MANAGED BY:
SABTU
04 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

MANCANEGARA

Minggu, 24 Mei 2020 11:20
Arab Saudi Berlakukan Jam Malam Selama Idul Fitri
Kasus penularan Covid-19 di Arab Saudi mencapai angka 65.077 dengan 351 orang meninggal dunia.

PROKAL.CO,

PERAYAAN Idul Fitri tahun ini di berbagai penjuru dunia bakal terasa berbeda. Tidak ada lagi keceriaan dan silaturahmi dari rumah ke rumah, makan bersama, kembang api, dan berbagai acara lainnya. Banyak negara meminta agar perayaan dilakukan di rumah saja dengan lingkup orang yang terbatas.

Arab Saudi salah satunya. Kasus penularan Covid-19 di negara tersebut mencapai angka 65.077 dengan 351 orang meninggal dunia. Angka penularan itu naik karena kunjungan keluarga secara ilegal. Misalnya, untuk acara buka bersama. Beberapa toko juga masih buka sehingga dipenuhi pengunjung.

’’Sekitar 60 persen dari jumlah yang tertular itu bukan penduduk Saudi,’’ ujar Juru Bicara Kementerian Kesehatan Arab Saudi Muhammad Al Abdulaali seperti dikutip NBC News. Untuk memerangi persebaran, pemerintah Saudi per hari mengetes 15 ribu orang.

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi telah mengumumkan bahwa karantina tetap berlaku di seluruh negeri selama Hari Raya Idul Fitri. Orang-orang diperbolehkan berkumpul, tapi maksimal lima orang. Selama Ramadan, lockdown sempat dilonggarkan, kecuali di Makkah dan Madinah. Sejak awal April, di dua kota itu berlaku jam malam selama 24 jam penuh. Nah, selama libur Idul Fitri pada 23–27 Mei, kebijakan itu berlaku untuk seluruh negeri.

Imam Besar Arab Saudi Syekh Abdulaziz Al Syekh juga mengeluarkan pernyataan yang meminta agar umat Islam melakukan salat Idul Fitri di rumah. Bukan di masjid seperti tahun-tahun sebelumnya. ’’Salat Idul Fitri di rumah diizinkan dalam keadaan luar biasa seperti situasi pandemi saat ini,’’ ujar dia seperti dikutip Saudi Gazette.

Negara tetangganya, Uni Emirat Arab, juga menerapkan jam malam sejak 20 Mei. Pemerintah Kuwait pun memperpanjang jam malam hingga 30 Mei. Semua perayaan Idul Fitri dibatalkan. Mereka yang tidak memakai masker di ruang publik dihukum hingga 3 bulan penjara dan denda USD 16 ribu atau setara Rp 236,6 juta. (sha/c10/dos)


BACA JUGA

Kamis, 02 Juli 2020 12:03

Sah, UU Tiongkok Jaga Hongkong, Partai dan Organisasi Prodemokrasi Memilih Bubar

HONGKONG– Pemerintah Tiongkok akhirnya mengesahkan Undang-Undang (UU) Keamanan Nasional untuk…

Kamis, 02 Juli 2020 11:52

WHO Pastikan Pandemi Covid-19 Masih Lama

BRUSSELS– Penduduk AS harus menahan diri jika ingin bepergian ke…

Selasa, 30 Juni 2020 11:49

Kasus Corona Melonjak, Tutup Kembali Semua Bar di Los Angeles

LOS ANGELES–Seluruh bar di Los Angeles County, wilayah berpenduduk terbanyak…

Selasa, 30 Juni 2020 00:00

Rolling Stones Ancam Gugat Trump

WASHINGTON - Ambisi Donald Trump untuk memegang jabatan presiden AS…

Senin, 29 Juni 2020 23:47

Penari Tari Perut Korban UU ITE ala Mesir

KAIRO– Seniman tari perut terkenal dari Mesir, Sama El Masry,…

Senin, 29 Juni 2020 10:57

Terhubung ke Ponsel, Masker Bisa Olah Pesan

Perusahaan startup Jepang, Donut Robotics, mengklaim telah mengembangkan sebuah masker…

Minggu, 28 Juni 2020 12:47

Jutaan Anak di Yaman di Ambang Kelaparan

NEW YORK– Unicef membutuhkan suntikan dana. Mereka harus mendapatkan USD…

Minggu, 28 Juni 2020 11:42

AS Ciptakan Undang-Undang George Floyd

WASHINGTON– Dewan Perwakilan AS menepati janji mereka untuk mentransformasi lembaga…

Sabtu, 27 Juni 2020 10:22

Vietnam Mulai Undang Investor, Tapi Masih Tertutup bagi Wisatawan

HANOI– ’’Vietnam belum siap menyambut wisatawan internasional.’’ Perdana…

Sabtu, 27 Juni 2020 10:19

Dua Korea Rayakan Perang

SEOUL– Dua negara di semenanjung Korea memperingati titik awal perselisihan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers