MANAGED BY:
JUMAT
14 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 11 Mei 2020 13:24
Siklus Eddy Bikin Kutai Barat Terendam

PROKAL.CO,

BENCANA banjir merendam beberapa kecamatan di Kutai Barat (Kubar) disebabkan oleh sejumlah faktor. Analisis sementara kejadian banjir oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kaltim menyebut, Kubar sejak 30 April hingga 1 Mei lalu dilanda hujan sedang hingga lebat.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan, Erika Mardiyanti menjelaskan, data dari Pos Hujan Kerja Sama BMKG Kaltim, pada 30 April 2020 curah hujan tercatat di Pos Barong Tongkok sebesar 26 mm dan Pos Hujan Long Iram sebesar 18 mm. “Cuaca ekstrem mengakibatkan banjir dari luapan Sungai Mahakam di beberapa desa di Kubar,” ungkap Erika.

Berdasarkan analisis radar cuaca, setidaknya ada tujuh kali informasi warning cuaca ekstrem yang berpotensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang. Ditunjukkan dengan nilai reflektivitas tinggi pada radar cuaca pukul 00.30 Wita, 09.10 Wita, 12.30 Wita dan 14.30 Wita di 30 April. “Kemudian pada pukul 10.10 Wita dan 12.10 Wita pada 2 Mei lalu. Dan pukul 22.20 Wita pada 5 Mei di Kukar,” paparnya.

Faktor dominan pembentuk awan hujan yang menyebabkan cuaca ekstrem itu antara lain disebabkan hangatnya suhu muka laut di sekitar perairan Kaltim. Jadi, suplai uap air untuk pembentukan awan hujan tersedia banyak. Lalu kelembapan udara yang tinggi 80-100 persen hingga lapisan 700 hektopascal (hPa), sehingga memudahkan pembentukan awan hujan.

“Selain itu, adanya siklus Eddy di Kaltim pada lapisan 925 hPa. Mengakibatkan daerah belokan angin yang memungkinkan pertumbuhan awan-awan konvektif atau awan hujan,” bebernya.

Selain itu, pihaknya memberikan informasi prakiraan tinggi gelombang wilayah perairan Kaltim dan Selat Makassar dari 8 Mei hingga hari ini (11/5). Di mana dalam rentang waktu tersebut, diperkirakan tinggi gelombang akan mencapai 2,5 meter hari ini. “Pada 10 Mei sampai 11 Mei diprakirakan tinggi gelombang berkisar antara 0,5 meter sampai 2,5 meter,” ujarnya.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 14 Agustus 2020 11:53

Tiongkok Terancam Krisis Pangan, Presiden Xi Jinping Larang Sisakan Makanan di Piring

Ancaman krisis pangan akibat pandemi Covid-19 dan bencana banjir tampaknya…

Kamis, 13 Agustus 2020 13:09

Serapan Anggaran APBD Seret, Hanya Lima Provinsi yang diatas Rata-rata Nasional

JAKARTA- Realisasi serapan belanja daerah kembali mendapat sorotan. Betapa tidak,…

Kamis, 13 Agustus 2020 12:59

Bahaya Klaster Baru di Sekolah, Pemerintah Diminta Tegas

JAKARTA– Baru beberapa hari sekolah dibuka, muncul klaster baru. Ketegasan…

Kamis, 13 Agustus 2020 12:42

Lebih Separuh Bayi di Indonesia Tidak Terima ASI Eksklusif

JAKARTA– Lebih dari separuh bayi di Indonesia tidak menerima air…

Kamis, 13 Agustus 2020 12:18

IKN Mulai,Tahun 2025 Tersedia Dua Juta Lapangan Kerja di Kaltim

Pemerintah terus mematangkan persiapan rencana pemindahan pusat pemerintahan ke Kaltim.…

Kamis, 13 Agustus 2020 12:16

Balikpapan yang Kembali Menerapkan Pembatasan Sosial di Area Publik

Masifnya persebaran kasus Covid-19, memaksa Pemkot Balikpapan kembali menerapkan pembatasan…

Kamis, 13 Agustus 2020 12:16

Proyeksi APBD Kaltim 2021 Diperkirakan Rp 9 Triliun

SAMARINDA–Nominal Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim 2021 sepertinya…

Kamis, 13 Agustus 2020 12:15

Periksa Kejiwaan Pembunuh Ayah Kandung

SANGATTA–Motif Joni (38) menganiaya ayahnya hingga tewas dan membuat istrinya…

Kamis, 13 Agustus 2020 12:15

KPK Dalami Peran Saksi untuk Tujuh Tersangka

SAMARINDA–Perkara dugaan suap proyek infrastruktur di Pemkab Kutai Timur (Kutim)…

Kamis, 13 Agustus 2020 12:14

Sepeda Listrik Air Pertama

KALAU main sepeda di atas aspal biasa. Tapi apa pernah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers