MANAGED BY:
SELASA
07 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

MANCANEGARA

Senin, 01 Juni 2020 12:35
Mengharukan, Polisi Berlutut di Hadapan Demonstran
Petugas polisi berlutut bersama para pendmo di Coral Gables, Florida, dalam menanggapi kematian George Floyd/Net

PROKAL.CO,

Aparat masih berusaha meredam kekacauan dari aksi protes yang terus berlangsung dan merusak negara-negara bagian di Amerika Serikat. Massa yang mengamuk menantang para polisi, menyerbu kantor kepolisian, dan membakar mobil petugas.

Petugas polisi telah bentrok dengan para pemrotes setelah kematian pria kulit hitam George Floyd. Namun, sebuah momen yang tidak biasa terjadi di Michigan, seorang bos polisi dengan peralatan anti huru-hara memutuskan untuk bergabung dengan para pemrotes alih-alih bertempur dengan mereka.

Laporan siaran Fox News memperlihatkan, seorang sheriff, Chris Swanson, mencoba berunding dengan para pendemo. Ia ikut bergabung dengan mereka dalam aks demonstrasi sambil mengajak bicara tentang bagaimana pasukan polisi dan warga negara dapat hidup berdampingan secara harmonis. Swanson meletakkan perlengkapan anti huru hara dan bergabung dalam aksi pendemo, sebelum memulai pidatonya yang menyentuh.

“Kami ingin bersama kalian, sungguh. Saya melepas helm saya, meletakkan tongkat. Saya ingin menjadikan ini parade, bukan protes,” ujar Swanson, sebelum ia bergabung dengan kerumunan yang berkumpul untuk berbaris, dan sikap Swanson disambut dengan sorakan.

“Sepanjang karier saya, saya tidak akan pernah melupakan malam ini. Kami mengutuk apa yang terjadi di Minneapolis karena itu bukan siapa kami,” katanya lagi, seperti dikutip dari Forbes, Minggu (31/5).

“Ada orang-orang baik yang mencintaimu dan dapat mendengar apa yang kamu katakan karena semua yang kamu inginkan adalah martabat untuk semua. Aku cinta kalian,” tambahnya. Sikap Swanson sedikit meredakan amarah pendemo. Sikap Swanson juga diikuti oleh polis-polisi lainnya. Beberapa regu bergabung dengan para pemrotes untuk menyatakan sikap mereka terhadap kebrutalan aparat, dan untuk menunjukkan solidaritas dengan gerakan anti-rasisme.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 24 Oktober 2012 08:56

Bimtek bagi Pendata NJOP

<div style="text-align: justify;"> <strong>SAMARINDA </strong>&ndash;…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers