MANAGED BY:
SENIN
06 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Jumat, 29 Mei 2020 14:17
Mulai Tahun Ajaran Baru Beda dengan Pembukaan Sekolah
Pemda Tak Bisa Buka Sekolah Secara Sepihak
ilustrasi

PROKAL.CO,

JAKARTA– Usulan penundaan awal tahun ajaran baru 2020/2021 dipastikan tak akan terjadi. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menetapkan tahun ajaran baru 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 mendatang. Keputusan ini ditandai dengan dimulainya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPBD) 2020.

Plt. Direktur Jenderal PAUD Dikdasmen Kemendikbud Hamid Muhammad mengatakan, ada sejumlah alasan yang jadi pertimbangan terkait keputusan tersebut. Pertama, kelulusan siswa SMA, SMP dan sederajat yang telah diumumkan. Yang kemudian akan disusul pengumuman kelulusan siswa SD pada pekan depan. ”Artinya mereka ini sudah lulus, kalau diperpanjang (diundur tahun ajaran baru, red), ini mau dikemanakan,” ujarnya dalam konpers PPDB 2020 secara virtual (28/5).

Kedua, perguruan tinggi juga telah menetapkan bahwa kalender akademiknya tidak akan berubah. Hal ini sejalan dengan proses Saleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang telah dilakukan dan SBMPTN yang dijadwalkan bulan depan. “Jadi ini harus sinkron,” tegasnya.

Jika merujuk pada kalender pendidikan, tahun ajaran baru biasanya dimulai pada minggu ketiga Juli dan berakhir Juni tahun selanjutnya. Untuk tahun ini, awal tahun ajaran baru jatuh pada 13 Juli 2020. Kendati begitu, setiap provinsi diberikan kewenangan sendiri dalam menentukan dimulainya tahun ajaran baru di wilayahnya. Dengan catatan, hanya dipercepat atau ditunda satu minggu dari tanggal yang ditetapkan.

”Karena yang membuat kalender pendidikan secara detail itu pemerintah provinsi masing-masing. Bisa jadi masuknya tidak bersamaan,” papar Hamid.

Dimulainya tahun ajaran baru ini, lanjut dia, tidak berarti sekolah akan kembali dibuka. Lalu siswa berbondong-bondong datang untuk belajar di sana. Dia menegaskan, bahwa pembukaan sekolah ini masih dalam tahap pengkajian dan sangat bergantung dari rekomendasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 24 Juni 2020 20:44

Perempuan 48 Tahun di Paser Positif Corona Meninggal Dunia

SAMARINDA - Kasus meninggal dunia positif Corona (covid-19) di Kaltim…

Rabu, 24 Juni 2020 17:37

Kaltim Tertinggi di Kalimantan, Angka Pengangguran Meroket karena Corona

SAMARINDA- Akibat penyebaran virus corona (covid-19) di Kaltim, Dinas Tenaga…

Selasa, 23 Juni 2020 20:35

Kasus Covid-19 Tambah 9 di Balikpapan dan 3 di Berau, Total 447 di Kaltim

SAMARINDA - Kasus positif virus corona (covid-19) di Kalimantan Timur…

Selasa, 23 Juni 2020 13:05

Tiga Jam Tengah Malam Bersama Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh

Minggu (21/6) malam, manajemen Kaltim Post ngobrol santai bersama Ketua…

Selasa, 23 Juni 2020 13:05

PDIP Ingatkan Peta Politik Bisa Berubah

DARI Balikpapan, sejauh ini ada dua figur yang mencuat ke…

Selasa, 23 Juni 2020 13:04

Ngos-ngosan Usung Kader Sendiri

SAMARINDA–Manuver Demokrat dan Golkar menyambut Pilkada Samarinda masih terbilang landai.…

Senin, 22 Juni 2020 13:19

Balita di Balikpapan Positif Covid-19

SEMENTARA itu, masih terlalu dini untuk menilai apakah penularan Covid-19…

Senin, 22 Juni 2020 13:17

Heri Yulianto, Sembuh dari Stroke setelah Rutin Bersepeda

Dia mengaku sebagai gila sepeda. Rela bercapek ria menempuh ratusan…

Senin, 22 Juni 2020 12:41

Pilwali Samarinda, PDIP Belum Tentukan Sikap, PAN Resmi Usung Barkati-Darlis

SAMARINDA–Duet Barkati dan Darlis Pattalongi yang sudah mengantongi restu DPP…

Senin, 22 Juni 2020 12:39

Sering “Kecolongan” Pendatang lewat Pelabuhan

BALIKPAPAN- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Balikpapan masih mencari formulasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers