MANAGED BY:
SENIN
08 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

MANCANEGARA

Senin, 06 April 2020 14:10
Penanganan Covid-19, Taiwan Tuai Banyak Pujian, Tiongkok Sewot

PROKAL.CO,

TAIPEI– Penanganan Covid-19 oleh Pemerintah Taiwan menuai banyak pujian. Negara yang sempat diprediksi sebagai salah satu wilayah yang paling terdampak itu berhasil menekan jumlah kasus di bawah 400. Hal tersebut membuat status pemerintah yang belum mendapat pengakuan PBB itu menguat.

Pada 25 Januari, dua hari setelah Wuhan mengalami lockdown, Taiwan dan Australia mencatat empat pasien Covid-19. Dua negara tersebut punya banyak kemiripan. Sepuluh minggu kemudian, Australia mencatat 5 ribu pasien virus korona, sedangkan Taiwan hanya sekitar 300 kasus.

Jika dibandingkan dengan negara lain, Australia yang masih mencatat 30 kematian akibat Covid-19 merupakan prestasi baik. Namun, penanganan yang dilakukan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen berada di level yang berbeda. ’’Dalam lima minggu, Taiwan sudah menciptakan 124 tindakan untuk mencegah penularan virus korona,’’ ujar Jason Wang, dokter asal Taiwan di Stanford Medicine, kepada CNN.

Taiwan tak mau main-main soal penanganan virus. Saat SARS tersebar pada 2003, negara tersebut menjadi salah satu wilayah terdampak. Ada 150 ribu orang yang harus dikarantina dan 181 warga yang mati.

Negara industri tersebut mengalami kesulitan karena mereka bukan anggota resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Mereka kesulitan untuk mendapatkan informasi atau melakukan koordinasi rutin dengan lembaga kesehatan PBB tersebut. Itu memaksa mereka belajar untuk tak mengandalkan dukungan internasional. ’’Mereka membangun sistem respons pandemi setelah SARS. Dengan demikian, saat krisis terjadi, petugas langsung bertindak cepat,’’ imbuh Wang.

Central Epidemic Command Centre (CECC) Taiwan langsung melacak riwayat pergerakan warganya dengan memerintah warganya melaporkan riwayat perjalanan. Mereka juga mewajibkan karantina bagi suspect korona. Pelanggar diancam denda 1 juta dolar Taiwan (Rp 542 juta).

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 24 Oktober 2012 08:56

Bimtek bagi Pendata NJOP

<div style="text-align: justify;"> <strong>SAMARINDA </strong>&ndash;…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers