MANAGED BY:
MINGGU
07 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Jumat, 10 April 2020 11:19
Bagaimana Jika Wabah Korona "Menyerang" di Tengah Wilayah Konflik Bersenjata?
Pemberontak Houthi di Yaman.

PROKAL.CO, Pandemi Covid-19 sampai di negara-negara konflik. Keterbatasan infrastruktur dan finansial menjadi masalah yang sulit dihadapi. Semangat berjuang tetap ada. Meski, mereka diimpit dua peperangan. Melawan virus dan melawan sesama manusia.

 

GENCATAN senjata dua pekan. Kabar yang datang dari pasukan koalisi Arab Saudi itu menjadi angin segar bagi warga Yaman. Setidaknya, selama 14 hari mendatang tidak ada lagi serangan yang membombardir lingkungan mereka.

’’Pasukan koalisi memutuskan untuk mendukung upaya memerangi persebaran pandemi Covid-19,’’ ujar Al Maliki, juru bicara pasukan koalisi Turki, Rabu (8/4) seperti dikutip Agence France-Presse.

Utusan khusus PBB untuk Yaman Martin Griffiths menyambut baik keputusan tersebut. Gencatan senjata itu mulai berlaku Kamis (9/4). Sejak pertengahan Maret lalu PBB meminta adanya gencatan senjata di Yaman. Mereka ingin penduduk dan pemerintah di wilayah tersebut bersiap menghadapi serangan musuh yang tak terlihat, virus Covid-19.

Meski belum mendapatkan jawaban dari pasukan Houthi, gencatan senjata sementara ini bisa menjadi pembuka jalan untuk perdamaian di Yaman. Konferensi perdamaian Yaman yang disponsori PBB masih berjalan. Keputusan terbaru pasukan koalisi itu diharapkan bisa menciptakan situasi yang kondusif. Tidak tertutup kemungkinan gencatan senjata tersebut bakal diperpanjang.

Maliki menegaskan bahwa pasukan koalisi benar-benar berkomitmen terhadap gencatan senjata kali ini. Kali terakhir mereka melakukannya di kota pelabuhan Hudaidah pada 2018. Keputusan kini ada di tangan Houthi. Sebab, jika mereka terus menyerang, Maliki dengan tegas menyatakan akan melindungi rakyatnya.

Menteri Pertahanan Arab Saudi Pangeran Khalid bin Salman meminta pemberontak Houthi menunjukkan iktikad baik. Salah satunya dengan serius melakukan dialog untuk perdamaian.

Sejauh ini belum ada laporan penularan Covid-19 di Yaman. Namun, jika sampai ada, negara tersebut bisa lumpuh. Sebab, sistem kesehatannya tidak memadai sejak konflik pecah 2015. Banyak rumah sakit yang hancur.

Nasib yang lebih mengenaskan terjadi di Syria. Di Damaskus, alat pelindung diri (APD) untuk petugas kesehatan sangat sulit didapatkan. Mereka memakai masker biasa yang dibuat penjahit lokal. ’’Posisi dokter saat ini sama saja dengan masyarakat umum, kami tidak punya apa pun untuk dipakai,’’ ujar Zainab, nama samaran salah seorang dokter di Damaskus.

Ibu kota Syria itu dikuasai pemerintahan Bashar al Assad. Situasi wilayah yang dikuasai oposisi jauh lebih buruk. Tidak ada obat-obatan, ruang perawatan intensif, dan dokter yang memadai. Masker, obat, dan alat bantu napas adalah barang mewah. Padahal, itu merupakan alat pertahanan melawan virus korona baru tersebut.

Sama seperti berbagai belahan dunia lainnya, kegiatan belajar-mengajar di Syria juga dilakukan dari rumah. Danielle Dbeis, guru geografi di Idlib, tetap menunaikan tugasnya. Dia mengajar via panggilan telekonferensi.

’’Meski kita kini melakukan pembelajaran jarak jauh, kalian tetap bisa berbicara kepada saya secara online,’’ ujar guru 42 tahun itu sambil menghadap ke telepon genggamnya yang menyala.

Dia mengungkapkan bahwa dulu ada sekitar seribu anak perempuan yang belajar di sekolahnya. Sekolah tersebut akhirnya ditutup bulan lalu. Hingga saat ini, yang mengikuti pembelajaran online hanya 650 siswa. Bukan karena tidak mau, tapi siswanya tidak memiliki akses ke telepon genggam dan laptop.

Kalau toh punya dua perangkat itu, internet di Idlib sering putus nyambung. Padahal, video pembelajaran dikirim via aplikasi WhatsApp. Listrik yang kerap padam juga menjadi masalah tersendiri. Mereka tidak bisa mengisi ulang daya telepon genggam. Meski begitu, para siswa tetap semangat.

’’Bom tidak bisa menghentikan kami belajar, pun demikian dengan virus,’’ ujar Nour Sermin, salah seorang siswa, seperti dikutip Asharq Al-Awsat. (sha/c7/dos)


BACA JUGA

Sabtu, 06 Juni 2020 19:59

Tujuh Pasien di Samarinda Sembuh Covid-19, Tengok Terapi yang Dilakukan Tim Medis

SAMARINDA - Penambahan kasus sembuh covid-19 di Kalimantan Timur pada…

Sabtu, 06 Juni 2020 12:42

Meski Diterpa Badai, Perluasan Kilang Balikpapan Tetap Jalan

BALIKPAPAN–Meski sektor hulu dan hilir migas sedang diterpa badai, PT…

Sabtu, 06 Juni 2020 12:41

Garuda Rencana Naikkan Harga Tiket

BALIKPAPAN–PT Garuda Indonesia berencana menaikkan harga tiket pesawat jika kebijakan…

Sabtu, 06 Juni 2020 12:36

Sudah 316 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kaltim

SAMARINDA–Kasus Covid-19 di Kaltim memasuki hari-79, Kamis (4/6), sejak pertama…

Jumat, 05 Juni 2020 13:47
Yang Penuh Sejarah, Yang Berbiaya Mahal, ”Bersatu” dalam Kesuraman (1)

Seandainya Yang Rp 200 Miliar Itu Cair pun Tak Cukup Lagi

Di saat Stadion Andi Mattalatta menjadi ”kebun sayur”, satu per…

Jumat, 05 Juni 2020 13:45
Dari Diskusi Virtual Banjir Samarinda

Hajar Sama-Sama Banjir di Samarinda, Mulai dari Superteam sampai Bangun Polder

SAMARINDA-Kaltim Post kembali menggelar diskusi virtual kemarin (4/6). Kali ini…

Jumat, 05 Juni 2020 13:43
Mulai Pertengahan Juni Lewat Tol Balsam Berbayar

Tarif Tol Balikpapan-Samarinda Lebih Mahal dari Usulan Awal

BALIKPAPAN–Mulai 14 Juni, Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) ruas Samboja-Samarinda tak lagi…

Kamis, 04 Juni 2020 15:48

Dana Haji Tidak Boleh Dialihfungsikan, Uang Pelunasan Tak Ditarik, Bakal Dikelola BPKH

JAKARTA – Pengelolaan dana haji menjadi isu sensitif setelah Kementerian…

Kamis, 04 Juni 2020 15:29

Ibadah Haji Batal, Travel Minta Kepastian

BALIKPAPAN-Dibatalkannya pemberangkatan haji tahun ini membuat efek terhadap agen perjalanan…

Kamis, 04 Juni 2020 15:28

Rumah Ibadah Kesulitan Sediakan Pemindai Suhu Tubuh

BALIKPAPAN–Belum semua masjid di Kota Minyak mengajukan pengurusan izin pembukaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers