MANAGED BY:
JUMAT
05 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

OLAHRAGA

Jumat, 22 Mei 2020 12:02
Derby dengan Apparel Baru
Hummel sepakat bekerja sama dengan The Toffees mulai musim 2020-2021 sampai 2022-2023 mendatang. Dengan total biaya sponsor sebesar GBP 30 juta (Rp 539,53 miliar atau GBP 10 juta (Rp 179,84 miliar) per tahun. (THE ATHLETIC)

PROKAL.CO, LIVERPOOL – Liverpool mendapatkan sponsor apparel baru pada Desember lalu. The Reds—julukan Liverpool—digandeng produsen Amerika Serikat (AS) Nike untuk beberapa tahun ke depan. Lima bulan berselang, rival sekota Liverpool, Everton, pun punya sponsor baru yakni apparel asal Denmark, Hummel.

Seperti diberitakan Daily Mail (21/5) Hummel sepakat bekerja sama dengan The Toffees—julukan mulai musim 2020-2021 sampai 2022-2023 mendatang. Dengan total biaya sponsor sebesar GBP 30 juta (Rp 539,53 miliar atau GBP 10 juta (Rp 179,84 miliar) per tahun.

"Kerjasama ini terjadi dalam momentum yang sangat tepat. Memperingati setengah abad legenda klub ini Alan Ball yang memakai Hummel legendaris berwarna putih," kata chief executive Hummel Alan Vad Nielsen dikutip Daily Mail. Sedang chief executive Everton Denise Barret-Baxendale berkata masuknya Hummel ini akan memberikan efek domino besar buat pencarian sponsor utama Everton. Sponsor utama mereka SportPesa akan purna kontraknya musim ini.

"Kerjasama Everton dengan Hummel ini akan mendatangkan nilai maksimal buat kedua belah pihak. Kami terkesan dengan originalitas, komitmen, dan kualitas Hummel," tutur Barret-Baxendale.

Mirror menulis dibandingkan Umbro, apparel yang jadi sponsor Everton, sejak 2014 lalu, nilai kontrak Hummel jelas dua kali lebih besar. Umbro membayar GBP 4,5 juta (Rp 80,92 miliar) per tahun.

Dengan adanya Hummel di Everton maka mereka akan mengekor kerjasama klub-klub Premier League lain seperti Tottenham Hotspur (1985-1991) dan Aston Villa (1987-1990 dan 2004-2007) dengan perusahaan apparel berusia 97 tahun itu.

Steve Martin, CEO agensi dan konsultan iklan ternama Inggris yakni M&C Saatchi kepada The Athletic mengatakan kerjasama Everton dengan Hummel ini menjadi penanda penting buat klub berusia 142 tahun itu.

Kontrak yang lebih besar dua kali lipat dari Umbro sudah menjadi bukti kalau Everton dianggap Hummel berpotensi bisa melakukan ‘perlawanan’ sengit kepada rival sekota, Liverpool. Meski kalau dilihat kontrak dasarnya, tiga tahun uang kontrak Everton bersama Hummel setara dengan kontrak setahun Liverpool dengan Nike.

“Pembangunan stadion baru, investasi pemain yang serius, dan kedatangan Carlo Ancelotti ke Everton menjadi nilai investasi yang menarik buat Hummel. Dan dalam klausul Hummel dengan Everton mereka siap memberikan ekstra pemasukan jika Everton bermain di Liga Champion atau Liga Europa,” ujar Martin.

Sumber internal The Athletic mengatakan sebetulnya Hummel sudah melakukan penjajakan dan kunjungan ke Everton Januari lalu. Atau sebulan setelah Liverpool dan Nike mengumumkan akan menjadi patner. Juga sebulan setelah Everton ada di tangan Ancelotti.

Kemudian Maret lalu dijadwalkan untuk Everton dan Hummel memproklamirkan kerjasama keduanya. Namun sayangnya pandemi Covid-19 membuyarkan rencana itu.

“Dengan adanya Hummel di Everton dengan dana yang dua kali lebih bedar dari Umbro maka Everton akan makin berani dalam mendatangkan pemain di bursa transfer mendatang,” prediksi Martin.

Sementara itu, antara Liverpool, Nike, dan New Balance telah menjalin kesepakatan mengenai batas akhir pemakaian jersey 2019-2020. Dalam musim normal per Juni maka kontrak klub dengan produsen apparel lamanya biasanya usai. Namun untuk kasus Liverpool dan New Balance mereka akan berkomitmen menghabiskan musim 2019-2020. Baru kemudian akan memulai memakai Nike sebagai apparel baru pada musim 2020-2021 yang diperkirakan mulai Agustus mendatang. (dra)

Inilah komparasi dua sponsor apparel baru yang akan menempel di jersey Liverpool dan Everton musim 2020-2021. (dra)

 

Liverpool              klub                   Everton

Nike                       nama                Hummel

AS                         asal                  Denmark

GBP 30 juta (Rp 539,18 miliar)* kontrak per tahun GBP 10 juta (Rp 179,72 miliar) lebih dari lima tahun durasi kontrak tiga tahun

Chelsea, Brighton, Spurs klub PL lain dengan apparel yang sama -

 

 

ket.* : angka ini akan bertambah karena sesuai kontrak Liverpool berhak atas 20 % penjualan jersey secara global


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 12:15

Fans MU Walkout di Menit ke-68

KEBERHASILAN mendatangkan Bruno Fernandes tidak menyurutkan niat fans Manchester United…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:14

Batal Pulang Karena Korona

PREMIER League kembali memanggil bomber Marko Arnautovic. Namanya sempat masuk…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:13
REAL MADRID VS ATLETICO MADRID

Puncak Rivalitas Si Gurita dan Si Tembok

MADRID- Belum ada kiper yang memenangi Zamora Trophy lima musim…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:08

Diogo Resmi Diperkenalkan

SAMARINDA - Borneo FC Samarinda akhirnya resmi memperkenalkan Diogo Campos…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:04
Man United vs Wolverhampton

Panggung Rekrutan Baru

MANCHESTER– Manchester United sudah lebih dari sedekade ditinggal minggat Cristiano…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:03

Racing Point Menjadi Aston Martin

SILVERSTONE- Racing Point akan menjalani transformasi signifikan pada musim 2021.…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:02

Misi Jungkalkan Raja

MELBOURNE - Dominic Thiem memastikan diri sebagai penantang juara bertahan…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:01

El Matador Gagal, Pilih CLBK

UPAYA Atletico Madrid mendapatkan striker PSG Edinson Cavani berakhir seiring…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:46

Wajib Kerja Keras

Menukangi Borneo FC Samarinda, beban coach Edson Tavares dipastikan tak…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:45

Borneo FC Ingin Uji Coba Internasional

SAMARINDA - Borneo FC terus mempersiapkan diri menyambut kompetisi musim…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers