MANAGED BY:
SENIN
28 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Senin, 01 Juni 2020 19:16
Dorong Masyarakat Beralih ke Nontunai
Bank Indonesia (BI) terus memperluas penggunaan transaksi pembayaran nontunai dalam memitigasi dampak pandemi virus corona (Covid-19).

PROKAL.CO,

SAMARINDA - Bank Indonesia (BI) terus memperluas penggunaan transaksi pembayaran nontunai dalam memitigasi dampak pandemi virus corona (Covid-19). Pasalnya transaksi pembayaran tunai dinilai memiliki potensi menjadi media penularan virus asal Tiongkok tersebut.

Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Kaltim Tutuk SH Cahyono mengatakan, pada era pandemi Covid-19 ini pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap tinggal di rumah dan tuntutan perubahan perilaku dan gaya hidup sesuai perkembangan teknologi. Pihaknya mendorong masyarakat beralih menggunakan cara-cara pembayaran nontunai yang saat ini sudah semakin mudah dan murah.

“Berbagai kebijakan dan insentif BI terus diberikan agar semakin memudahkan masyarakat beralih ke pembayaran nontunai,” jelasnya, Minggu (31/5).

Menurutnya, berbagai kebijakan dan insentif tersebut membebaskan Merchant Discount Rate (MDR) QRIS menjadi 0 persen yang berlaku sampai dengan September 2020. Selain itu juga dikembangkan fitur QRIS Tanpa Tatap Muka (TTM) atau tanpa kontak tangan dalam melakukan pembayaran (contact less payment). “Kita juga menurunkan biaya Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) menjadi Rp 1,” ungkapnya.

Lalu, pihaknya juga melonggarkan kebijakan kartu kredit seperti penurunan batas maksimum suku bunga menjadi 2 persen, pembayaran minimum menjadi 5 persen, dan denda keterlambatan menjadi 3 persen. Berbagai kebijakan itu diharapkan bisa meningkatkan penggunaan nontunai pada transaksi masyarakat saat pandemi.

Penggunaan QRIS di Kaltim sampai 29 Mei 2020 telah mencapai 29.343 merchant. Jumlah itu meningkat tajam dibandingkan akhir 2019 yang hanya 12.341 merchant. Transaksi RTGS dan kliring juga meningkat. Volume RTGS pada April mencapai 4.522 dengan nominal Rp 13,07 triliun. Kliring kredit memiliki volume transaksi 58.873 dengan nominal Rp 2,24 triliun. Kliring debit total transaksi 23.144 dengan nominal Rp 901 triliun.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:47

Tambah Satu Crane, PT Pelindo IV Matangkan Rencana Pengembangan Semayang

PT Pelindo IV Balikpapan optimistis kinerja sepanjang tahun ini lebih…

Kamis, 30 Januari 2020 15:04

Jadi Favorit, Permintaan Kopi Terus Naik

SURABAYA– Permintaan kopi dalam negeri terus meningkat. Itu tidak terlepas…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

RUU Omnibus Law Optimistis Dongkrak Ekonomi Daerah

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) kebijakan omnibus law bisa mendorong kinerja…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

Kunjungan Bisnis Terganggu Corona

SAMARINDA – Penyebaran wabah virus corona berpotensi menghambat pengusaha dalam…

Rabu, 29 Januari 2020 13:09

Krakatau Steel Restrukturisasi Utang

JAKARTA – PT Krakatau Steel Tbk berhasil merestrukturisasi utang senilai…

Rabu, 29 Januari 2020 12:07

Target Integrasikan Pelabuhan di Kaltim

BALIKPAPAN - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV siap mendukung berjalannya…

Selasa, 28 Januari 2020 13:40

Garap Mobil Listrik Hyundai Inves USD 750 Juta

JAKARTA– Grab Indonesia bekerja sama dengan PT Hyundai Motor Indonesia…

Selasa, 28 Januari 2020 10:48

Bantu UMKM Perluas Pasar

SAMARINDA- Tak hanya mempermudah pelaku usaha mikro kecil dan menengah…

Selasa, 28 Januari 2020 10:42

Pertahankan Resep Warisan Mertua, Terbantu Marketplace

Menjaga konsistensi rasa masakan dan memuaskan pelanggan menjadi kunci sukses…

Senin, 27 Januari 2020 12:09
Menjaga Eksistensi Usaha ala Hadlan Feriyanto Munajat

Jangan Lupa Bahagia, Kombinasikan Hobi dengan Bisnis

Berbisnis tak melulu soal keuntungan. Tapi akan lebih memuaskan jika…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers