MANAGED BY:
RABU
15 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Jumat, 08 Mei 2020 14:09
Jaga Pasokan, Harga Bahan Pokok Stabil
Harga kebutuhan pokok diproyeksi tidak akan mengalami gejolak signifikan. Pasalnya Pemprov Kaltim telah memastikan pasokan berada pada level aman.

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN - Harga kebutuhan pokok diproyeksi tidak akan mengalami gejolak signifikan. Pasalnya Pemprov Kaltim telah memastikan pasokan berada pada level aman. Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim (Sekdaprov Kaltim) Muhammad Sa’bani mengatakan, para distributor selalu diawasi dan diminta menjaga pasokan. Dengan begitu kenaikan harga bisa dikendalikan.

“Jangan menimbun dan menaikkan harga semena-mena. Kita harapkan Bulog dapat menyuplai lebih banyak lagi kebutuhan penting lainnya. Jangan sampai terjadi kekosongan pasokan,” katanya, Kamis (7/5).

Sa’bani menjelaskan pemantauan ketersediaan kebutuhan pokok diperlukan agar memastikan tidak ada kelangkaan di pasar dan menjamin kebutuhan masyarakat terpenuhi. “Kita imbau masyarakat tetap tenang dan tidak membeli secara berlebihan. Juga para pedagang jangan mengambil kesempatan dalam situasi atas pemberlakuan pembatasan oleh pemerintah,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pantauan petugas monitoring harga di pasar kabupaten dan kota, stok pangan cukup sampai tiga bulan ke depan. Harga masih tetap stabil meski masih ada komoditas yang langka seperti gula pasir. “Dalam waktu dekat ini melalui dinas terkait akan dilakukan pasar murah sebagai upaya untuk pemenuhan bagi masyarakat. Paling tidak untuk menekan harga,” ungkapnya.

Menurutnya, kondisi tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Aktivitas atau daya beli masyarakat menurun, demand pasti menurun justru harga lebih terjangkau. Yang lebih dimonitor adalah pasokan. Jika terjadi hambatan pasokan langka, harga naik.

Kepala Dinas Perdagangan Balikpapan Arzaedi Rahmad, pada masa penyebaran virus corona daya beli masyarakat Balikpapan turun drastis hingga 50 persen. “Kalau normal, konsumsi ayam di Balikpapan secara keseluruhan mencapai 43 ribu ekor per hari, tapi pas saya monitor hanya 20 ribu per hari. Artinya daya beli masyarakat turun 50 persen,” ujarnya.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:47

Tambah Satu Crane, PT Pelindo IV Matangkan Rencana Pengembangan Semayang

PT Pelindo IV Balikpapan optimistis kinerja sepanjang tahun ini lebih…

Kamis, 30 Januari 2020 15:04

Jadi Favorit, Permintaan Kopi Terus Naik

SURABAYA– Permintaan kopi dalam negeri terus meningkat. Itu tidak terlepas…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

RUU Omnibus Law Optimistis Dongkrak Ekonomi Daerah

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) kebijakan omnibus law bisa mendorong kinerja…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

Kunjungan Bisnis Terganggu Corona

SAMARINDA – Penyebaran wabah virus corona berpotensi menghambat pengusaha dalam…

Rabu, 29 Januari 2020 13:09

Krakatau Steel Restrukturisasi Utang

JAKARTA – PT Krakatau Steel Tbk berhasil merestrukturisasi utang senilai…

Rabu, 29 Januari 2020 12:07

Target Integrasikan Pelabuhan di Kaltim

BALIKPAPAN - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV siap mendukung berjalannya…

Selasa, 28 Januari 2020 13:40

Garap Mobil Listrik Hyundai Inves USD 750 Juta

JAKARTA– Grab Indonesia bekerja sama dengan PT Hyundai Motor Indonesia…

Selasa, 28 Januari 2020 10:48

Bantu UMKM Perluas Pasar

SAMARINDA- Tak hanya mempermudah pelaku usaha mikro kecil dan menengah…

Selasa, 28 Januari 2020 10:42

Pertahankan Resep Warisan Mertua, Terbantu Marketplace

Menjaga konsistensi rasa masakan dan memuaskan pelanggan menjadi kunci sukses…

Senin, 27 Januari 2020 12:09
Menjaga Eksistensi Usaha ala Hadlan Feriyanto Munajat

Jangan Lupa Bahagia, Kombinasikan Hobi dengan Bisnis

Berbisnis tak melulu soal keuntungan. Tapi akan lebih memuaskan jika…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers