MANAGED BY:
RABU
12 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

MANCANEGARA

Minggu, 31 Mei 2020 13:11
Polisi Penindih Floyd Didakwa Pasal Pembunuhan, Rusuh di Amerika Meluas
PICU RASISME: Para pendemo di depan resto yang dibakar massa di Minneapolis Jumat (29/5). (AP Photo)

Keluarga Floyd dan pengacara mereka mengapresiasi penangkapan sang polisi. Pengacara keluarga Floyd, Benjamin Crump, mengatakan penangkapan itu diapresiasi tapi semua itu terlambat. Keluarga itu mengatakan mereka menginginkan dakwaan pembunuhan tingkat pertama yang lebih serius serta penangkapan para perwira lain yang terlibat. Sebab insiden itu menimbulkan trauma yang mendalam.

“Hari ini, keluarga George Floyd harus menjelaskan kepada anak-anaknya mengapa ayah mereka dieksekusi seperti itu oleh polisi melalui video,” kata Benjamin.

Aksi protes atas kematian pria kulit hitam, George Floyd, terus dilakukan masyarakat. Ujungnya, kantor polisi di Minneapolis, Minnesota, dibakar para pemrotes. Api membumbung di bangunan polisi pada Kamis malam (28/5). Demonstran marah lantaran 4 polisi menangkap Floyd dengan aksi membabi buta. Leher Floyd diinjak dengan lutut polisi kulit putih hingga Floyd tewas. Floyd meninggal pada hari Senin (25/5).

Sebelumnya, sebuah video dari insiden tersebut menunjukkan Floyd memohon kepada petugas. Floyd mengatakan dia tak bisa bernapas seperti dilansir dari Al Jazeera, Jumat (29/5). “Saya tidak bisa bernapas, tolong,” katanya sebelum akhirnya tidak bergerak lagi dengan lutut petugas masih di lehernya. Keempat petugas yang terlibat sudah dipecat. Akan tetapi keluarga Floyd, tokoh masyarakat dan warga menyerukan agar 4 polisi itu ditangkap.

“Para perwira ini, mereka perlu ditangkap sekarang, orang-orang menginginkan keadilan sekarang,” kata saudara laki-laki Floyd, Philonese Floyd, kepada CNN pada Kamis (28/5). “Mereka perlu dihukum dan mendapatkan hukuman mati,” kata Philonese Floyd.

Untuk diketahui, kejadian itu bermula dari panggilan 911. ”911, apa yang bisa kami bantu?” Pegawai Cup Food, toserba di Minneapolis, Minnesota, melaporkan kejahatan. Salah seorang pengunjung mereka membeli rokok dengan uang palsu.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 11 Agustus 2020 11:16

101 Hari tanpa Penularan Lokal, Selandia Baru Tetap Waspadai Gelombang Kedua

WELLINGTON– Selandia Baru patut menjadi percontohan. Saat negara-negara lain kewalahan…

Selasa, 11 Agustus 2020 10:47

Partai Baru Mahathir Bikin Partai Bersatu Pecah

KUALA LUMPUR– Kejayaan Partai Bersatu di bawah Muhyiddin Yassin tak…

Jumat, 07 Agustus 2020 12:04

Jerman Wajibkan Tes untuk Pendatang

BERLIN - Prediksi para peneliti di Jerman menjadi kenyataan. Ledakan…

Jumat, 07 Agustus 2020 11:27

Facebook Hapus Unggahan Trump

Media sosial Facebook melakukan langkah tegas terkait setiap unggahan yang…

Jumat, 07 Agustus 2020 10:13

WHO Ragukan Hasil Tes Covid-19 di Korut

PYONGYANG – Korea Utara (Korut) sempat mengklaim nol kasus Covid-19.…

Kamis, 06 Agustus 2020 13:04

Orchard Road Sepi, Kiran: Ini Krisis Terburuk bagi Singapura

Wisatawan pasti kenal Orchard Road di Singapura. Kawasan ini paling…

Kamis, 06 Agustus 2020 12:52

Giliran Badai Hagupit Ancam Tiongkok

BEIJING – Banjir besar sudah berlalu di beberapa provinsi di…

Rabu, 05 Agustus 2020 13:06

Suu Kyi Incar Periode Kedua

YANGON– Aung San Suu Kyi melambaikan tangan ke para pendukungnya…

Rabu, 05 Agustus 2020 13:03

Begini Pembelaan Najib Razak atas Tuduhan Korupsi, Katanya Uang untuk Kegiatan Sosial

KUALA LUMPUR– Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak terus berusaha…

Rabu, 05 Agustus 2020 10:57

November, Rusia Produksi Vaksin Covid-19

MOSKOW – Dunia masih dilanda wabah Covid-19. Jumlah kasus terus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers