MANAGED BY:
SENIN
06 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Senin, 18 Mei 2020 10:58
Bankaltimtara Catatkan Kinerja Gemilang

Kredit Naik 10 Persen, DPK Meningkat 3 Persen

PT Bankaltimtara masih mencatat kinerja apik di tengah pandemi corona virus (covid-19). Penurunan dinilai masih ada secara bulanan, namun tidak signifikan.

PROKAL.CO,

SAMARINDA- PT Bankaltimtara masih mencatat kinerja apik di tengah pandemi corona virus (covid-19). Penurunan dinilai masih ada secara bulanan, namun tidak signifikan. Sedangkan secara tahunan kredit maupun dana pihak ketiga (DPK) masih tumbuh, meskipun tak terlalu tinggi.

Pimpinan Sekretariat PT Bankaltimtara Baharuddin Rifai mengatakan, covid-19 di Kaltim tak terlalu menganggu kinerja. Penurunan tetap ada, namun tidak signifikan. Hal itu terjadi pada DPK maupun kredit di Bankaltimtara. “Penurunan juga kita siasati, saat ini sudah ada Bankaltimtara digital yang diluncurkan pada 15 April lalu,” katanya.

Dia menjelaskan, namun secara tahunan DPK maupun kredit masih tumbuh baik Untuk kredit pada posisi 31 Maret 2020 mencapai Rp 15,04 triliun, meningkat 10,59 persen dibandingkan 31 Maret 2020 yang mencapai Rp 13,60 triliun. Sedangkan DPK sampai 31 Maret mencapai Rp 21 triliun, meningkat 3,45 persen dibandingkan 31 Maret 2019 mencapai Rp 20,30 trilun. “Sedangkan total asset sampai Maret 2020 mencapai Rp 26,60 triliun,” jelasnya.

Menurutnya, nasabah yang berinteraksi di bank memang sudah terbatas. Dalam kondisi itu diperlukan Bankalimtara digital dalam bertransaksi. Sehingga dampak terhdap DPK belum terlalu signifikan. Sedangkan untuk kredit, pihaknya sudah mengikuti aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tentang stimulus kredit untuk UMKM dan sektor tertentu. “Nasabah yang mengajukan stimulus kredit di kami tidak terlalu banyak, bahkan cenderung jarang,” ujarnya.

Dia menjelaskan, pihaknya fokusnya memberikan yang terbaik. Jika ada yang mengajukan relaksasi kredit pasti diproses dan dibantu secepatnya. Namun yang terpenting ini DPK yang tidak terdampak signifikan. Sehingga kinerja kredit masih bisa berjalan.  “Selama ini kita masih bisa bertahan, tapi kita juga berharap pandemi ini segera berakhir agar ekonomi masyarakat kembali stabil,” pungkasnya. (ctr)


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:47

Tambah Satu Crane, PT Pelindo IV Matangkan Rencana Pengembangan Semayang

PT Pelindo IV Balikpapan optimistis kinerja sepanjang tahun ini lebih…

Kamis, 30 Januari 2020 15:04

Jadi Favorit, Permintaan Kopi Terus Naik

SURABAYA– Permintaan kopi dalam negeri terus meningkat. Itu tidak terlepas…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

RUU Omnibus Law Optimistis Dongkrak Ekonomi Daerah

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) kebijakan omnibus law bisa mendorong kinerja…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

Kunjungan Bisnis Terganggu Corona

SAMARINDA – Penyebaran wabah virus corona berpotensi menghambat pengusaha dalam…

Rabu, 29 Januari 2020 13:09

Krakatau Steel Restrukturisasi Utang

JAKARTA – PT Krakatau Steel Tbk berhasil merestrukturisasi utang senilai…

Rabu, 29 Januari 2020 12:07

Target Integrasikan Pelabuhan di Kaltim

BALIKPAPAN - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV siap mendukung berjalannya…

Selasa, 28 Januari 2020 13:40

Garap Mobil Listrik Hyundai Inves USD 750 Juta

JAKARTA– Grab Indonesia bekerja sama dengan PT Hyundai Motor Indonesia…

Selasa, 28 Januari 2020 10:48

Bantu UMKM Perluas Pasar

SAMARINDA- Tak hanya mempermudah pelaku usaha mikro kecil dan menengah…

Selasa, 28 Januari 2020 10:42

Pertahankan Resep Warisan Mertua, Terbantu Marketplace

Menjaga konsistensi rasa masakan dan memuaskan pelanggan menjadi kunci sukses…

Senin, 27 Januari 2020 12:09
Menjaga Eksistensi Usaha ala Hadlan Feriyanto Munajat

Jangan Lupa Bahagia, Kombinasikan Hobi dengan Bisnis

Berbisnis tak melulu soal keuntungan. Tapi akan lebih memuaskan jika…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers