui kegiatan hilirisasi industri di sektor pertanian," ujarnya.

Pengembangan hilirisasi pertanian tidak saja ditujukan dalam rangka peningkatan jumlah pangan dan jenis produk pangan di pasar, tetapi juga untuk meningkatkan ekonomi pedesaan. “Selama ini sudah banyak kegiatan hilirisasi yang berbasis pertanian, seperti perkebunan, pangan dan peternakan, tetapi bahan bakunya sebagian besar masih merupakan barang impor,” sebutnya.

Kondisi tersebut kata Bagus, sapaan akrabnya, merupakan salah satu penyebab belum berkembangnya industri pertanian yang mampu menopang tenaga kerja produktif di pedesaan khususnya di Kaltim.

“Oleh karena itu, upaya revitalisasi kegiatan hilirisasi sistem komoditas pertanian untuk menumbuhkan industri pertanian yang mampu mendorong dan menggerakkan perekonomian di pedesaan sangat diperlukan,” jelas Anggota Komisi II DPRD Kaltim ini.

Perlambatan ekonomi di Kaltim berdasarkan data dari BPS hanya menembus angka 1,27 persen. Selain dipengaruhi faktor wabah covid-19, juga disebabkan belum maksimalnya pengembangan sektor-sektor selain pertambangan dan industri pengolahan.

“Artinya, dengan wabah covid, kondisi perekonomian kita jadi tidak normal. Sementara, masih ada beberapa sektor yang bisa kita kembangkan sebagai alternatif pertumbuhan ekonomi di daerah, seperti pertanian, peternakan, hilirisasi industri dan lainnya,” beber Bagus.

Pertumbuhan ekonomi di Kaltim lanjut dia, 80 persen masih didukung oleh pertambangan dan industri pengolahan. “ Tapi yang berkaitan dengan sektor lainnya, seperti pertanian, perdagangan itu masih sangat kecil. Padahal, sektor ini yang berdampak terhadap masyarakat,” terangnya.

Untuk itu, yang harusnya menjadi poin atau fokus dari pemerintah dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, yakni dengan membantu UMKM untuk bisa bangkit. “Sesuai dengan program pemerintah, ada restrukturisasi dan relaksasi bantuan. Berkaitan dengan kredit itu kan, bisa direlaksasi atau ditunda pembayaran bunganya. Sehingga mereka bisa berkembang lagi,” ujarnya.

Paling penting kata Politikus Gerindra ini, pemerintah sudah tidak harus melangkah ke industri pertambangan dan industri pengolahan. “Kita harus berfikir, bagaimana mengembangkan pertanian dalam arti luas. Bagaimana kita bisa mengembangkan hilirisasi manufaktur,” harapnya. (hms6)


BACA JUGA

Jumat, 24 September 2021 14:03

Diikuti 1.642 Pelamar, Ada yang Tertunda karena Isoman

SAMARINDA–Selesai sudah rangkaian pelaksanaan uji seleksi kompetensi dasar (SKD) yang…

Jumat, 24 September 2021 14:01

Taman Baru Tutup Sementara, Pasang Pagar Seng, Hindari Lonjakan Covid-19 dan Atur Ulang Parkir

Terkait aktivitas warga di Taman Tepian Mahakam, Jalan Slamet Riyadi,…

Jumat, 24 September 2021 13:56

Learning Loss Jadi Perhatian Guru

PELAKSANAAN pembelajaran tatap muka (PTM) dilaksanakan, mengemukakan bahwa learning loss…

Jumat, 24 September 2021 13:36

Vaksinasi Massal yang Tak Berhenti kala Pandemi

Semangat lawan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) tak main-main. Demi herd…

Kamis, 23 September 2021 20:09

Pengakuan Ayah Janin Korban Aborsi, Kenal NA dari WeChat dan Berhubungan Badan 6 Kali di Indekos

SAMARINDA - Jajaran Polsek Samarinda Ulu turut mengamankan ayah dari…

Kamis, 23 September 2021 15:06

Samarinda PPKM Level 2, Aktivitas Kian Longgar, Bioskop Sudah Boleh Beroperasi

SAMARINDA–Memasuki status Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2, berdasarkan…

Kamis, 23 September 2021 15:05

Setelah PTM, Terpaksa “Mundur”, Budaya Sekolah hingga Materi Perlu Penyesuaian Kembali

Pekerjaan rumah para guru dan tenaga kependidikan (GTK) ada di…

Kamis, 23 September 2021 15:04

BPKAD Beri Peringatan, Jika Menyerobot Tanah Pemkot Akan Dipolisikan

SAMARINDA–Tanah Pemkot Samarinda yang terletak di Jalan Padat Karya, Gang…

Kamis, 23 September 2021 15:02

Learning Loss Bikin Khawatir, Berharap Bisa Dikejar Guru dan Tenaga Kependidikan

Sebanyak 54 sekolah mulai kembali menggelar pembelajaran tatap muka (PTM)…

Kamis, 23 September 2021 15:00

JANGAN COBA-COBA..!! Taman Tepian Mahakam Terlarang bagi PKL dan Parkir Liar

SAMARINDA–Aktivitas warga di Taman Tepian Mahakam Jalan Slamet Riyadi, Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers