Bandara Ketatkan Protokol Pandemi Covid-19

- Sabtu, 16 Mei 2020 | 11:36 WIB
Mengatasi penyebaran wabah Covid-19, Angkasa Pura I sebagai pengelola bandara menerapkan protokol kesehatan, yakni physical distancing.
Mengatasi penyebaran wabah Covid-19, Angkasa Pura I sebagai pengelola bandara menerapkan protokol kesehatan, yakni physical distancing.

BALIKPAPAN – Semenjak dibukanya kembali penerbangan komersial, sejumlah aktivitas penerbangan mulai beroperasi. Termasuk di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan. Mengatasi penyebaran wabah Covid-19, Angkasa Pura I sebagai pengelola bandara menerapkan protokol kesehatan, yakni physical distancing.

Vice President Corporate Secretary PT Angkasa Pura I Handy Heryudhitiawan menuturkan, pihaknya sangat memerhatikan penerapan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19. Sesuai Surat Edaran Ditjen Perhubungan Udara Nomor SE 32 Tahun 2020.

Dia menjelaskan, penumpang perlu melewati lima proses alur pemeriksaan pada jalur keberangkatan. Pertama, pada pos pemeriksaan pintu masuk keberangkatan. Sejak tiba di pintu masuk, calon penumpang harus menunjukkan berkas kelengkapan dokumen perjalanan.

Mulai identitas diri, tiket, surat keterangan negatif atau bebas Covid-19, surat tugas dan sebagainya. Selanjutnya, di area terminal keberangkatan, calon penumpang juga diperiksa suhu tubuhnya oleh thermo gun. Selanjutnya penumpang melewati tahap kedua, pos pemeriksaan dokumen kesehatan. Mereka menuju pos ini di area check in dan menunjukkan surat keterangan bebas atau negatif Covid-19.

Tidak hanya itu, calon penumpang juga wajib mengisi health alert card (HAC). Kemudian masuk ke tahap tiga, pemeriksaan dokumen final. Di mana, calon penumpang yang telah memiliki clearance kesehatan menunjukkan seluruh berkas kelengkapan perjalanan ke pihak maskapai.

Setelah itu, baru calon penumpang masuk proses check in untuk mendapat boarding pass. Terakhir penumpang memasuki pos pemeriksaan sebelum SCP 2.

Ketatnya pemeriksaan dan pengawasan juga dilakukan dengan physical distancing di beberapa titik.

Misalnya area verifikasi dokumen, petugas dibatasi dengan tiang antrean. Lalu, posisi meja pemeriksaan di depan sejumlah kebutuhan tim verifikator, tetap memerhatikan jarak minimum physical distancing dan kepadatan calon penumpang.

Dia mengaku terus berkoordinasi intens dengan maskapai untuk jumlah frekuensi penerbangan.

Sehingga dapat mencegah potensi penumpukan penumpang di bandara. Dia mengimbau agar calon penumpang dapat hadir lebih awal sekitar 3 jam sebelum jadwal keberangkatan. “Proses pemeriksaan dokumen di bandara cukup panjang selama masa larangan mudik. Terutama menjaga kelancaran prinsip physical distancing,” pungkasnya. (gel/ms/k15)

Editor: izak-Indra Zakaria

Tags

Rekomendasi

Terkini

Siapkan Formasi Fresh Graduate Pindah ke IKN

Rabu, 24 Januari 2024 | 23:00 WIB

Truk Ambles di Drainase Proyek DAS

Rabu, 24 Januari 2024 | 11:31 WIB

Pengedar Sabu Diciduk Polisi saat Terlelap di Kamar

Rabu, 24 Januari 2024 | 11:30 WIB

Anies Prioritaskan Ketersediaan Lapangan Kerja

Rabu, 24 Januari 2024 | 11:27 WIB

Jepang vs Indonesia, Maju Tak Gentar...!!

Rabu, 24 Januari 2024 | 10:23 WIB

ASTAGA..!! Ada 26 Motor Hilang di Depan BIGmall

Rabu, 24 Januari 2024 | 10:16 WIB

Menantu Luhut Jadi Komisaris Utama Pindad

Rabu, 24 Januari 2024 | 10:11 WIB

Babinsa Sungai Dama Antar Warga ke Rumah Sakit

Rabu, 24 Januari 2024 | 10:09 WIB

18 Kecamatan di Kukar Kekurangan Pengawas TPS

Rabu, 24 Januari 2024 | 10:08 WIB

Algaka Pelanggar di Kukar Mulai Ditertibkan

Rabu, 24 Januari 2024 | 10:05 WIB

Karena Pemilu, Kasus Korupsi KPU Mahulu Terhambat

Rabu, 24 Januari 2024 | 10:05 WIB
X