MANAGED BY:
MINGGU
07 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Minggu, 05 April 2020 14:08
Dua Pasien di Kaltim Sembuh, Daya Tahan Tubuh Bagus, Diyakini Terbebas dari Corona

Tiga Pasien Negatif dari Balikpapan Masih Menunggu Tes

Pasien yang sembuh di Bontang.

PROKAL.CO, Dua orang pasien Covid-19 di Kaltim dinyatakan sembuh. Hasil pemeriksaan menyatakan keduanya negatif corona. Semoga jadi angin segar bagi provinsi ini terbebas dari pagebluk virus Wuhan, Tiongkok itu.

 

SAMARINDA-Kabar gembira kembali datang di Kaltim Sabtu (4/4). Pasalnya, dua pasien positif Covid-19 dinyatakan sembuh. Dari hasil pemeriksaan swab dua kali terakhir, pasien sudah dinyatakan negatif. Sedangkan, tiga pasien positif di Balikpapan masih menunggu hasil tes kedua. Jika negatif lagi, pasien bisa dikatakan sembuh.

Dua pasien sembuh kemarin berasal dari Klaster Komisi Pemilihan Umum (KPU). Mereka adalah pasien Kukar 1 dan Bontang 1. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltim Andi M Ishak mengatakan, dua pasien itu sudah mendapat penegasan dari dokter yang bertanggung jawab, sudah sembuh.

“Di tengah keterbatasan Kaltim saat ini, alhamdulillah ada pasien (corona) yang dirawat dan sembuh. Dari dua kali tes, sudah dikonfirmasi negatif,” kata Andi, dalam keterangan persnya.

Dia menjabarkan, pasien pertama sembuh adalah Kukar 1 yang merupakan perempuan 36 tahun dari Klaster KPU. Pasien itu dirawat di RSUD AM Parikesit, Tenggarong Seberang. Pada 20 Maret, pasien dikonfirmasi positif. Kemudian, pada 30 Maret dikonfirmasi negatif untuk yang pertama kalinya. Kemudian, pada 2 April, pasien juga sudah mendapat hasil negatif yang kedua kali. Kondisi pasien saat ini membaik dan tak ada gejala.

Sedangkan, kesembuhan kedua berasal dari pasien Bontang 1. Dia adalah perempuan 24 tahun yang juga dari klaster KPU. Pasien itu merupakan hasil tracing Kukar 1. Sebelumnya, yang bersangkutan diisolasi di rumah. Setelah terkonfirmasi, pada 23 Maret pasien dirawat di RSUD Taman Husada Bontang. Tak sampai sepekan kemudian, hasil negatif pertama dia terima yaitu pada 28 Maret.

Lalu, hasil negatif kedua juga didapatkan bersamaan dengan pasien Kukar 1, yaitu pada 2 April. “Pasien sudah sehat. Dokter yang bertanggung jawab sudah mengonfirmasi sembuh. Selain itu, pasien yang sembuh juga punya daya tahan tubuh bagus. Sehingga, tidak mudah tertular virus lagi. Itu menunjukkan hal positif dan menyemangati pasien-pasien lain yang tengah berjuang sembuh,” sambungnya.

Andi menjelaskan, ada penambahan pasien dalam pengawasan (PDP) corona di Kaltim, yakni dari pasien yang dirawat di RSUD Aji Batara Agung Dewa Sakti, Samboja. “Kemudian, Kutim ada tiga kasus PDP negatif. Satu pelaku perjalanan Semarang dan Tegal, Jawa Tengah. Kemudian, satu dari Jogjakarta. Satu lagi adalah yang ditetapkan PDP karena ada gambaran pneumonia. Lalu, laporan negatif Balikpapan ada lima. Satu kasus PDP yang meninggal di Balikpapan 35 tahun. Empat kasus PDP yang dirawat di RSUD Kanujoso Djatiwibowo,” sambung Andi.

Namun, penambahan positif juga ada. Satu dari Samarinda yang merupakan bagian dari klaster Ijtima Gowa. Dia adalah pria 60 tahun. Pasien itu pada 15-20 Maret pergi ke Gowa, Sulawesi Selatan. Kemudian, 20 Maret kembali ke Samarinda via kapal.

Selanjutnya, pada 27 Maret, pasien mengeluh gejala sakit tenggorokan dan berobat ke puskesmas. Petugas kemudian menyuruh yang bersangkutan isolasi di rumah. Hingga 31 Maret gejala bertambah. Pasien lalu diisolasi. Selanjutnya, pada 4 April, pasien terkonfirmasi positif. Sejauh ini, pasien stabil.

“Kasus kedua dari Kutim. Laki-laki 43 tahun melakukan perjalanan dari India, Singapura, dan Jakarta. Pulang dari Jakarta, sejak 15 Maret dari India sudah batuk pilek. Kemudian 27 Maret dirawat di RSUD Kudungga,” jelas Andi.

Ada pula penambahan PDP. Satu di Berau hasil dari tracing Ijtima Gowa. Satu di Kutim memiliki keluhan mirip gejala Covid-19. Kemudian, satu di Kukar, juga memiliki keluhan kesehatan seperti gejala Covid-19. Kemudian, dua di Penajam Paser Utara (PPU) hasil tracing Ijtima Gowa dan memiliki gejala Covid-19. Maka, sudah ada 130 PDP negatif. Dengan 24 orang positif, dan proses menunggu hasil 63 orang.

Saat ini, semua unsur diharapkan bisa bersinergi. Masyarakat menghindari keramaian, menjaga kebersihan, dan menjaga imunitas. Di sisi lain, pemerintah juga bekerja keras menyembuhkan para pasien. Disebut Andi, saat ini Kaltim juga dapat kabar gembira. Sebab, bakal ada 80 koli alat pelindung diri (APD) dan 20 koli masker.

“Saat ini masih dalam perjalanan. Semoga bisa tiba cepat di Balikpapan. Kami belum tahu persis berapa banyak jumlahnya. Tapi, paling tidak bisa membantu semua tenaga kesehatan di rumah sakit. Selanjutnya, akan didistribusikan setibanya masker kami terima,” bebernya.

TETAP WASPADA

Sementara itu, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni meminta warga tetap waspada. Kemudian tidak menjauhi pasien Covid-19 yang telah sembuh. “Tolong diterima di tengah masyarakat, karena (pasien) sudah sembuh. Jangan dijauhi,” tegas Neni, saat konferensi pers, kemarin.

Pasien positif corona yang dinyatakan sembuh merupakan warga yang masuk dalam klaster KPU. Yakni Bontang 1 atas nama Arniwati. Dia menambahkan, untuk pasien rujukan asal Kutai Timur (Kutim), kata Neni, hasilnya negatif. Namun pemeriksaan swab belum diterima. “Insyaallah hasilnya negatif juga,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Arniwati menceritakan, saat dinyatakan positif corona, dirinya mengaku kaget. Namun, dengan kerendahan hati dan dukungan dari keluarga serta teman-temannya. Dia terus berusaha untuk sembuh. “Saya berterima kasih atas dukungannya,” ucapnya.

Selain itu, dia sempat mendengar bahwa, keluarganya pernah dijauhi oleh tetangga. Namun, hal tersebut tidak membuat pikiran melemah. Dia tetap berusaha sembuh.

Hal itu juga dirasakan oleh Antoni Lamini. Dirinya mendapat tekanan batin karena sempat teridentifikasi corona, namun hasil laboratorium menyatakan negatif. Dia sangat berharap agar warga tidak menjauh dan membuat berita yang aneh terkait dirinya dan penyakit corona. “Saya akan laporkan jika ada lagi yang membuat berita hoax,” ucapnya.

Dia mendapatkan perhatian yang baik dari tim medis saat dirawat. Walaupun dalam pekerjaannya, tim medis harus dibalut baju maupun masker yang membuatnya tidak nyaman. “Saya mendoakan agar tim medis diberikan pahala yang banyak,” pintanya.

Sementara itu, Dirut RSUD Taman Husada Bontang I Gusti Made Suardika mengatakan, pasien telah menjalani dua kali uji swab dan dinyatakan negatif. “Sudah dua kali (hasil negatif) berarti sembuh,” tegasnya.

Adapun, kabar baik dari tiga pasien Covid-19 di Balikpapan yang dinyatakan negatif bak angin segar di tengah kondisi wabah Coronavirus disease (Covid-19). Salah satu pasien, Jodi Anggoro menuturkan kondisi teranyarnya dalam video berdurasi 2 menit. Dia mengatakan, kondisinya sudah sehat setelah menjalankan isolasi selama 19 hari di RSUD dr Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan.

“Sejak awal masuk gejala cukup ringan hanya batuk dan pilek. Tidak ada demam atau sesak napas. Tapi hasil swab positif saat itu,” ungkapnya. Dia pun memberi rasa optimistis, bahwa proses penyembuhan di RSKD tidak susah. Cukup ikuti aturan seperti makan teratur yang bergizi dan tinggi protein, termasuk sayuran serta buah-buahan.

Kemudian minum vitamin, suplemen daya tahan tubuh, olahraga cukup, tidur yang cukup lebih dari 7 jam, serta jaga kebersihan. “Berikutnya akan saya terapkan juga dalam kehidupan sehari-hari nanti,” tutur karyawan PT Pertamina Hulu Mahakam tersebut.

Dia mengimbau agar semua warga bersatu melawan Covid-19. Caranya dengan disiplin menerapkan pola hidup bersih dan sehat. “Lakukan social distancing, karantina di rumah masing-masing. Kalau semua bekerja sama dan menerapkan, saya percaya kita akan menang melewati pandemi ini,” ungkapnya. (*/dad/nyc/*/eza/gel/rom/k15)

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 06 Juni 2020 19:59

Tujuh Pasien di Samarinda Sembuh Covid-19, Tengok Terapi yang Dilakukan Tim Medis

SAMARINDA - Penambahan kasus sembuh covid-19 di Kalimantan Timur pada…

Sabtu, 06 Juni 2020 12:42

Meski Diterpa Badai, Perluasan Kilang Balikpapan Tetap Jalan

BALIKPAPAN–Meski sektor hulu dan hilir migas sedang diterpa badai, PT…

Sabtu, 06 Juni 2020 12:41

Garuda Rencana Naikkan Harga Tiket

BALIKPAPAN–PT Garuda Indonesia berencana menaikkan harga tiket pesawat jika kebijakan…

Sabtu, 06 Juni 2020 12:36

Sudah 316 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kaltim

SAMARINDA–Kasus Covid-19 di Kaltim memasuki hari-79, Kamis (4/6), sejak pertama…

Jumat, 05 Juni 2020 13:47
Yang Penuh Sejarah, Yang Berbiaya Mahal, ”Bersatu” dalam Kesuraman (1)

Seandainya Yang Rp 200 Miliar Itu Cair pun Tak Cukup Lagi

Di saat Stadion Andi Mattalatta menjadi ”kebun sayur”, satu per…

Jumat, 05 Juni 2020 13:45
Dari Diskusi Virtual Banjir Samarinda

Hajar Sama-Sama Banjir di Samarinda, Mulai dari Superteam sampai Bangun Polder

SAMARINDA-Kaltim Post kembali menggelar diskusi virtual kemarin (4/6). Kali ini…

Jumat, 05 Juni 2020 13:43
Mulai Pertengahan Juni Lewat Tol Balsam Berbayar

Tarif Tol Balikpapan-Samarinda Lebih Mahal dari Usulan Awal

BALIKPAPAN–Mulai 14 Juni, Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) ruas Samboja-Samarinda tak lagi…

Kamis, 04 Juni 2020 15:48

Dana Haji Tidak Boleh Dialihfungsikan, Uang Pelunasan Tak Ditarik, Bakal Dikelola BPKH

JAKARTA – Pengelolaan dana haji menjadi isu sensitif setelah Kementerian…

Kamis, 04 Juni 2020 15:29

Ibadah Haji Batal, Travel Minta Kepastian

BALIKPAPAN-Dibatalkannya pemberangkatan haji tahun ini membuat efek terhadap agen perjalanan…

Kamis, 04 Juni 2020 15:28

Rumah Ibadah Kesulitan Sediakan Pemindai Suhu Tubuh

BALIKPAPAN–Belum semua masjid di Kota Minyak mengajukan pengurusan izin pembukaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers