MANAGED BY:
SELASA
07 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

MANCANEGARA

Selasa, 02 Juni 2020 12:26
UU Keamanan Nasional Disetujui, Warga Berniat Tinggalkan Hong Kong
BISA DITINGGALKAN: UU Keamanan Nasional yang baru disahkan bisa membuat banyak warga bisa meninggalkan Hong Kong. RESTU/KP

PROKAL.CO,

HONG KONG–Undang-Undang Keamanan Nasional untuk Hong Kong telah disetujui Kongres Rakyat Nasional Tiongkok (NPC). Setelah disetujui, undang-undang tersebut akan mulai berlaku tahun depan.

Undang-Undang yang menuai kontroversi karena dianggap merenggut kebebasan warga itu sebelumnya sempat memicu demonstrasi besar pekan lalu, oleh masyarakat pro-demokrasi. Kini setelah disetujui dan siap diimplementasikan tahun depan, banyak warga di Negeri Mutiara dari Timur itu mempertimbangkan “angkat kaki” dari wilayah tersebut.

Dilansir dari Strait Times, Senin (1/6), Phyllis Lam yang telah tinggal di Hong Kong selama 42 tahun dan menjadi tempat dirinya dilahirkan dan membangun keluarga di sana, mempertimbangkan hal tersebut. Seperti warga lainnya yang semakin kecewa dengan cengkeraman pengetatan Tiongkok terhadap wilayah Hong Kong, Lam sekarang merasa tidak punya banyak pilihan selain pergi.

“Saya tidak percaya pada masa depan Hong Kong,” katanya dalam sebuah wawancara. “Aku punya dua anak, jadi aku harus merencanakannya untuk mereka,” imbuhnya.

Bagi banyak orang di Hong Kong, yang telah lama takut akan erosi kebebasan mereka di bawah kekuasaan Tiongkok, pekan lalu menandai titik kritis tersebut. Didorong untuk bertindak oleh keputusan Tiongkok untuk memberlakukan UU Keamanan Nasional yang kontroversial, penduduk telah membanjiri konsultan migrasi tujuan mendapatkan informasi untuk memindahkan keluarga mereka ke luar negeri.

“Kami mendapat pertanyaan setiap dua hingga tiga menit,” kata Gary Leung, kepala Eksekutif Global Home, sebuah konsultan properti dan migrasi di Hong Kong. Permintaan klien perusahaan telah membengkak sekitar 20 kali dari tingkat normal, dengan Taiwan dan Eropa, tujuan yang paling banyak ditanyakan.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 24 Oktober 2012 08:56

Bimtek bagi Pendata NJOP

<div style="text-align: justify;"> <strong>SAMARINDA </strong>&ndash;…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers