MANAGED BY:
SENIN
06 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Jumat, 29 Mei 2020 14:57
Wabah Terkendali, Gelar Jumatan di Masjid

Khusus Daerah Hijau, tapi Tetap Perhatikan Protokol Kesehatan

PROKAL.CO,

JAKARTA–Warga di daerah yang masuk kategori hijau terkait Covid-19 wajib tetap melaksanakan salat Jumat di masjid. Namun, adanya kebijakan jaga jarak bisa menjadi persoalan untuk masjid yang selama ini jamaahnya membeludak.

Untuk itu, Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas akan menyampaikan usulan kepada Komisi Fatwa MUI supaya mengkaji kemungkinan pelaksanaan salat Jumat secara bergelombang. “Misalnya, gelombang pertama pukul 12.00, kedua pukul 13.00, dan ketiga pukul 14.00,” jelasnya, kemarin (28/5).

Cara lain, menurut Anwar, adalah menambah atau memperbanyak tempat penyelenggaraan salat Jumat. Tempat tambahan itu hanya bersifat sementara. Misalnya, memanfaatkan ruang pertemuan atau aula masjid sebagai lokasi salat Jumat. ’’Hal ini penting dan perlu dikaji Komisi Fatwa MUI agar umat dapat menyelenggarakan salat Jumat dengan baik dan tenang,’’ jelasnya.

Tanpa ada pengaturan seperti itu, Anwar mengatakan, prinsip jaga jarak akan sulit diterapkan. Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Ni’am Sholeh menuturkan, di kawasan yang sudah terkendali, umat Islam memiliki kewajiban salat Jumat dan pemerintah wajib memberikan jaminan pelaksanaan. ’’Dengan kondisi ini, berarti sudah tidak ada lagi uzur syari yang menggugurkan kewajiban salat Jumat,’’ katanya.

Asrorun menyebutkan, ada daerah hijau atau kawasan yang sama sekali tidak ditemukan penularan Covid-19. Terdapat 110 kabupaten dan kota yang terdiri atas 87 wilayah daratan dan 23 wilayah kepulauan. Begitu juga daerah-daerah yang sudah bisa mengendalikan virus corona.

Sesuai fatwa MUI 14/2020, untuk daerah seperti itu, salat Jumat di masjid diwajibkan. Mereka juga bisa menyelenggarakan aktivitas ibadah yang melibatkan orang banyak. Misalnya, salat wajib lima waktu berjamaah, salat Tarawih, dan salat Id. Selain itu, pengajian umum atau majelis taklim. ”Namun, tetap menjaga diri agar tidak terpapar Covid-19,” kata Asrorun.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Rabu, 24 Juni 2020 20:44

Perempuan 48 Tahun di Paser Positif Corona Meninggal Dunia

SAMARINDA - Kasus meninggal dunia positif Corona (covid-19) di Kaltim…

Rabu, 24 Juni 2020 17:37

Kaltim Tertinggi di Kalimantan, Angka Pengangguran Meroket karena Corona

SAMARINDA- Akibat penyebaran virus corona (covid-19) di Kaltim, Dinas Tenaga…

Selasa, 23 Juni 2020 20:35

Kasus Covid-19 Tambah 9 di Balikpapan dan 3 di Berau, Total 447 di Kaltim

SAMARINDA - Kasus positif virus corona (covid-19) di Kalimantan Timur…

Selasa, 23 Juni 2020 13:05

Tiga Jam Tengah Malam Bersama Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh

Minggu (21/6) malam, manajemen Kaltim Post ngobrol santai bersama Ketua…

Selasa, 23 Juni 2020 13:05

PDIP Ingatkan Peta Politik Bisa Berubah

DARI Balikpapan, sejauh ini ada dua figur yang mencuat ke…

Selasa, 23 Juni 2020 13:04

Ngos-ngosan Usung Kader Sendiri

SAMARINDA–Manuver Demokrat dan Golkar menyambut Pilkada Samarinda masih terbilang landai.…

Senin, 22 Juni 2020 13:19

Balita di Balikpapan Positif Covid-19

SEMENTARA itu, masih terlalu dini untuk menilai apakah penularan Covid-19…

Senin, 22 Juni 2020 13:17

Heri Yulianto, Sembuh dari Stroke setelah Rutin Bersepeda

Dia mengaku sebagai gila sepeda. Rela bercapek ria menempuh ratusan…

Senin, 22 Juni 2020 12:41

Pilwali Samarinda, PDIP Belum Tentukan Sikap, PAN Resmi Usung Barkati-Darlis

SAMARINDA–Duet Barkati dan Darlis Pattalongi yang sudah mengantongi restu DPP…

Senin, 22 Juni 2020 12:39

Sering “Kecolongan” Pendatang lewat Pelabuhan

BALIKPAPAN- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Balikpapan masih mencari formulasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers