MANAGED BY:
SENIN
06 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Rabu, 03 Juni 2020 14:54
LIHAT..!! Empat Terdakwa 41 Kg Sabu Divonis Mati
Dari kiri, Firman Kurniawan, Rudiansyah, Tanjidillah alias Tanco dan Aryanto Saputro. (RAMA/KP)

PROKAL.CO,

SAMARINDA–Pukulan palu majelis hakim yang dipimpin Burhanuddin bersama Hasrawati Yunus dan Budi Santoso bergema keras di Ruang Hatta Ali Pengadilan Negeri (PN) Samarinda, Selasa (2/6) malam. Kemarin, Rudiansyah, Tanjidilah alias Tanco, Firman Kurniawan, dan Aryanto Saputro yang menjadi terdakwa dalam kasus narkotika seberat 41 kg di Kota Tepian diadili. Ketiga hakim di peradilan tingkat I ini memuluskan tuntutan mati yang diajukan JPU Dian Anggraeni pada 9 April 2020.

Keempat terdakwa diadili secara bergantian. Rudiansyah jadi yang pertama mendengar vonis mati dibacakan. Disusul Tanjidilah alias Tanco, lalu Firman Kurniawan, dan terakhir Aryanto Saputro. Peran terdakwa Rudiansyah, Tanjidilah alias Tanco dan Firman Kurniawan sebagai perantara transaksi dari H Asri (kini tengah buron) ke terdakwa Aryanto Saputro tak bisa lagi ditoleransi.

Ditambah berat barang haram yang hendak diedarkan keempat orang ini teramat besar, yakni seberat 41.356 gram atau 41,3 kg. “Tak ada lagi toleransi yang dianggap perlu atas ulah para terdakwa,” ucap hakim Burhanuddin membacakan putusan. Dari amar putusan itu, majelis merunut asal-muasal narkotika golongan 1 itu. Semua bermula dari komunikasi via seluler antara terdakwa Aryanto Saputro dengan H Asri medio September 2019.

Terdakwa Aryanto memesan barang haram itu untuk dikirim ke Samarinda. Sebulan kemudian, komunikasi kembali terjadi dan sabu-sabu itu akan berangkat dari Tarakan, Kalimantan Utara. Barang itu nantinya diantar Tanjidilah alias Tanco melalui jalur darat. Ini, bukan kali pertama Aryanto Saputro memesan sabu-sabu. Pertama kali barang haram itu dipesannya pada Januari 2019 seberat 4 kg.

Lalu Juni 2019 seberat 6 kg, dan terakhir seberat 41 kg medio Oktober 2019. Dari setiap gramnya dihargai Rp 460 ribu. Dari dua kali usaha, dia mendapat sekitar Rp 100–150 juta setiap sabu-sabu yang habis terjual. “Di transaksi ketiga terdakwa mentransfer uang senilai Rp 600 juta ke H Asri,” sambungnya membaca. Kembali ke asal sabu-sabu. Masih ada jalur laut yang perlu dilewati dari Tarakan ke Berau. Untuk itu, Tanjidillah alias Tanco mengawal agar sabu-sabu itu sampai ke seberang.

Sabu-sabu dalam tiga karung tersebut disembunyikan di balik tumpukan tali kapal. Sesampainya di Berau, Tanco meminta bantuan Firman Kurniawan untuk mengantar barang haram ini sampai ke tangan Aryanto. Berbekal janji dan upah awal sebesar Rp 15 juta, Firman pun mengamini tawaran Tanco. Upah awal itu langsung digunakan Firman untuk memperbaiki tunggangannya sekitar Rp 10 juta. Narkoba tiga karung itu dikemas dalam sebuah peti kayu. Menggunakan roda empat berjenis Ford Ranger Double Cabin bernomor polisi KT 8464 BO berangkat ke Samarinda lewat jalur darat pada 3 Oktober 2019, dengan upah yang tersisa Rp 5 juta.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 24 Juni 2020 20:44

Perempuan 48 Tahun di Paser Positif Corona Meninggal Dunia

SAMARINDA - Kasus meninggal dunia positif Corona (covid-19) di Kaltim…

Rabu, 24 Juni 2020 17:37

Kaltim Tertinggi di Kalimantan, Angka Pengangguran Meroket karena Corona

SAMARINDA- Akibat penyebaran virus corona (covid-19) di Kaltim, Dinas Tenaga…

Selasa, 23 Juni 2020 20:35

Kasus Covid-19 Tambah 9 di Balikpapan dan 3 di Berau, Total 447 di Kaltim

SAMARINDA - Kasus positif virus corona (covid-19) di Kalimantan Timur…

Selasa, 23 Juni 2020 13:05

Tiga Jam Tengah Malam Bersama Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh

Minggu (21/6) malam, manajemen Kaltim Post ngobrol santai bersama Ketua…

Selasa, 23 Juni 2020 13:05

PDIP Ingatkan Peta Politik Bisa Berubah

DARI Balikpapan, sejauh ini ada dua figur yang mencuat ke…

Selasa, 23 Juni 2020 13:04

Ngos-ngosan Usung Kader Sendiri

SAMARINDA–Manuver Demokrat dan Golkar menyambut Pilkada Samarinda masih terbilang landai.…

Senin, 22 Juni 2020 13:19

Balita di Balikpapan Positif Covid-19

SEMENTARA itu, masih terlalu dini untuk menilai apakah penularan Covid-19…

Senin, 22 Juni 2020 13:17

Heri Yulianto, Sembuh dari Stroke setelah Rutin Bersepeda

Dia mengaku sebagai gila sepeda. Rela bercapek ria menempuh ratusan…

Senin, 22 Juni 2020 12:41

Pilwali Samarinda, PDIP Belum Tentukan Sikap, PAN Resmi Usung Barkati-Darlis

SAMARINDA–Duet Barkati dan Darlis Pattalongi yang sudah mengantongi restu DPP…

Senin, 22 Juni 2020 12:39

Sering “Kecolongan” Pendatang lewat Pelabuhan

BALIKPAPAN- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Balikpapan masih mencari formulasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers