MANAGED BY:
SELASA
14 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Selasa, 07 April 2020 12:18
Kemenag Keluarkan Panduan Ibadah Ramadan dan Lebaran
Membayangkan Ramadan Tanpa Bukber, Tarawih Berjamaah
Masjid Islamic Center, Samarinda. Bulan Ramadan nanti, Kemenag sudah mengeluarkan panduan ibadah. Salah satunya salat tarawih dianjurkan di rumah.

PROKAL.CO,

JAKARTA – Ramadan yang tinggal kurang dari sebulan lagi bakal terasa hambar. Tidak ada tarawih berjamaah, tadarus di masjid, buka bersama (bukber), sampai sahur on the road (SOTR). Ini merupakan bagian dari panduan ibadah selama bulan Ramadan dan lebaran yang dikeluarkan Kemenag (6/4).

Surat edaran yang diterbitkan itu tidak hanya soal ibadah di bulan Ramadan saja. Tetapi juga terkait pembayaran dan penyaluran zakat serta ibadah 1 Syawal atau lebaran. ’’Surat edara ini dimaksudkan untuk memberikan panduan beribadah yang sejalan dengan syariat Islam,’’ kata Menag Fachrul Razi kemarin (6/4).

Dia menuturkan surat edaran itu sekaligus berkontribusi untuk mencegah dan mengurangi penyebaran wabah Covid-19. Sehingga bisa melindungi masyarakat dari resiko tertular wabah Covid-19. Fachrul menuturkan surat edaran itu ditunukan kepada jajaran Kemenag pusat sampai daerah. Sehingga bisa menjadi panduan untuk masyarakat umum.

Sepanjang bulan Ramadan, banyak kegiatan ibadah yang berjamaah atau menghadirkan banyak orang. Diantaranya adalah salat tarawih, buka bersama (bukber), dan tadarus. Selain itu juga penyelenggaraan pesantren kilat atau sejenisnya. Kegiatan-kegiatan ini selama ada wabah Covid-19, dilakukan di rumah masing-masing.

Selain itu Kemenag juga menganjurkan masyarakat untuk mempercepat pembayaran zakat harta sebelum bulan puasa. Sehingga bisa segera didistribusikan untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 secara langsung mau tidak langsung. Penyaluran zakat juga dihimbau tidak dengan cara pembagian kupon, karena bisa menimbulkan kerumuman orang.

Kemudian lebaran identik dengan kegiatan silaturahmi dan salam-salaman. Kemenag meminta kegiatan silaturahmi dan salam-salaman itu dilakukan secara online saja. Kemudian untuk pelaksanaan salat Idul Fitri yang lazimnya digelar berjamaah di masjid atau lapangan, Kemenag masih menunggu fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 11 Oktober 2012 13:00

Edisi Ketiga UKW Luluskan 23 Wartawan KPG

<div> <div> <strong>BALIKPAPAN</strong> &ndash; Uji Kompetensi Wartawan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers