MANAGED BY:
JUMAT
29 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Minggu, 17 Mei 2020 17:44
Hilang Zat Gizi, Hindari Panaskan Berulang
CAIRKAN: Jika makanan beku, sebaiknya dicairkan di suhu kulkas bawah atau chiller dalam wadah. Setelah cair baru bisa diolah. (SHUTTERSTOCK.COM)

PROKAL.CO, SAAT Ramadan, makanan untuk santap sahur biasanya sama dengan menu berbuka. Pertimbangan waktu dan makanan sisa alasannya. Sehingga makanan pun dipanaskan lagi agar tetap hangat saat dikonsumsi. Namun ada beberapa hal yang mesti dipahami karena tidak semua makanan baik untuk dipanaskan.

Ada beberapa jenis makanan yang jika dipanaskan (reheating) berulang dapat memengaruhi kesehatan. Itulah yang disampaikan Nurul Afiah, dosen gizi di Fakultas Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Unmul. “Memungkinkan proses oksidasi (perusakan mutu makanan) yang nantinya mengurangi zat makanan tersebut,” ungkapnya. Makanan dengan tinggi vitamin dan mineral, dengan sifatnya yang labil maka sangat mudah teroksidasi saat pemanasan.

Ditinjau dari dua sudut pandang berbeda. Pertama memanaskan makanan kembali efektif membunuh bakteri, namun di sisi lain dapat menurunkan zat gizi makanan utama. Antara lain vitamin (terutama B dan C), enzim, antioksidan, dan mineral seperti asam folat.

Reheating yang tepat bergantung bahan dan cara memasak. “Intinya suhu yang digunakan paling baik di atas 70 derajat celcius kurang lebih dua menit untuk mematikan bakteri atau kuman berbahaya pada makanan,” terang pasca-sarjana Gizi Masyarakat Universitas Hasanuddin (Unhas) tersebut.

Dia juga mengatakan jika jangan memanaskan bahan makanan yang mengandung nitrat seperti bayam, brokoli, wortel, dan seledri. Sebab kandungannya jika dipanaskan kembali akan bersifat racun dalam tubuh.

Jika olahan gorengan, panaskan kembali tanpa menggunakan minyak atau sedikit minyak untuk menghindari minyak trans berlebih. Hal tersebut dapat memicu kolesterol. Jika olahan rebusan, baiknya didihkan di atas 100 derajat celcius. Jangan tambahkan air agar tidak kehilangan gizi.

Jika mengukus makanan, pastikan air rebusan sudah cukup mendidih atau panas lalu masukkan bahan makanan. “Meminimalkan waktu pemanasan yang akan merusak zat gizi makanan,” kata Nurul. Jika ingin dipanaskan dengan microwave, hal itu bergantung bahan makanan. Sebab radiasi dan panas microwave dapat memicu oksidasi makanan.

Oleh sebab itu, Nurul mengimbau agar mengolah makanan untuk sekali habis. Jika harus dikonsumsi ulang, sebaiknya hanya sekali pemanasan. Jika memang dipanaskan kembali, perhatikan cara menyimpan makanan tersebut.

Jangan biarkan makanan terlalu lama pada suhu ruangan. Sebaiknya simpan di lemari pendingin atau kulkas. Dalam wadah tertutup rapat dan buka hanya pada saat ingin dikonsumsi.

Lalu perhatikan pula penyimpanan bahan makanan siap olah yang sudah dibumbui misalnya. Letakkan dalam wadah bersih tertutup rapat. Dapat bertahan 1-2 bulan dalam freezer dan maksimal 5 hari suhu chiller atau kulkas bawah. (rdm2)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 22 Mei 2020 14:15

Pedagang dan Pengunjung Pasar Masih ‘Bandel’

TANA TIDUNG - Meski saat ini pemerintah meminta masyarakat untuk…

Minggu, 17 Mei 2020 17:44

Hilang Zat Gizi, Hindari Panaskan Berulang

SAAT Ramadan, makanan untuk santap sahur biasanya sama dengan menu…

Senin, 11 Mei 2020 10:23
Oktifani Puji Fitriani

Mengolah Labu untuk Kota Tepian

Berbisnis itu perlu belajar dan membuka pemikiran yang luas. Sekalipun…

Senin, 11 Mei 2020 10:08

Sakit Perut, Beda Penyakit, Beda Gejala

Sakit perut merupakan keluhan yang umum dialami setiap orang. Ketika…

Senin, 11 Mei 2020 10:04

Keluhan di Perut, Jangan Diagnosa Sendiri

KELUHAN yang muncul pada bagian perut tentu saja membuat penderitanya merasa tak…

Selasa, 05 Mei 2020 16:12

Ada Hasrat dan Mantap di Bisnis Travel

Menjalani bisnis memang penuh tantangan. Terlebih bagi mereka yang sama…

Rabu, 29 April 2020 14:49

Kenali Gangguan Kesehatan Selama Puasa

Menjalankan ibadah puasa tahun ini pasti lebih menantang dibanding tahun-tahun…

Rabu, 29 April 2020 14:47

Perhatikan Kondisi Tertentu ketika Berpuasa

PADA dasarnya, berpuasa dapat dilakukan siapapun selama kondisi tubuhnya kuat…

Jumat, 24 April 2020 11:45

Kehamilan dan Virus Corona, Operasi Caesar Direkomendasikan

Banyak informasi simpang siur mengenai keterkaitan antara ibu hamil dengan…

Jumat, 24 April 2020 11:44

Hindari Menyusui jika Muncul Gejala Corona

PENCEGAHAN virus corona atau Covid-19 tak hanya berlaku saat kehamilan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers