MANAGED BY:
SABTU
25 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Rabu, 08 April 2020 13:07
"Jangan Panik, Beli Sesuai Kebutuhan Keluarga"
ilustrasi

BONTANG – Ketersediaan kebutuhan pangan di Bontang dipastikan aman. Meski terkendala penutupan rute pelayaran menuju Pelabuhan Loktuan, pemerintah Kota Taman bisa mengandalkan suplai dari Samarinda. Beberapa kapal kecil juga turut membantu memenuhi kebutuhan.

Kasi Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Welly Zakius mengatakan pasokan beberapa komoditas pangan dari Sulawesi mengandalkan KM Queen Soya yang bersandar ke Bontang. "Ada sebagian pasokan yang terdistribusi ke Bontang berdasarkan informasi yang saya dapatkan. Terutama beras, telur, dan sayuran," kata Welly, Senin (6/4).

Meski demikian, jumlah pengiriman tidak sebanyak bongkar muat di Pelabuhan Loktuan. Pasalnya pasokan terbagi ke beberapa daerah lainnya. Biasanya, KM Egon mengangkut suplai beras dalam beberapa truk. Sementara KM Queen Soya menggunakan dek paling bawah untuk mengangkut barang. Termasuk distribusi pangan.

"Kalau KM Queen Soya yang sebelumnya bersandar ke Pelabuhan Loktuan itu bisa lebih satu ton," ucapnya. Menurutnya, pengiriman bahan pangan juga dilakukan oleh kapal layar motor. Kapal jenis ini bersandar di Pelabuhan Tanjung Laut Indah. Namun dipastikan jumlah yang diangkut tidak banyak.

Meski demikian, Kabid Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Debora Kristiani menyatakan hingga saat ini stok beberapa komoditas pangan terbilang aman. Berdasarkan pantauan per 4 April lalu, Pemkot Bontang menjamin ketersediaan pangan di tengah wabah pandemi virus corona.

Ia pun meminta masyarakat tidak membeli dalam jumlah berlebihan. Maupun melakukan penimbunan barang. Sebab, kondisi tersebut dapat memicu gejolak harga dan pasokan pangan. "Jangan panik, beli sesuai kebutuhan keluarga," kata Debora.

Mengenai stok yang cukup dalam durasi satu bulan ialah beras dan cabai rawit merah. Ia menyebut pada Sabtu lalu terdapat tambahan beras masuk di grosir dan beberapa swalayan sejumlah 88 ton. Adapun distributor dan pedagang telah melakukan pemesanan jauh hari sebelumnya. Kisaran untuk distributor sebesar 30-40 ton, sedangkan pedagang dalam jumlah 8 ton.

"Sesuai informasi dari distributor dan pedagang, stok beras akan terus bertambah dan meningkat menjelang Ramadan," ucapnya.

Sementara peningkatan harga gula pasir terjadi lantaran pasokan gula impor telah berkurang. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan, produsen perlu menaikkan kapasitas produksi. Akibatnya terjadi peningkatan biaya produksi dan harga jual. Per kilogramnya gula dijual Rp 18-20 ribu. "Memang benar terjadi gejolak harga mencapai 25,9 persen," sebutnya.

Komoditas cabai rawit dan daging sapi cukup dalam dua bulan ke depan. Kondisi ini disebabkan cabai rawit merupakan bahan pangan cepat rusak. Walhasil, pedagang tidak berani memasok dalam jumlah banyak. Karena permintaan berkurang akibat banyak warung makan tutup. Adapun daging sapi stoknya tidak banyak beredar. Sesuai dengan pemotongan tiap hari di rumah pemotongan hewan (RPH). (*/ak/ndu/k18)

Ketersediaan Bahan Pangan di Bontang

Komoditi Pasokan (ton) Kebutuhan (ton) Ketahanan Stok (Bulan)

Beras 3.488,13 2.790,24 1

Jagung 216,65 67,18 6

Cabai Keriting 92,38 24,88 7

Cabai Rawit Merah 96,14 74,64 1

Bawang Merah 329,24 112,93 5

Bawang Putih 242,74 70,72 6

Telur Ayam Ras 692,43 248,81 4

Daging Ayam Ras 1.000,56 328,05 5

Daging Sapi 149,64 82,20 2

Minyak Goreng 1164,23 279,91 8

Gula Pasir 695,78 240,10 5

 

Sumber: Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 24 September 2021 09:41

Ketua DPRD Dukung Sukseskan Rapimda dan Musda KNPI Kukar

    Prokal.co, Tenggarong - Ketua DPRD Kutai Kartanegara Abdul…

Kamis, 23 September 2021 20:40

RMI Kaltim Dukung Vaksinasi Merdeka di STT Migas

BALIKPAPAN- Rumah Milenial Indonesia (RMI) wilayah Kalimantan Timur, mendukung kegiatan…

Kamis, 23 September 2021 15:24

Aset Desa Rusak Akibat Maraknya Tambang Ilegal, Firnadi Ikhsan Minta Bupati Laporkan Ke Kementerian ESDM

  Prokal.co, Tenggarong - Anggota DPRD Kutai Kartanegara Dapil II…

Kamis, 23 September 2021 15:09

Perpadi Minta Ditinjau Ulang, Pola yang Sama RMU di Kukar Merugi

Pembangunan rice milling unit (RMU) atau penggilingan padi oleh pemerintah…

Kamis, 23 September 2021 13:36

Dua Belas Jabatan Eselon II Dilelang, 56 Peserta Lulus Seleksi Adminsitrasi

SANGATTA – Sebanyak 12 posisi jabatan eselon II di lingkungan…

Kamis, 23 September 2021 13:35

Untuk Tingkatkan Pertahanan dan Keamanan, IKN Harus Dilengkapi Siber

PENAJAM-Ibu kota negara (IKN) baru di Sepaku, Penajam Paser Utara…

Kamis, 23 September 2021 13:28

Perusahaan Dorong Laju Percepatan Vaksinasi

Prokal.co,Tenggarong – Percepatan cakupan vaksinasi Covid 19 di wilayah Kukar…

Kamis, 23 September 2021 13:24

RMU Terpasang Melebihi Produksi Gabah

Kapasitas rice milling unit (penggilingan padi) dan pabrik beras yang…

Rabu, 22 September 2021 13:44

Tim Alligator Bekuk Pembobol Rumah, Mengaku Pernah Beraksi di Vila Bupati Syaukani

Hasil curian dijual melalui medsos. Tercium aparat, lalu diciduk.  …

Rabu, 22 September 2021 13:35

Rumah Terbakar, Pria Tua Tewas Terpanggang

TENGGARONG–Musibah kebakaran kembali melanda Kukar. Api melahap bangunan pondok di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers