MANAGED BY:
RABU
28 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

MANCANEGARA

Minggu, 31 Mei 2020 13:11
Polisi Penindih Floyd Didakwa Pasal Pembunuhan, Rusuh di Amerika Meluas
PICU RASISME: Para pendemo di depan resto yang dibakar massa di Minneapolis Jumat (29/5). (AP Photo)

Keluarga Floyd dan pengacara mereka mengapresiasi penangkapan sang polisi. Pengacara keluarga Floyd, Benjamin Crump, mengatakan penangkapan itu diapresiasi tapi semua itu terlambat. Keluarga itu mengatakan mereka menginginkan dakwaan pembunuhan tingkat pertama yang lebih serius serta penangkapan para perwira lain yang terlibat. Sebab insiden itu menimbulkan trauma yang mendalam.

“Hari ini, keluarga George Floyd harus menjelaskan kepada anak-anaknya mengapa ayah mereka dieksekusi seperti itu oleh polisi melalui video,” kata Benjamin.

Aksi protes atas kematian pria kulit hitam, George Floyd, terus dilakukan masyarakat. Ujungnya, kantor polisi di Minneapolis, Minnesota, dibakar para pemrotes. Api membumbung di bangunan polisi pada Kamis malam (28/5). Demonstran marah lantaran 4 polisi menangkap Floyd dengan aksi membabi buta. Leher Floyd diinjak dengan lutut polisi kulit putih hingga Floyd tewas. Floyd meninggal pada hari Senin (25/5).

Sebelumnya, sebuah video dari insiden tersebut menunjukkan Floyd memohon kepada petugas. Floyd mengatakan dia tak bisa bernapas seperti dilansir dari Al Jazeera, Jumat (29/5). “Saya tidak bisa bernapas, tolong,” katanya sebelum akhirnya tidak bergerak lagi dengan lutut petugas masih di lehernya. Keempat petugas yang terlibat sudah dipecat. Akan tetapi keluarga Floyd, tokoh masyarakat dan warga menyerukan agar 4 polisi itu ditangkap.

“Para perwira ini, mereka perlu ditangkap sekarang, orang-orang menginginkan keadilan sekarang,” kata saudara laki-laki Floyd, Philonese Floyd, kepada CNN pada Kamis (28/5). “Mereka perlu dihukum dan mendapatkan hukuman mati,” kata Philonese Floyd.

Untuk diketahui, kejadian itu bermula dari panggilan 911. ”911, apa yang bisa kami bantu?” Pegawai Cup Food, toserba di Minneapolis, Minnesota, melaporkan kejahatan. Salah seorang pengunjung mereka membeli rokok dengan uang palsu.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 28 Oktober 2020 16:38

Didukung Suara Mayoritas Senat, Amy Barrett Disumpah Hakim Agung

WASHINGTON DC– Senin (26/10) Presiden AS Donald Trump telah membuat…

Rabu, 28 Oktober 2020 10:06

Terkait Naiknya Sebaran Covid-19 di LA, Lakers Jadi Kambing Hitam

LOS ANGELES – Persebaran Covid-19 kembali pesat beberapa minggu terakhir…

Selasa, 27 Oktober 2020 14:14

Produk Prancis Diboikot, Presiden Macron Dikecam

PARIS– Di sejumlah negara di Timur Tengah, produk-produk Prancis menghilang…

Selasa, 27 Oktober 2020 12:02

Molave Hantam Filipina, 12 Nelayan Hilang

MANILA– Badai kembali menerjang Filipina. Ribuan penduduk terpaksa mengungsi akibat…

Selasa, 27 Oktober 2020 11:59

Desakan Muhyiddin Mundur Menguat

KUALA LUMPUR- Muhyiddin Yassin berada dalam tekanan. Banyak pihak yang…

Senin, 26 Oktober 2020 13:54

Habis-habisan Kejar Target Suara, Sehari, Trump Datangi Tiga Swing State

WASHINGTON DC– Presiden AS Donald Trump terlihat berupaya mati-matian. Menjelang…

Senin, 26 Oktober 2020 12:42

Tokoh Paling Berpengaruh Samsung Meninggal

Kematian konglomerat Korea Selatan (Korsel) Lee Kun-hee Minggu (25/10) menarik…

Jumat, 23 Oktober 2020 15:49

Obama Tampil Orasi demi Biden, Kritik Balik Kinerja Trump

WASHINGTON DC– Soal kampanye Pemilihan Presiden Amerika Serikat (Pilpres AS)…

Jumat, 23 Oktober 2020 15:47

Dekrit Dicabut, Aksi Demo di Thailand Tetap Berlanjut

BANGKOK– Demo di Thailand belum surut. Namun, Perdana Menteri (PM)…

Kamis, 22 Oktober 2020 17:31

Putra Mahkota Saudi Digugat Tunangan Mendiang Jamal Khashoggi

WASHINGTON DC– Hatice Cengiz belum menyerah. Selasa (20/10), bersama kelompok…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers