MANAGED BY:
SENIN
06 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Selasa, 02 Juni 2020 14:30
Soal Kewajiban Test Swab, Perusahaan Mengeluh, Hasil Laboratoriom Perlu Lima Hari
ilustrasi

PROKAL.CO,

Tak ada pilihan bagi perusahaan selain mengikuti kebijakan wajib swab test untuk karyawannya yang akan ke Balikpapan. Pemkot berargumen, selama ini penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 justru berasal dari masyarakat luar Balikpapan.

 

BALIKPAPAN–Syarat wajib menyertakan hasil swab negatif virus corona jika ingin ke Balikpapan menuai respons dari perusahaan. Aturan itu dinilai memberatkan karena pengeluaran perusahaan membengkak. Untuk sekali swab dengan alat tes polymerase chain reaction (PCR) atau tes cepat molekuler (TCM), biayanya sekitar Rp 2,5 juta.

Sebelumnya, pelaku perjalanan dari luar daerah, atau yang tak ber-KTP Kaltim, hanya cukup mengantongi hasil pemeriksaan rapid test non-reaktif. Dengan biaya sekira Rp 500 ribu. Namun, Pemkot Balikpapan memperketat syarat dengan mewajibkan mengantongi hasil swab negatif. Kebijakan itu rencananya akan diberlakukan mulai Rabu (3/6) di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan dan Pelabuhan Semayang.

Rencana kebijakan itu jadi pembahasan dalam sosialisasi di Auditorium Balai Kota, Senin (1/6). Pertemuan itu membahas sejumlah regulasi bagi warga luar Kaltim yang akan masuk/keluar dari Kota Balikpapan selama masa pandemi Covid-19. Kegiatan yang dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Balikpapan ini, mengundang sejumlah perusahaan yang bergerak di bidang industri minyak dan gas, pertambangan dan jasa pelayaran. Termasuk operator pelabuhan dan bandara yang ada di Balikpapan.

Ditemui usai pertemuan, Operation Head PT PAMA Persada Nusantara BPOP (Balikpapan Operasional) Sulasman menuturkan, mewajibkan swab bagi warga luar Kaltim, yang ingin masuk atau keluar Balikpapan memberatkan pihaknya. Pekerja yang akan cuti pun wajib melaksanakan PCR atau TCM. Sementara antrean tes PCR bisa sampai lima hari. Setelah itu, ketika kembali ke Balikpapan, diwajibkan melakukan PCR lagi. “Selain itu, dari sisi biaya, juga lumayan,” katanya kemarin.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 24 Juni 2020 20:44

Perempuan 48 Tahun di Paser Positif Corona Meninggal Dunia

SAMARINDA - Kasus meninggal dunia positif Corona (covid-19) di Kaltim…

Rabu, 24 Juni 2020 17:37

Kaltim Tertinggi di Kalimantan, Angka Pengangguran Meroket karena Corona

SAMARINDA- Akibat penyebaran virus corona (covid-19) di Kaltim, Dinas Tenaga…

Selasa, 23 Juni 2020 20:35

Kasus Covid-19 Tambah 9 di Balikpapan dan 3 di Berau, Total 447 di Kaltim

SAMARINDA - Kasus positif virus corona (covid-19) di Kalimantan Timur…

Selasa, 23 Juni 2020 13:05

Tiga Jam Tengah Malam Bersama Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh

Minggu (21/6) malam, manajemen Kaltim Post ngobrol santai bersama Ketua…

Selasa, 23 Juni 2020 13:05

PDIP Ingatkan Peta Politik Bisa Berubah

DARI Balikpapan, sejauh ini ada dua figur yang mencuat ke…

Selasa, 23 Juni 2020 13:04

Ngos-ngosan Usung Kader Sendiri

SAMARINDA–Manuver Demokrat dan Golkar menyambut Pilkada Samarinda masih terbilang landai.…

Senin, 22 Juni 2020 13:19

Balita di Balikpapan Positif Covid-19

SEMENTARA itu, masih terlalu dini untuk menilai apakah penularan Covid-19…

Senin, 22 Juni 2020 13:17

Heri Yulianto, Sembuh dari Stroke setelah Rutin Bersepeda

Dia mengaku sebagai gila sepeda. Rela bercapek ria menempuh ratusan…

Senin, 22 Juni 2020 12:41

Pilwali Samarinda, PDIP Belum Tentukan Sikap, PAN Resmi Usung Barkati-Darlis

SAMARINDA–Duet Barkati dan Darlis Pattalongi yang sudah mengantongi restu DPP…

Senin, 22 Juni 2020 12:39

Sering “Kecolongan” Pendatang lewat Pelabuhan

BALIKPAPAN- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Balikpapan masih mencari formulasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers