MANAGED BY:
JUMAT
10 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

OLAHRAGA

Rabu, 22 April 2020 12:51
Terkait Dana Tambahan Olimpiade akibat Penundaan, IOC dan Jepang Berselisih

PROKAL.CO,

TOKYO -Teka-teki terkait siapa yang bertanggungjwab menanggung biaya tambahan olimpiade akibat penundaan penyelenggaraan belum jelas. Pemerintah Jepang kemarin malah membantah klaim Komite Olimpiade Internasional (IOC) yang menyebut Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe sudah sepakat menanggung biaya tambahan akibat penundaan olimpiade sampai setahun ke depan.

Senin kemarin IOC dalam salah satu artikel di situs resmi mereka memuat tanya jawab dengan Presiden IOC Thomas Bach. Dalam salah satu jawaban di artikel itu, Bach mengklaim bahwa pemerintah Jepang sudah siap menanggung semua biaya tambahan. " Itu sudah terikat dalam sebuah perjanjian," ucap Bach dalam rilis tersebut dilansir insidethegames.

Namun, sehari berselang pemerintah Jepang langsung mengeluarkan sanggahan melalui Kepala Sekretaris Kabinet mereka Yoshihide Suga. Kemarin Suga menyebut belum ada satu perjanjian apaun yang sudah ditandatangani antara pemerintah Jepang dan IOC terkait tambahan anggaran untuk Olimpiade. "Tak ada satupun perjanjian terkait hal itu," ucapnya.

Secara terpisah, juru bicara Olimpiade Tokyo Masa Takaya menyebut bahwa pihaknya sudah melayangkan protes terkait klaim sepihak IOC tersebut. Takaya juga sudah meminta IOC menarik kutipan Bach yang mengatasnamakan Abe tersebut. "Itu bukan cara yang tepat dalam mengutip nama Perdana Menteri," ucap Takaya.

Sesaat setelah nota protes itu dilayangkan, IOC langsung merespon dengan menghapus kutipan Bach yang mengatasnamakan Abe di artikel tersebut. Sebagai gantinya mereka menulis bahwa baik pihak IOC, Pemerintah Jepang, maupun Panitia Olimpiade Tokyo sampai saat ini masih berdiskusi intensif untuk memecahkan masalah yang muncul setelah keputusan penundaan diketok. "Sampai saat ini kami masih terus melakukan diskusi untuk membahas berbagai alternatif" tulis IOC dalam rilis yang baru.

Sampai saat ini dana tambahan olimpiade akibat penundaan sampai setahun ke depan belum muncul jumlah pastinya. Namun, beberapa pihak sudah memperediksi sendiri. Termasuk media-media Jepang yng menyebut dana Olimpiade bisa bengkak sampai USD 3 Miliar (Rp 47 Triliun). (irr)


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 12:15

Fans MU Walkout di Menit ke-68

KEBERHASILAN mendatangkan Bruno Fernandes tidak menyurutkan niat fans Manchester United…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:14

Batal Pulang Karena Korona

PREMIER League kembali memanggil bomber Marko Arnautovic. Namanya sempat masuk…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:13
REAL MADRID VS ATLETICO MADRID

Puncak Rivalitas Si Gurita dan Si Tembok

MADRID- Belum ada kiper yang memenangi Zamora Trophy lima musim…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:08

Diogo Resmi Diperkenalkan

SAMARINDA - Borneo FC Samarinda akhirnya resmi memperkenalkan Diogo Campos…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:04
Man United vs Wolverhampton

Panggung Rekrutan Baru

MANCHESTER– Manchester United sudah lebih dari sedekade ditinggal minggat Cristiano…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:03

Racing Point Menjadi Aston Martin

SILVERSTONE- Racing Point akan menjalani transformasi signifikan pada musim 2021.…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:02

Misi Jungkalkan Raja

MELBOURNE - Dominic Thiem memastikan diri sebagai penantang juara bertahan…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:01

El Matador Gagal, Pilih CLBK

UPAYA Atletico Madrid mendapatkan striker PSG Edinson Cavani berakhir seiring…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:46

Wajib Kerja Keras

Menukangi Borneo FC Samarinda, beban coach Edson Tavares dipastikan tak…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:45

Borneo FC Ingin Uji Coba Internasional

SAMARINDA - Borneo FC terus mempersiapkan diri menyambut kompetisi musim…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers