MANAGED BY:
MINGGU
07 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Rabu, 08 April 2020 13:06
Stok Pangan Aman Sampai Tiga Bulan
Stok bahan makanan di Kaltim masih sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Bahkan sampai 3-4 bulan ke depan.

PROKAL.CO, SAMARINDA - Masyarakat Kaltim diminta tidak panik. Kebutuhan pokok dipastikan tetap aman dan harganya stabil. Sebab pemerintah terus berusaha menjaga ketersediaan bahan pangan di tengah merebaknya virus corona dan adanya pembatasan aktivitas di berbagai daerah. Mereka memastikan stok yang tersedia cukup memenuhi permintaan 3-4 bulan ke depan.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, (Disperindagkop) dan UKM Kaltim Fuad Asaddin mengatakan, stok bahan makanan di Kaltim masih sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Bahkan sampai 3-4 bulan ke depan. “Stok pangan maupun harga semuanya dalam keadaan normal. Di Kaltim tidak terjadi panic buying. Semua masih batas wajar,” katanya.

Pihaknya akan terus memantau stok bahan pokok. Apalagi sudah memiliki aplikasi untuk memantau stok bahan makanan di pedagang besar. Melalui aplikasi Sistem Informasi Perdagangan Antar Provinsi (SIPAP). “Kami akan selalu jaga karena jika terjadi panic buying inflasi akan naik. Namun semuanya masih terkendali. Bahkan pada Maret kita masih mengalami deflasi,” tambahnya.

Terpisah, Pengamat Ekonomi Kaltim Aji Sofyan Effendi mengatakan, seharusnya pemerintah tidak hanya menyediakan stok pangan sampai tiga bulan. Idealnya dalam keadaan menekan penyebaran Covid-19, stok pangan harus cukup sampai enam bulan ke depan. "Sebab kalau di bawah itu takutnya ketika kebijakan lock down diambil. Lalu stok pangan hanya tiga bulan, akan terjadi panic buying," tuturnya.

Basis perhitungan para pemegang kepentingan pangan, seperti Bulog, Disperindag dan lainnya dalam keadaan karantina terbatas ini, seharusnya bisa melebihi stok biasanya. "Kalau dikatakan aman, pasti aman dan mencukupi sesuai kebutuhan. Namun dengan stok hanya cukup tiga bulan, ini menandakan kita belum siap lock down," pungkasnya. (ctr/ndu/k18)


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:47

Tambah Satu Crane, PT Pelindo IV Matangkan Rencana Pengembangan Semayang

PT Pelindo IV Balikpapan optimistis kinerja sepanjang tahun ini lebih…

Kamis, 30 Januari 2020 15:04

Jadi Favorit, Permintaan Kopi Terus Naik

SURABAYA– Permintaan kopi dalam negeri terus meningkat. Itu tidak terlepas…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

RUU Omnibus Law Optimistis Dongkrak Ekonomi Daerah

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) kebijakan omnibus law bisa mendorong kinerja…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

Kunjungan Bisnis Terganggu Corona

SAMARINDA – Penyebaran wabah virus corona berpotensi menghambat pengusaha dalam…

Rabu, 29 Januari 2020 13:09

Krakatau Steel Restrukturisasi Utang

JAKARTA – PT Krakatau Steel Tbk berhasil merestrukturisasi utang senilai…

Rabu, 29 Januari 2020 12:07

Target Integrasikan Pelabuhan di Kaltim

BALIKPAPAN - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV siap mendukung berjalannya…

Selasa, 28 Januari 2020 13:40

Garap Mobil Listrik Hyundai Inves USD 750 Juta

JAKARTA– Grab Indonesia bekerja sama dengan PT Hyundai Motor Indonesia…

Selasa, 28 Januari 2020 10:48

Bantu UMKM Perluas Pasar

SAMARINDA- Tak hanya mempermudah pelaku usaha mikro kecil dan menengah…

Selasa, 28 Januari 2020 10:42

Pertahankan Resep Warisan Mertua, Terbantu Marketplace

Menjaga konsistensi rasa masakan dan memuaskan pelanggan menjadi kunci sukses…

Senin, 27 Januari 2020 12:09
Menjaga Eksistensi Usaha ala Hadlan Feriyanto Munajat

Jangan Lupa Bahagia, Kombinasikan Hobi dengan Bisnis

Berbisnis tak melulu soal keuntungan. Tapi akan lebih memuaskan jika…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers