MANAGED BY:
JUMAT
29 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

OLAHRAGA

Rabu, 20 Mei 2020 14:52
Richard Mainaky tentang Status Magang Tontowi Ahmad

Banyak Faktor Turunkan Motivasi

Pelatih kepala ganda campuran PP PBSI Richard Mainaky. (Chandra Satwika/Jawa Pos)

PROKAL.CO, JAKARTA– Status magang Tontowi Ahmad di SK pelatnas 2020 menjadi persoalan. Owi –sapaannya– mengakui bahwa itulah salah satu alasannya mundur dari Cipayung. PP PBSI menjelaskan, status magang tersebut diberikan karena Owi belum memiliki pasangan tetap. Pelatih ganda campuran Richard Mainaky menyebutkan bahwa banyak aspek yang mendorong peraih emas Olimpiade Rio 2016 tersebut mengakhiri karir.

 

Bagaimana Anda melihat status magang Owi di pelatnas?

Status magang itu diputuskan PBSI. Saya dari pelatih tetap memberikan program maksimal kepada atlet, apa pun status mereka. Sebenarnya, saat pembuatan SK tersebut, tim pelatih hanya merekomendasikan nama-nama yang masuk. Awalnya, kuota hanya 12 orang. Namun, kami memasukkan Owi ke SK utama. Jadi, kami merekomendasikan 13 orang. Selebihnya, kami tidak dilibatkan lagi. Saya paham hal ini menimbulkan kekecewaan bagi Owi.

 

Owi pernah curhat soal penampilannya setahun belakangan ini?

Kami pernah berdiskusi panjang tentang hasil dia dengan Winny (Oktavina Kandow, Red). Sebenarnya hasilnya tidak buruk-buruk amat. Belum ada setahun, mereka sudah bisa menyalip ranking Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari dan masuk 20 besar. Namun, faktornya cukup kompleks saat itu.

Waktu mereka dicoba bersaing di kualifikasi Olimpiade, memang jarak poin terlalu banyak dengan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz Faizal/Gloria Widjaja. Ini juga bisa jadi pemicu. Selain itu, hasil dengan Winny saat itu mandek. Ditambah lagi, dia turun status ke magang.

 

Kenapa dulu Winny yang dipilih untuk mendampingi Owi?

Saya rasa, untuk sekaliber Owi, yang paling mumpuni itu ya Winny. Cuma, masalahnya, dengan menurunnya motivasi Owi itu yang tidak mungkin ke Olimpiade. Dari curhatnya (Owi), saya bilang, ’’Kamu harus bisa lebih kuat daripada yang dulu.’’

Dulu, saat masih bersama Butet, istilahnya Owi hanya perlu latihan kekuatan karena Butet sudah komplet. Namun, dengan Winny yang belum matang dan skill masih perlu dibentuk, Owi harus lebih banyak meng-cover. Latihannya harus lebih dari kecepatan, tenaga, dan lainnya. Agak sulit. Lalu, Owi sudah umur juga. Banyak aspek yang membuat dia memutuskan pensiun.

 

Pada awal tahun, kalau Owi dinilai masih prospektif dengan Winny, kenapa Winny dikembalikan lagi berpasangan dengan Akbar Bintang Cahyono?

Ceritanya begini. Owi ingin berpasangan dengan Apriyani Rahayu. Dia lihat, dengan Winny kok nggak mungkin. Dia mau mencoba dengan Apri sambil menyelesaikan kontrak. Dilihat hasilnya dengan Apri agak berat. Saya lihat seperti itu. Lalu, saya tarik Winny ke Akbar lagi. Itu kan harus disertai SK. Kalau tidak saya tarik, nanti status Akbar seperti apa di ganda putra. Jadi, waktu itu ada 13 nama rekomendasi saya. Mungkin, karena kuota terbatas, SK Owi diturunkan. Di sisi lain, saat itu partner Owi juga belum jelas. Masih menunggu dan ikuti program dengan Apri. Mungkin dari situ PBSI melihat Owi belum memiliki target.

 

Soal Apri, sebenarnya seperti apa rencananya?

Posisi Owi agak sulit. Dia menunggu Apri, tapi mau ikut pertandingan susah (karena Apri belum punya peringkat ganda campuran, Red). Makin turun motivasi Owi. Namun, kondisinya seperti itu. Apri juga belum berpengalaman dalam ganda campuran. Posisi Apri dalam ganda putri juga masih rawan.

Mungkin berbagai aspek itulah yang membuat Owi memilih pensiun. Dia sudah meraih berbagai hal. Buat dia, ini sudah cukup. Soal kritik tentang magang, tidak sepenuhnya begitu. Itu hanya salah satu pemicu. (Ragil Putri/c14/na)


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 12:15

Fans MU Walkout di Menit ke-68

KEBERHASILAN mendatangkan Bruno Fernandes tidak menyurutkan niat fans Manchester United…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:14

Batal Pulang Karena Korona

PREMIER League kembali memanggil bomber Marko Arnautovic. Namanya sempat masuk…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:13
REAL MADRID VS ATLETICO MADRID

Puncak Rivalitas Si Gurita dan Si Tembok

MADRID- Belum ada kiper yang memenangi Zamora Trophy lima musim…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:08

Diogo Resmi Diperkenalkan

SAMARINDA - Borneo FC Samarinda akhirnya resmi memperkenalkan Diogo Campos…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:04
Man United vs Wolverhampton

Panggung Rekrutan Baru

MANCHESTER– Manchester United sudah lebih dari sedekade ditinggal minggat Cristiano…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:03

Racing Point Menjadi Aston Martin

SILVERSTONE- Racing Point akan menjalani transformasi signifikan pada musim 2021.…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:02

Misi Jungkalkan Raja

MELBOURNE - Dominic Thiem memastikan diri sebagai penantang juara bertahan…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:01

El Matador Gagal, Pilih CLBK

UPAYA Atletico Madrid mendapatkan striker PSG Edinson Cavani berakhir seiring…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:46

Wajib Kerja Keras

Menukangi Borneo FC Samarinda, beban coach Edson Tavares dipastikan tak…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:45

Borneo FC Ingin Uji Coba Internasional

SAMARINDA - Borneo FC terus mempersiapkan diri menyambut kompetisi musim…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers