MANAGED BY:
SENIN
06 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KOLOM REDAKSI

Jumat, 15 Mei 2020 11:17
Liga Corona
-

Jadi jika tunjangan hari raya (THR) Lebaran tahun ini tak setebal tahun lalu, rasanya pengikut Liverpool lebih siap menerima. Lahir, batin. Saya juga. Tapi bukan Kopites. Melainkan Milanisti. Yang juga sudah lama puasa. Jangankan gelar, nangkring di klasemen atas Liga Italia sudah hambar. Mati rasa.

Kabar baik lagi. Sejak dua hari lalu, alat perang para tenaga medis di penjuru rumah sakit di Kaltim dinyatakan cukup untuk dua bulan ke depan. Artinya, siap untuk menghadapi puncak pandemi yang diprediksi Juni ini. Amunisi tak lagi kekurangan. Dari ujung kuku sampai ujung rambut.

Melawan corona, si musuh yang tak terlihat itu, memang perlu alat pelindung diri (APD) berlipat. Yang alatnya awam bagi sebagian orang. Baru tahu, juga baru lihat, setelah ada corona.

Seperti baju hazmat yang mirip astronaut itu. Dulu, dua bulan lalu, karena begitu kekurangannya, tenaga medis di RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda menggantinya dengan jas operasi yang kedap air. Tidak ada rotan akar pun jadi. Rumah sakit harus menjahit sendiri alat pelindung diri (APD).

Kata Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kaltim dokter Nathaniel Tandirogang, “Kalau tidak ada APD, itu seperti pejuang mau berhadapan dengan musuh, tapi tak ada senjata. Itu seperti bunuh diri kalau tidak ada APD”.  Direktur RSUD Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan, Edy Iskandar juga ikut gelisah gara-gara APD kurang. “Ini memang masalah buat petugas. Petugas tak berani masuk kalau hazmat tak terjamin,” katanya kepada Kaltim Post, awal Maret lalu.

Kabar baik lagi. Jumlah pasien positif corona yang sembuh dari hari ke hari terus bertambah. Hingga Rabu (13/5), jumlahnya 46 orang. Umur yang sembuh juga beragam. Tua-muda. Ada perempuan berusia 19 tahun di Balikpapan, laki-laki berusia 54 tahun di Samarinda, dan laki-laki berusia 74 tahun di Balikpapan. Dukungan, motivasi keluarga dan orang-orang terdekat jadi faktor penting kesembuhan. Menjaga jiwa tetap santuy, ceria, tidak stres juga jadi kunci.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2012 07:14

Sambaliung-Gunung Tabur Bakal Terhubung

<div> <div> <strong>TANJUNG REDEB</strong> - Selain Pembangunan Jembatan Kelay…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers