MANAGED BY:
RABU
28 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Senin, 06 April 2020 12:08
Dampingi Anak Belajar Online, Bangun Fondasi, Jangan Terbebani
DAMPINGI: Selama belajar di rumah, kedekatan antar orangtua dan anak bisa meningkat. Penting untuk orangtua mendampingi anak selama belajar di rumah dan ikut memahami materi. UNSPLASH.COM

PROKAL.CO,

Secara serentak, kegiatan belajar-mengajar di sekolah dihentikan sementara. Pembelajaran beralih ke online karena virus corona. Meski belajar online bukan hal baru, hal tersebut jadi pengalaman baru orangtua dalam membimbing anak di rumah. Bagaimana seharusnya orangtua bersikap?

IMBAUAN pemerintah untuk mengarantina diri sendiri sudah ditegaskan sejak jauh hari. Satu-satunya cara agar kegiatan belajar-mengajar (KBM) tetap berjalan yakni dengan belajar online. Hal itu menjadi tantangan di ranah pendidikan. Sebab, selama ini sudah terbiasa dengan kegiatan tatap muka di sekolah. Orangtua pun jadi kunci. Harus memantau dan membimbing KBM anak selama di rumah. Namun, tak bisa dimungkiri ada orangtua yang turut ditimpa kebingungan bahkan panik.

Disampaikan Wahyu Nhira Utami, psikolog klinis, cara pendampingan anak berbeda di setiap usia. Salah satu contohnya siswa kelas 1–3 SD, memang masih butuh banyak bimbingan. Kadang belum bisa dibiarkan belajar mandiri. Menurut Nhira, yang paling penting adalah sudut pandang orangtua. Pandemi virus corona jelas bukan sesuatu yang tidak normal. Banyak perubahan terjadi. Orangtua pun mesti mengalami. Misal, harus bekerja dari rumah dan memaksimalkan teknologi. Anak juga mengalami hal serupa.

“Anak dan orangtua butuh penyesuaian. Pemikiran pasti berbeda. Orangtua bisa berpikir, di kondisi seperti ini hanya perlu beradaptasi. Virusnya segera hilang. Kalau anak, dia pasti berpikir mengapa geraknya terbatas di rumah saja dan tak bisa bertemu teman,” jelas Nhira dihubungi Kaltim Post awal pekan lalu.

Sebelum mengajari dan membimbing anak belajar, orangtua harus memastikan agar anak bisa beradaptasi di situasi ini. Beri tahu dengan cara sederhana seperti pentingnya mencuci tangan, membuat mereka aman dan nyaman, sampaikan fakta jujur, menceritakan hal inspiratif, atau terbuka dengan pertanyaan anak seputar apa yang terjadi. Orangtua harus menjelaskan lebih dulu atau mencari tahu seberapa banyak pengetahuan si anak terkait virus. Sebab, sudah banyak video edukatif yang menjelaskan virus corona secara sederhana untuk anak. Nhira menyebutkan, hal itu akan menjadi fondasi ke depannya.

“Kalau sudah dijelaskan, anak akan paham alasan dia tidak boleh keluar rumah, kegiatan sekolahnya terhenti, dan tidak bisa bermain dengan teman-teman. Setelah itu, barulah anak lebih nyaman ketika menerima instruksi dan arahan dari orangtua untuk belajar,” sambung perempuan berhijab itu.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2012 10:36

RS IA Moeis Menuju Excellent Service

<div style="text-align: justify;"> <strong>LANGKAH</strong> cepat untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers