MANAGED BY:
SABTU
11 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 01 Juni 2020 12:08
Hadapi Pola Baru, Manusia Cepat Adaptif dan Cerdas
STERIL: Perhotelan bersiap dengan penerapan new normal. Kebersihan ruang kamar adalah yang utama. Ketentuan jarak pun jadi perhatian selama menginap di hotel. FUAD MUHAMAD/KP

PROKAL.CO,

TAK semua orang siap dengan kebijakan new normal. Apalagi melihat kondisi yang belum sepenuhnya aman. Walhasil, ada kemungkinan membuat sebagian orang  menjadi stres dan tertekan. Disampaikan psikolog Lisda Sofia, memang tak dapat dimungkiri bahwa masyarakat tengah menghadapi kondisi yang tidak pasti. Jadi lebih takut ketika harus keluar rumah.

Sangat jelas jika new normal mampu membuat orang lebih stres dan tertekan. Menghindari terpaparnya virus tersebut, ada banyak variabel yang harus dikontrol dan dikendalikan. Misalnya di tempat kerja, para pekerja yang usianya lebih dewasa sudah mampu mengantisipasi dan waspada dengan lingkungannya. Beda halnya dengan lingkungan sekolah yang cenderung diisi anak-anak hingga remaja. Otomatis, tekanan mental di kedua tempat tersebut berbeda. Namun kecemasan tertular virus tetap sama bagi semua usia. Menurut Lisda, mematuhi protokol kesehatan adalah satu-satunya cara yang bisa dilakukan oleh seseorang agar lebih merasa aman dan rasa cemasnya mengurang.

Berdasarkan fenomena yang terjadi di banyak tempat, Lisda melihat bahwa ada beberapa orang yang berusaha menghalau rasa takut dan cemasnya. Misal, ada ditemukan kasus positif di suatu tempat, namun si orang ini masih memilih keluar rumah dengan alasan bekerja agar bisa makan. Bisa jadi hal tersebut dilakukan karena tak memiliki pilihan lain. Walhasil, membentuk mental yang cukup adaptif dan meyakinkan diri bahwa semua bisa dilewati. Padahal, sebenarnya takut dan ada tekanan dari dalam diri. Namun, ketakutan itu diekspresikan dengan cara lain.

“Sebenarnya yang rentan terhadap tidak sehat mental karena kondisi new normal mendatang adalah keluarga. Misalnya ketika dia pulang ke rumah ada anggota keluarga yang sudah sepuh dan anak-anak. Itu mungkin akan lebih stres lagi karena takut bisa menularkan virus ke anggota keluarga lain,” jelas Lisda saat ditemui awal pekan lalu.

Secara psikologis, manusia adalah makhluk paling adaptif dan cerdas. Dengan kecerdasannya itu, mereka bisa membentuk mekanisme psikologis sehingga tetap bisa sehat mental. Contohnya bagi orang-orang yang tetap bersikeras keluar rumah meski sudah dilarang. Itu adalah mekanisme mental agar bisa beradaptasi dengan situasi dan menghadapi konflik. Di satu sisi harus menghadapi stigma sosial, tapi di sisi lain harus tetap mencari uang. Itulah yang terjadi pada masyarakat saat ini.

Secara pola gaya hidup pun akan mengubah kebiasaan. Seandainya pusat berbelanjaan seperti mal dibuka, tetap saja belum bisa sebebas dulu. Minimal hanya boleh untuk berbelanja kebutuhan. Soal mencari hiburan jadi terbatas. Secara umum, itu agak sulit untuk diterima karena sebelum pandemi terjadi, mereka terbiasa melakukan. Dijelaskan Lisda, dalam konteks masyarakat, sosial, atau mengubah perilaku orang banyak mesti bergantung regulasi. Tidak bisa semata-mata hanya mengharapkan tiap individu disiplin. Meski sudah dikampanyekan melalui berbagai hal.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 24 Juni 2020 20:44

Perempuan 48 Tahun di Paser Positif Corona Meninggal Dunia

SAMARINDA - Kasus meninggal dunia positif Corona (covid-19) di Kaltim…

Rabu, 24 Juni 2020 17:37

Kaltim Tertinggi di Kalimantan, Angka Pengangguran Meroket karena Corona

SAMARINDA- Akibat penyebaran virus corona (covid-19) di Kaltim, Dinas Tenaga…

Selasa, 23 Juni 2020 20:35

Kasus Covid-19 Tambah 9 di Balikpapan dan 3 di Berau, Total 447 di Kaltim

SAMARINDA - Kasus positif virus corona (covid-19) di Kalimantan Timur…

Selasa, 23 Juni 2020 13:05

Tiga Jam Tengah Malam Bersama Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh

Minggu (21/6) malam, manajemen Kaltim Post ngobrol santai bersama Ketua…

Selasa, 23 Juni 2020 13:05

PDIP Ingatkan Peta Politik Bisa Berubah

DARI Balikpapan, sejauh ini ada dua figur yang mencuat ke…

Selasa, 23 Juni 2020 13:04

Ngos-ngosan Usung Kader Sendiri

SAMARINDA–Manuver Demokrat dan Golkar menyambut Pilkada Samarinda masih terbilang landai.…

Senin, 22 Juni 2020 13:19

Balita di Balikpapan Positif Covid-19

SEMENTARA itu, masih terlalu dini untuk menilai apakah penularan Covid-19…

Senin, 22 Juni 2020 13:17

Heri Yulianto, Sembuh dari Stroke setelah Rutin Bersepeda

Dia mengaku sebagai gila sepeda. Rela bercapek ria menempuh ratusan…

Senin, 22 Juni 2020 12:41

Pilwali Samarinda, PDIP Belum Tentukan Sikap, PAN Resmi Usung Barkati-Darlis

SAMARINDA–Duet Barkati dan Darlis Pattalongi yang sudah mengantongi restu DPP…

Senin, 22 Juni 2020 12:39

Sering “Kecolongan” Pendatang lewat Pelabuhan

BALIKPAPAN- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Balikpapan masih mencari formulasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers