MANAGED BY:
SELASA
07 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Sabtu, 06 Juni 2020 12:51
Tarif Tol Balsam, DPRD-Apindo Soroti Kontribusi APBD
Tarif Tol Dianggap Kemahalan, Ini Jawaban Mereka...

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN–Perlu waktu enam bulan bagi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk menetapkan tarif Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam). Khususnya Seksi II, Seksi III, dan Seksi IV yang menghubungkan Samboja dan Palaran, Samarinda. Diresmikan dan dibuka akhir Desember 2019, tarif baru diberlakukan 14 Juni 2020 nanti. Per kilometernya, pemerintah mengenakan biaya melintas Rp 1.287.

Tarif itu pun menuai respons dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kaltim. Ketua Apindo Kaltim Slamet Brotosiswoyo menganggap tarif Rp 1.287 per kilometer, mahal dan memberatkan. Lagi pula, pembangunan Tol Balsam juga menggunakan APBD Kaltim sekitar Rp 3,1 triliun. Dengan biaya pembangunan tol keseluruhan sekitar Rp 10,3 triliun, menurutnya Pemprov Kaltim memiliki hak sebesar 30 persen.

Lanjut dia, dengan penetapan tarif pada Seksi II, III, dan IV untuk kendaraan golongan I sebesar Rp 1.287 per kilometernya, maka seharusnya dilakukan pemotongan sebesar 30 persen. Bahkan, pihaknya juga menolak usulan tarif sebelumnya yakni Rp 1.000 per kilometer.

“Harusnya dipotong Rp 400. Jadi, sekitar Rp 800 per kilometer. Perhitungan Menteri PUPR bagaimana, kan kita enggak tahu. Saya tidak diajak bicara,” kata Slamet kepada Kaltim Post, Jumat (5/6). Dijelaskan, dalam proses penetapan tarif itu, seharusnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melibatkan pemprov dan DPRD Kaltim. Tak lain karena adanya APBD yang digunakan dalam pembangunan tol tersebut. Sehingga harus menjadi pertimbangan dalam menetapkan tarif Tol Balsam.

“Jadi, Rp 400 (per kilometer) itu hak masyarakat Kaltim. Investor haknya, ya Rp 800 (per kilometer) itu,” sambung Slamet.

Diakuinya, mahal atau tidaknya tarif yang telah ditetapkan pada tol tersebut relatif. Akan tetapi, pihaknya hanya meminta kejelasan terhadap APBD Kaltim sekitar Rp 3,1 triliun yang digunakan untuk membangun Tol Balsam.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 24 Juni 2020 20:44

Perempuan 48 Tahun di Paser Positif Corona Meninggal Dunia

SAMARINDA - Kasus meninggal dunia positif Corona (covid-19) di Kaltim…

Rabu, 24 Juni 2020 17:37

Kaltim Tertinggi di Kalimantan, Angka Pengangguran Meroket karena Corona

SAMARINDA- Akibat penyebaran virus corona (covid-19) di Kaltim, Dinas Tenaga…

Selasa, 23 Juni 2020 20:35

Kasus Covid-19 Tambah 9 di Balikpapan dan 3 di Berau, Total 447 di Kaltim

SAMARINDA - Kasus positif virus corona (covid-19) di Kalimantan Timur…

Selasa, 23 Juni 2020 13:05

Tiga Jam Tengah Malam Bersama Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh

Minggu (21/6) malam, manajemen Kaltim Post ngobrol santai bersama Ketua…

Selasa, 23 Juni 2020 13:05

PDIP Ingatkan Peta Politik Bisa Berubah

DARI Balikpapan, sejauh ini ada dua figur yang mencuat ke…

Selasa, 23 Juni 2020 13:04

Ngos-ngosan Usung Kader Sendiri

SAMARINDA–Manuver Demokrat dan Golkar menyambut Pilkada Samarinda masih terbilang landai.…

Senin, 22 Juni 2020 13:19

Balita di Balikpapan Positif Covid-19

SEMENTARA itu, masih terlalu dini untuk menilai apakah penularan Covid-19…

Senin, 22 Juni 2020 13:17

Heri Yulianto, Sembuh dari Stroke setelah Rutin Bersepeda

Dia mengaku sebagai gila sepeda. Rela bercapek ria menempuh ratusan…

Senin, 22 Juni 2020 12:41

Pilwali Samarinda, PDIP Belum Tentukan Sikap, PAN Resmi Usung Barkati-Darlis

SAMARINDA–Duet Barkati dan Darlis Pattalongi yang sudah mengantongi restu DPP…

Senin, 22 Juni 2020 12:39

Sering “Kecolongan” Pendatang lewat Pelabuhan

BALIKPAPAN- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Balikpapan masih mencari formulasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers