MANAGED BY:
SABTU
31 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Sabtu, 18 April 2020 11:43
Jumlah Sapi yang Dipotong Turun

PROKAL.CO,

SURABAYA- Paguyuban Pedagang Sapi dan Daging Segar (PPSDS) Jatim mencatat ada penurunan jumlah sapi yang dipotong. Penurunan itu diakibatkan oleh berkurangnya permintaan daging segar.

Ketua Paguyuban Pedagang Sapi dan Daging Segar (PPSDS) Jatim Muthowif mengatakan sejak terjadinya wabah corona tren pemotongan sapi di Kota Surabaya terus menurun. Kondisi normal jumlah sapi yang dipotong di rumah pemotongan hewan di Surabaya per hari mencapai 150 ekor. Sedangkan saat ini rata-rata turun menjadi 130 ekor.

Menanggapi penurunan jumlah sapi yang dipotong tersebut, pihaknya memperkirakan hal itu diakibatkan berkurangnya permintaan daging. ''Kemungkinan besar konsumsi menurun, padahal daging kerbau eks impor dari India belum masuk,'' tuturnya kemarin (17/4). Biasanya penurunan permintaan daging sapi segar lokal karena konsumen beralih membeli daging beku yang didatangkan dari luar negeri.

Penurunan permintaan itu terutama dari segmen pasar UMKM. Selama ini mayoritas pembeli daging sapi segar adalah dari pelaku UMKM yang komposisinya sekitar 80 persen. Sisanya 20 persen merupakan konsumen rumah tangga. ''Di Surabaya, konsumsi terbanyak dari UMKM,'' ungkapnya.

Para pelaku UMKM itu mengolah daging sapi segar menjadi berbagai macam produk makanan olahan. ''Perkiraan kami permintaan turun sekitar 10-15 persen,'' lanjut Muthowif.

Sementara saat ini stok sapi siap potong sendiri juga berkurang. Terlihat dari jumlah sapi betina yang dipotong terus meningkat. Menurutnya, dengan kondisi seperti sekarang ini, penjual sapi siap potong memilih menyiapkan kebutuhan sapi untuk Idul Adha. Apalagi saat ini jam operasional pasar hewan juga dibatasi.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 30 Oktober 2020 17:01

Inspiratif! Ini Karya Pemenang Yamaha Digital Custom Generasi 125

Jakarta – Yamaha Digital Custom Generasi 125 merupakan kompetisi modifikasi…

Jumat, 30 Oktober 2020 11:39

Ekspor Tekstil Jajaki Pasar Turki

JAKARTA Kementerian Perdagangan (Kemendag) berupaya untuk meningkatkan kinerja ekspor tekstil…

Jumat, 30 Oktober 2020 11:38

Pengusaha Nilai UMP Tetap Kebijakan Tepat

JAKARTA - Pengusaha menilai keputusan Kementerian Ketenagakerjaan untuk tidak menaikkan…

Jumat, 30 Oktober 2020 11:36

Industri Syariah Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

JAKARTA - Pandemi SARS-CoV-2 memang telah mengubah perilaku masyarakat. Meski…

Jumat, 30 Oktober 2020 10:50

Perkuat Ekspor Kawasan Timur, Direct Call Kaltim Kirim 783 Kontainer Per Bulan

BALIKPAPAN- PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV terus memperkuat ekspor Kawasan…

Jumat, 30 Oktober 2020 10:48

Di Kaltim, Penyaluran Pinjaman Online Terus Meroket

SAMARINDA- Financial technology (fintech) sudah menjadi alternatif masyarakat yang ingin…

Jumat, 30 Oktober 2020 10:46

Perbaikan Ekonomi Berlanjut Sampai Tahun Depan

SAMARINDA- Pada pengujung tahun ini, perekonomian Kaltim diprediksi semakin baik…

Jumat, 30 Oktober 2020 10:45

Tarik Investasi, Pemda Jadi Ujung Tombak

DAERAH dinilai sebagai ujung tombak dalam upaya meningkatkan investasi di…

Jumat, 30 Oktober 2020 10:14

Perhotelan Mulai Pulih

JAKARTA - Perlahan tapi pasti, industri perhotelan mulai bangkit. Peningkatan…

Jumat, 30 Oktober 2020 10:11

18 Provinsi Tak Naikkan Upah Minimum 2021

JAKARTA– Usai dikeluarkannya surat edaran (SE) menteri ketenagakerjaan (menaker) mengenai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers