MANAGED BY:
KAMIS
04 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

MANCANEGARA

Jumat, 10 April 2020 13:13
WHO Berselisih dengan Taiwan dan Amerika
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus

PROKAL.CO, TAIPEI – PBB memang berhasil merayu agar pihak yang berkonflik berdamai pada masa pandemi Covid-19. Namun, organisasi tersebut tak bisa mencegah konflik yang dialami WHO. Lembaga kesehatan PBB itu, terutama sang kepala, sedang cekcok dengan beberapa pihak.

Salah satu pihak yang sedang berselisih dengan Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus adalah pemerintah Taiwan. Dalam konferensi pers di Brussels Rabu lalu (8/4), Tedros menyebut pemerintah Taiwan sebagai pihak yang berusaha menjatuhkan kredibilitasnya dan WHO selama masa pandemi. Dia menjelaskan bahwa banyak kritik dan ancaman dari Taiwan yang mengandung kata-kata rasisme.

’’Di saat banyak ejekan dan umpatan, pemerintah Taiwan tak mengutuk tindakan warganya. Mereka malah ikut mengkritik (WHO, Red),’’ ungkapnya kepada Associated Press.

Klaim tersebut tampaknya membuat Taiwan geram. Kementerian Luar Negeri Taiwan mengatakan bahwa pernyataan dari pemimpin pertama WHO yang berasal dari Afrika itu adalah fitnah. Mereka meminta agar WHO segera menganulir pernyataan yang tidak bertanggung jawab tersebut.

’’Jika Dirjen Tedros bisa melawan tekanan Tiongkok dan melihat Taiwan sendiri, dia akan tahu bahwa kamilah korban diskriminasi yang sebenarnya,’’ ungkap Presiden Taiwan Tsai Ing-wen dalam akun Facebook-nya.

Tedros memang menuai banyak kritik mengenai penanganan terhadap persebaran Covid-19. Menurut kabar, mantan menteri kesehatan dan luar negeri Etiopia itu bisa terpilih karena dukungan Tiongkok. Tedros juga terus memuji kinerja pemerintah Xi Jinping dalam penanganan virus SARS-CoV-2.

Padahal, Tiongkok sempat menutup-nutupi kasus di awal tahun. PBB juga mendukung klaim Tiongkok bahwa virus tersebut tak menyebar kepada sesama manusia. Hal itu pada akhirnya membuat banyak negara merasa WHO terlalu berpihak kepada Tiongkok.

Salah satu negara yang punya pemikiran tersebut adalah AS. Trump baru saja mengancam bakal menarik dana yang biasa disalurkan ke WHO. Dia mengatakan bahwa WHO merugikan banyak pihak dengan menyepelekan dampak Covid-19 pada awal persebaran. Namun, Tedros menampik tuduhan tersebut. Dia mengatakan bahwa WHO bertindak sesuai tugas dan kewenangan yang diberikan. Dia pun meminta agar Trump tidak memolitisasi situasi saat ini.

’’Jika Anda ingin mengeksploitasi isu ini dan melihat lebih banyak jenazah, silakan saja. Saat ini, kesatuan negara Anda merupakan hal yang terpenting untuk mengalahkan virus ini,’’ ungkap Tedros.

Beberapa pakar kesehatan memang menyayangkan kritik Trump terhadap WHO. Pasalnya, lembaga PBB itu memang tak punya kewenangan yang cukup untuk memaksakan keputusan kepada semua negara. Beberapa menganggap pujian terhadap Tiongkok harus dilakukan agar mereka diizinkan mengakses data di sana. (bil/c6/dos)


BACA JUGA

Rabu, 03 Juni 2020 13:59

Demonstrasi di Amerika Masih Mengkhawatirkan, Trump Ancam Kerahkan Militer

WASHINGTON– Datang sudah jawaban dari Donald Trump terkait kerusuhan pasca…

Rabu, 03 Juni 2020 13:38

Korban Covid-19 di India Terus Melesat

NEW DELHI– Pemerintah India dihadapkan situasi pelik. Mereka terus menerima…

Selasa, 02 Juni 2020 12:26

UU Keamanan Nasional Disetujui, Warga Berniat Tinggalkan Hong Kong

HONG KONG–Undang-Undang Keamanan Nasional untuk Hong Kong telah disetujui Kongres…

Selasa, 02 Juni 2020 11:57

Kesal Ketahuan Sembunyi di Bungker, Trump Lakukan Ini

Presiden Amerika Serikat Donald Trump merasa kesal lantaran ketahuan sempat…

Senin, 01 Juni 2020 23:27

Setelah Pesta, Pangeran Belgia Positif Covid-19

CORDOBA– Virus SARS-CoV-2 sampai ke lingkaran Kerajaan Belgia. Pangeran Joachim,…

Senin, 01 Juni 2020 23:24

Trump Pilih Urus Masalah Luar Negeri

PERHATIAN Presiden AS Donald Trump justru tak tertuju pada unjuk…

Senin, 01 Juni 2020 12:35

Mengharukan, Polisi Berlutut di Hadapan Demonstran

Aparat masih berusaha meredam kekacauan dari aksi protes yang terus…

Minggu, 31 Mei 2020 13:29

Ini Cerita George Floyd, Pria yang Tewas Diinjak Lehernya Itu Ternyata "Raksasa" yang Lembut

Nasib nahas dialami George Floyd, pria kulit hitam di Amerika…

Minggu, 31 Mei 2020 13:11

Polisi Penindih Floyd Didakwa Pasal Pembunuhan, Rusuh di Amerika Meluas

NEW YORK – Seorang mantan perwira polisi Minneapolis, Derek Chauvin,…

Jumat, 29 Mei 2020 14:42

Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka

SETELAH ditutup selama lebih dari dua bulan, akibat pandemi virus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers