MANAGED BY:
SENIN
06 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Rabu, 03 Juni 2020 14:35
Biaya Tes Swab Lebih Mahal dari Tiket
Pelaksanaan rapid test.

PROKAL.CO,

MENERAPKAN kebijakan serupa dengan Jakarta dan Bali, Pemkot Balikpapan membuat aturan bagi mereka yang ingin masuk ke Kota Minyak wajib melampirkan hasil tes swab per 3 Juni. Kebijakan itu berlaku hingga akhir bulan ini. Aturan ini bagi masyarakat luar daerah yang tak ber-KTP Kaltim yang memasuki atau tujuan akhir Balikpapan. Baik melalui Bandara Sepinggan, Pelabuhan Semayang, dan Pelabuhan Ferry Kariangau.

Aturan ini dinilai berimbas terhadap operator transportasi. Salah satunya, maskapai. Station Manager Sriwijaya Air Balikpapan Roy Watulingas mengatakan, sebelumnya dia telah mendengar kabar tes swab dalam sosialisasi yang disampaikan Pemkot Balikpapan. Namun, dia merasa, hal itu terlalu dini jika pemberlakuan sudah dilakukan pada hari ini.

Menurut dia, sosialisasi perlu jeda waktu. Misalnya, memberikan waktu beberapa hari untuk mempersiapkan. “Terutama bagi penumpang yang sudah terlanjut beli tiket sebelum keputusan ini diberlakukan,” ujarnya. Dia menjelaskan, Kaltim bisa dibilang sebagian kota pekerja yang tersebar di berbagai sektor. Seperti tambang dan migas. Sehingga pergerakan pekerja di sektor itu sangat besar.

“Mereka memang bolak balik dan keluar masuk kota ini. Ketika banyak surat edaran yang baru, masyarakat akan dibingungkan,” ucapnya.

Roy mengatakan, kebijakan ini akan berdampak sangat besar bagi penumpang non-KTP Kaltim. Dia meyakini, masyarakat akan kesulitan. Apalagi tes swab dinilai mahal sehingga akan memberatkan penumpang. Bahkan, biayanya lebih mahal dari tiket.

Setidaknya butuh Rp 1,5 juta untuk setiap tes yang berlaku 7 hari. “Sementara harga tiket Surabaya dan Ujung Pandang (Makassar) di bawah biaya swab. Jadi, menurut kami sangat memberatkan masyarakat yang akan masuk Balikpapan,” ungkapnya. Roy mengakui ketika ada pengumuman aturan swab bagi warga luar daerah, pihaknya banyak menerima telepon yang masuk ke customer service.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 24 Juni 2020 20:44

Perempuan 48 Tahun di Paser Positif Corona Meninggal Dunia

SAMARINDA - Kasus meninggal dunia positif Corona (covid-19) di Kaltim…

Rabu, 24 Juni 2020 17:37

Kaltim Tertinggi di Kalimantan, Angka Pengangguran Meroket karena Corona

SAMARINDA- Akibat penyebaran virus corona (covid-19) di Kaltim, Dinas Tenaga…

Selasa, 23 Juni 2020 20:35

Kasus Covid-19 Tambah 9 di Balikpapan dan 3 di Berau, Total 447 di Kaltim

SAMARINDA - Kasus positif virus corona (covid-19) di Kalimantan Timur…

Selasa, 23 Juni 2020 13:05

Tiga Jam Tengah Malam Bersama Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh

Minggu (21/6) malam, manajemen Kaltim Post ngobrol santai bersama Ketua…

Selasa, 23 Juni 2020 13:05

PDIP Ingatkan Peta Politik Bisa Berubah

DARI Balikpapan, sejauh ini ada dua figur yang mencuat ke…

Selasa, 23 Juni 2020 13:04

Ngos-ngosan Usung Kader Sendiri

SAMARINDA–Manuver Demokrat dan Golkar menyambut Pilkada Samarinda masih terbilang landai.…

Senin, 22 Juni 2020 13:19

Balita di Balikpapan Positif Covid-19

SEMENTARA itu, masih terlalu dini untuk menilai apakah penularan Covid-19…

Senin, 22 Juni 2020 13:17

Heri Yulianto, Sembuh dari Stroke setelah Rutin Bersepeda

Dia mengaku sebagai gila sepeda. Rela bercapek ria menempuh ratusan…

Senin, 22 Juni 2020 12:41

Pilwali Samarinda, PDIP Belum Tentukan Sikap, PAN Resmi Usung Barkati-Darlis

SAMARINDA–Duet Barkati dan Darlis Pattalongi yang sudah mengantongi restu DPP…

Senin, 22 Juni 2020 12:39

Sering “Kecolongan” Pendatang lewat Pelabuhan

BALIKPAPAN- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Balikpapan masih mencari formulasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers