MANAGED BY:
SABTU
30 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Kamis, 09 April 2020 13:51
Ramadan Tahun Ini Tak Ada Bukber dan Tarawih di Masjid

DMI Balikpapan Setujui Edaran Kementerian Agama

Karena wabah Covid-19, buka puasa bersama dan tarawih bisa ditiadakan.

PROKAL.CO, Ramadan adalah buka puasa bersama, tarawih berjamaah dan tadarus berkelompok. Tapi tahun ini, wabah corona meniadakan itu semua.

 

BALIKPAPAN – Bulan Ramadan tinggal menghitung hari. Ibadah berjamaah di masjid, dan keramaian kota jelang buka puasa adalah pemandangan di bulan suci ini.

Malangnya, tahun ini hal itu tidak mampu terwujud. Pasalnya, sebagai bentuk pencegahan wabah virus corona, Kementerian Agama menerbitkan edaran Nomor 6 Tahun 2020 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idulfitri 1441 Hijriah.

Isi surat edaran tersebut mewajibkan umat Islam menjalankan ibadah puasa berdasarkan ketentuan fikih ibadah. Untuk sahur dan buka puasa, dilakukan oleh individu atau keluarga inti saja. Salat Tarawih juga cukup di rumah.

Kepala Dewan Masjid Indonesia (DMI) Balikpapan Solehuddin Siregar berkata pihaknya telah menyetujui hal tersebut. Dirinya berujar kegiatan yang sifatnya mengundang banyak massa seperti bagi-bagi takjil, buka puasa bersama (bukber), sahur on the road, semestinya dikurangi.

“Terkait imbauan Kementerian Agama untuk melaksanakan salat Tarawih secara individu atau keluarga inti, kami juga setuju. Ini juga adalah imbauan dari Majelis Ulama dan Nahdlatul Ulama,” ucapnya.

Namun ia menegaskan, hal ini mestinya berlaku bagi kawasan yang sudah masuk zona merah saja. Jika masih zona aman, maka ia berharap masjid tidak dikosongkan.

Ia menuturkan, tidak seharusnya masjid kosong. Meskipun tidak ada jamaah, setidaknya azan tetap dikumandangkan. Serta muazin dan imam salat, bisa tetap melaksanakan salat di masjid.

“Tetap salat di masjid, kecuali ada hal darurat dari pemerintah. Yakni apabila keadaannya buruk sekali,” ujarnya.

Ia menyebut, hal ini sesuai dengan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan DMI Jawa Timur. Yang meniadakan salat Tarawih di mesjid, jika wilayah tersebut masuk zona merah.

Terakhir, ia mengimbau kepada masyarakat, khususnya umat Islam agar tetap optimistis beribadah di tengah musibah ini. Meski ibadah tidak sekhidmat bulan Ramadan sebelumnya.

Begitu pula dengan ibadah salat Idulfitri, yang kemungkinan harus dijalankan secara sendiri atau dengan keluarga inti. Apabila wabah pandemi Covid-19 ini berlangsung lebih lama.

Tak lupa, dirinya memberi motivasi kepada umat muslim. Ia meminta kesabaran dari umat karena ini adalah ujian, dan pasti akan segera berakhir. Dia berkata, jika ibadah tidak seperti ibadah hari-hari sebelumnya, maka tak mengapa. Yang paling penting ialah niatnya. (*/okt/ms/k15)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 07 Agustus 2012 12:14

Uang Sewa Perpanjang “Napas” Gedung Sandisa

<div> <div class="facebook" style="text-align: justify;"> <em>Pemkab…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers