MANAGED BY:
JUMAT
10 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Rabu, 29 April 2020 11:45
Event Nasional Banyak Ditunda
Sri Wahyuni

PROKAL.CO,

PARIWISATA disebut sebagai salah satu sektor yang potensial menjadi sumber baru ekonomi Kaltim. Namun di tengah penyebaran virus corona (Covid-19), harapan tersebut harus ditepikan. Sebab beberapa event yang akan digelar di Kaltim dan sudah tercatat dalam kalender wisata nasional harus ditunda. Ini dilakukan demi kebaikan bersama dan dalam upaya memutus penyebaran Covid-19.

Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Sri Wahyuni mengatakan, event yang ditunda memang merupakan kegiatan tetap tahunan yang sudah masuk dalam kalender wisata nasional. Yaitu, Balikpapan Festival 2020, Tenggarong Internasional Folk Arts Festival (TIFAF) 2020 dan Festival Mahakam.

“Balikpapan Festival 2020 sempat digelar Februari lalu. Sedangkan TIFAF dipastikan ditangguhkan dan akan dilaksanakan tahun depan. Sedangkan Festival Mahakam masih dijadwalkan pada November 2020,” jelasnya, Selasa (28/4).

Sri menambahkan, kegiatan pariwisata di berbagai daerah masih belum bisa pihaknya tentukan. Kebanyakan masih wait and see. Jika memungkinkan akan dilakukan. Namun jika tidak, maka akan ditunda. Tapi dalam kondisi pandemi Covid-19 sekarang ini, sudah banyak para seniman melakukan kegiatannya secara virtual.

Meski melalui online, aktualisasi seninya bisa tetap berjalan. Pihaknya akan aktif berkoordinasi dengan kabupaten dan kota, terkait pengelolaan kawasan ataupun objek pariwisata di masing-masing daerah. “Kita tidak bisa melakukan banyak hal, sebab penyebaran Covid-19 tidak bisa dimungkiri sangat berimbas pada sektor pariwisata di daerah,” ungkapnya.

Saat ini berdasarkan data di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif jumlah pekerja yang terdampak mencapai 10.031 orang, untuk perhotelan berjumlah 4.720 karyawan. Selain itu, usaha biro perjalanan wisata dari 674 usaha tercatat 3.044 orang terdampak. Termasuk beberapa travel yang tutup, sehingga 55 orang dirumahkan. Pemandu wisata 170 orang terdampak Covid-19 dari 380 anggota. Sementara yang lain tidak terdampak karena memiliki usaha sampingan.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:47

Tambah Satu Crane, PT Pelindo IV Matangkan Rencana Pengembangan Semayang

PT Pelindo IV Balikpapan optimistis kinerja sepanjang tahun ini lebih…

Kamis, 30 Januari 2020 15:04

Jadi Favorit, Permintaan Kopi Terus Naik

SURABAYA– Permintaan kopi dalam negeri terus meningkat. Itu tidak terlepas…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

RUU Omnibus Law Optimistis Dongkrak Ekonomi Daerah

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) kebijakan omnibus law bisa mendorong kinerja…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

Kunjungan Bisnis Terganggu Corona

SAMARINDA – Penyebaran wabah virus corona berpotensi menghambat pengusaha dalam…

Rabu, 29 Januari 2020 13:09

Krakatau Steel Restrukturisasi Utang

JAKARTA – PT Krakatau Steel Tbk berhasil merestrukturisasi utang senilai…

Rabu, 29 Januari 2020 12:07

Target Integrasikan Pelabuhan di Kaltim

BALIKPAPAN - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV siap mendukung berjalannya…

Selasa, 28 Januari 2020 13:40

Garap Mobil Listrik Hyundai Inves USD 750 Juta

JAKARTA– Grab Indonesia bekerja sama dengan PT Hyundai Motor Indonesia…

Selasa, 28 Januari 2020 10:48

Bantu UMKM Perluas Pasar

SAMARINDA- Tak hanya mempermudah pelaku usaha mikro kecil dan menengah…

Selasa, 28 Januari 2020 10:42

Pertahankan Resep Warisan Mertua, Terbantu Marketplace

Menjaga konsistensi rasa masakan dan memuaskan pelanggan menjadi kunci sukses…

Senin, 27 Januari 2020 12:09
Menjaga Eksistensi Usaha ala Hadlan Feriyanto Munajat

Jangan Lupa Bahagia, Kombinasikan Hobi dengan Bisnis

Berbisnis tak melulu soal keuntungan. Tapi akan lebih memuaskan jika…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers