MANAGED BY:
SABTU
04 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

MANCANEGARA

Minggu, 24 Mei 2020 11:23
Awasi Hongkong Lebih Ketat, Tiongkok Luncurkan UU Keamanan Nasional
Tentara China saat berada di Hongkong.

PROKAL.CO,

HONGKONG- Hongkongers kembali mendapatkan ’’kado’’ dari Tiongkok. Setelah berhasil menumbangkan RUU Ekstradisi tahun lalu, mereka dihadapkan kembali dengan rancangan kebijakan yang meresahkan. Undang-undang yang sedang digodok jauh lebih berbahaya.

’’Ini bisa berarti akhir dari kebijakan satu negara dua sistem,’’ ujar Dennis Kwok, anggota dewan legislatif Hongkong asal Civic Party, sebagaimana dilansir CNN.

Keresahan aktivis demokrasi Hongkong beralasan. Sebab, kebijakan yang bakal dibahas dalam Sidang National Party Congress (NPC) Tiongkok akhir Mei ini adalah Undang-Undang Keamanan Nasional. Aturan tersebut merupakan alat yang digunakan pemerintah komunis untuk menumpas pengkritik dan pihak oposisi.

Aturan tersebut menghadirkan hukuman bagi individu atau kelompok yang dianggap menghasut, memberontak, atau melahirkan separatisme. Selama ini aktivis dan pendemo di Hongkong hanya ditindak dengan pasal yang mengganggu ketertiban umum atau hukuman ringan lainnya. Sebab, hingga kini Hongkong belum punya undang-undang atau peraturan turunan mengenai kejahatan terhadap keamanan nasional.

’’Keamanan nasional adalah landasan dari stabilitas negara. Hal tersebut diinginkan seluruh rakyat Tiongkok, termasuk sahabat di Hongkong,’’ ujar Jubir NPC Zhang Yesui kepada BBC pada Kamis (21/5).

Sebenarnya, pemerintah Tiongkok sudah mewajibkan pemerintah Hongkong untuk membentuk kebijakan keamanan nasional sendiri. Hal tersebut sudah tercantum dalam Basic Law, konstitusi dasar yang dipakai daerah kekuasaan khusus (DAK) tersebut.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 02 Juli 2020 12:03

Sah, UU Tiongkok Jaga Hongkong, Partai dan Organisasi Prodemokrasi Memilih Bubar

HONGKONG– Pemerintah Tiongkok akhirnya mengesahkan Undang-Undang (UU) Keamanan Nasional untuk…

Kamis, 02 Juli 2020 11:52

WHO Pastikan Pandemi Covid-19 Masih Lama

BRUSSELS– Penduduk AS harus menahan diri jika ingin bepergian ke…

Selasa, 30 Juni 2020 11:49

Kasus Corona Melonjak, Tutup Kembali Semua Bar di Los Angeles

LOS ANGELES–Seluruh bar di Los Angeles County, wilayah berpenduduk terbanyak…

Selasa, 30 Juni 2020 00:00

Rolling Stones Ancam Gugat Trump

WASHINGTON - Ambisi Donald Trump untuk memegang jabatan presiden AS…

Senin, 29 Juni 2020 23:47

Penari Tari Perut Korban UU ITE ala Mesir

KAIRO– Seniman tari perut terkenal dari Mesir, Sama El Masry,…

Senin, 29 Juni 2020 10:57

Terhubung ke Ponsel, Masker Bisa Olah Pesan

Perusahaan startup Jepang, Donut Robotics, mengklaim telah mengembangkan sebuah masker…

Minggu, 28 Juni 2020 12:47

Jutaan Anak di Yaman di Ambang Kelaparan

NEW YORK– Unicef membutuhkan suntikan dana. Mereka harus mendapatkan USD…

Minggu, 28 Juni 2020 11:42

AS Ciptakan Undang-Undang George Floyd

WASHINGTON– Dewan Perwakilan AS menepati janji mereka untuk mentransformasi lembaga…

Sabtu, 27 Juni 2020 10:22

Vietnam Mulai Undang Investor, Tapi Masih Tertutup bagi Wisatawan

HANOI– ’’Vietnam belum siap menyambut wisatawan internasional.’’ Perdana…

Sabtu, 27 Juni 2020 10:19

Dua Korea Rayakan Perang

SEOUL– Dua negara di semenanjung Korea memperingati titik awal perselisihan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers