MANAGED BY:
JUMAT
05 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Jumat, 22 Mei 2020 13:04
DJSN Rumuskan Kelas Tunggal BPJS Kesehatan
ilustrasi

PROKAL.CO, JAKARTA – Sudah tujuh tahun jaminan kesehatan nasional (JKN) diselenggarakan. Selama ini dinilai cukup untuk mengenalkan program jaminan kesehatan dan manfaatnya. Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) tengah menggodok skema untuk keberlanjutan program ini.

Anggota DJSN Asih Eka Putri menuturkan bahwa selama ini konsep BPJS Kesehatan baru tahap pengenalan. Yakni mengenalkan sistem jaminan kesehatan dan manfaatnya. Untuk itu, perlu pemikiran jangka panjang. ”Bukan memikirkan untuk defisit lagi namun keberlanjutan dan pengendalian mutu,” tuturnya.

Dia menjelaskan bahwa sejauh ini masyarakat sudah merasakan manfaat JKN. Evaluasi dan pengawasan yang dilakukan oleh DJSN terhadap penyelenggaraan JKN selama lima tahun berturut-turut menunjukkan tren pemanfaatan pelayanan kesehatan yang semakin tinggi. Namun juga diiringi dengan peningkatan biaya yang semakin melampaui kemampuan pendanaan

Menurut data DJSN, Pemanfaatan rawat inap tindak lanjut di rumah sakit per 10.000 peserta terus naik. Pada 2014 ada 411 peserta per10.000 peserta yang mendapatkan perawatan menggunakan BPJS Kesehatan. Empat tahun berselang, pada 2018 ada 537 peserta per10.000 peserta yang menggunakan BPJS Kesehatan dalam perawatan kesehatannya.

Paling banyak yang menggunakan adalah mereka yang mempunyai penyakit katastropik seperti hemodialisa. Hemodialisa adalah prosedur berbiaya tinggi yang terbanyak dimanfaatkan oleh Peserta JKN. Jumlah Peserta yang memanfaatkan pelayanan hemodialisa naik setiap tahun.

”Masyarakat sudah memanfaatkan JKN 2 kali lebih tinggi,” ungkap Asih.

Nah untuk keberlanjutan dan pengendalian mutu, DJSN tengah menggodok kebijakan baru. Kebijakan tersebut adalah adanya kelas tunggal. ”Ini merupakan amanat undang-undang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) bahwa seluruh peserta harus menerima manfaat medis dan akomdasi yang sama,” tuturnya.

Sekarang ini dalam pembayaran dan penerimaan manfaat peserta BPJS Kesehatan terbagi dalam tiga kelas. Yakni kelas 1, 2, dan 3. Menurut Asih cara pengkelasan ini dilakukan sebagai penyesuaian sistem jaminan kesehatan yang lama, Askes, yang juga mengenal kelas.

Asih mengatakan bahwa dalam kelas tunggal ini nantinya seluruh peserta akan mendapatkan manfaat yang sama. Namun DJSN bersama stakeholder terkait tengah menggodok teknis pelaksanaan kelas tunggal ini. Mereka diberikan deadline hingga akhir tahun ini. Lalu tahun depan hingga 2022 akan dilakukan diskusi publik dan diskusi dengan fasilitas kesehatan,” ujarnya. Selanjutnya kelas tunggal bisa diaplikasikan setelah 2024.

Asih menambahkan bahwa penyusunan teknis pelaksanaan ini agar tidak mengurangi moralhazat. ”Sekarang ini baru menghitung biaya pelayanan yang harus dikeluarkan untuk kelas tunggal ini,” katanya. (lyn)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:47

Tambah Satu Crane, PT Pelindo IV Matangkan Rencana Pengembangan Semayang

PT Pelindo IV Balikpapan optimistis kinerja sepanjang tahun ini lebih…

Kamis, 30 Januari 2020 15:04

Jadi Favorit, Permintaan Kopi Terus Naik

SURABAYA– Permintaan kopi dalam negeri terus meningkat. Itu tidak terlepas…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

RUU Omnibus Law Optimistis Dongkrak Ekonomi Daerah

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) kebijakan omnibus law bisa mendorong kinerja…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

Kunjungan Bisnis Terganggu Corona

SAMARINDA – Penyebaran wabah virus corona berpotensi menghambat pengusaha dalam…

Rabu, 29 Januari 2020 13:09

Krakatau Steel Restrukturisasi Utang

JAKARTA – PT Krakatau Steel Tbk berhasil merestrukturisasi utang senilai…

Rabu, 29 Januari 2020 12:07

Target Integrasikan Pelabuhan di Kaltim

BALIKPAPAN - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV siap mendukung berjalannya…

Selasa, 28 Januari 2020 13:40

Garap Mobil Listrik Hyundai Inves USD 750 Juta

JAKARTA– Grab Indonesia bekerja sama dengan PT Hyundai Motor Indonesia…

Selasa, 28 Januari 2020 10:48

Bantu UMKM Perluas Pasar

SAMARINDA- Tak hanya mempermudah pelaku usaha mikro kecil dan menengah…

Selasa, 28 Januari 2020 10:42

Pertahankan Resep Warisan Mertua, Terbantu Marketplace

Menjaga konsistensi rasa masakan dan memuaskan pelanggan menjadi kunci sukses…

Senin, 27 Januari 2020 12:09
Menjaga Eksistensi Usaha ala Hadlan Feriyanto Munajat

Jangan Lupa Bahagia, Kombinasikan Hobi dengan Bisnis

Berbisnis tak melulu soal keuntungan. Tapi akan lebih memuaskan jika…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers