MANAGED BY:
SELASA
26 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Sabtu, 04 April 2020 12:34
Menggodok Aturan untuk Menggratiskan
Direktur PDAM Tirta Tuah Benua, Suparjan

PROKAL.CO, Belum banyak daerah yang bisa membendung penyebaran pandemic Coronavirus disease (Covid-19). Menyebarnya wabah tersebut berdampak ke perekonomian. Di tengah Kutai Timur (Kutim) hendak berkembang, badai virus mengadang.

 

SANGATTA–Nyaris segala pelayanan untuk masyarakat mengalami imbasnya. Begitu pun dengan perusahaan daerah air minum (PDAM). Di Kutim, target perusahaan daerah yang memasang target untuk meningkatkan pelayanan suplai air bersih ke beberapa kecamatan terdalam, tak bisa lancar seutuhnya.

Mewabahnya virus Covid-19 berdampak ke perekonomian masyarakat. Pemerintah pusat meminta kebijakan bagi setiap daerah untuk menggratiskan pembayaran tagihan PDAM. Namun, kabar tersebut belum berlaku di Kutim.

Ditemui terpisah, Direktur PDAM Tirta Tuah Benua Suparjan mengatakan, pihaknya masih menggodok terkait kebijakan tersebut. Terlebih, pemkab baru menyampaikan pemberitahuan. “Kami masih mempelajari kebijakan yang akan dibuat. Baru disampaikan kepada Pak Bupati (Ismunandar),” ujarnya, kemarin (3/4).

Menurut dia, ada tiga jenis pelanggan rumah tangga yang akan mendapat keringanan tagihan air. Kelompok pertama yakni rumah tangga sangat sederhana, rumah tangga sederhana tidak mewah. Terakhir tidak termasuk sederhana dan mewah tetapi tinggal di perumahan, misalnya Perumahan Jokowi. “Kategori itu (I, II, III) dibantu pemerintah karena memiliki pendapatan lebih berdampak. Jumlahnya mencapai 75 persen. Kategori mampu 25 persen,” beber Suparjan.

Untuk sementara, selama tiga bulan, pelanggan yang mulai membayar 20 April hingga Juni mendatang akan mendapat keringanan. “Maksimal tagihan air Rp 200 ribu. Kalau tagihan di bawahnya akan digratiskan. Tapi, kalau nilainya di atas (Rp 200 ribu), pelanggan tinggal membayar sisanya. Contoh jumlah tagihan Rp 250 ribu, maka pelanggan tinggal bayar Rp 50 ribu,” sebut dia.

Namun, hal tersebut belum final. Pihaknya tengah membahas aturan tersebut. Setidaknya ketetapan sudah ada Senin (6/4). “Kami berupaya meringankan seringan-ringannya. Minimal upaya kami sangat membantu,” jelasnya.

Bahkan, memungkinkan pihaknya berencana menggratiskan tagihan selama satu bulan ke depan. “Rencana sih seperti itu. Kami berharap dampak corona tidak berlangsung lama,” ucapnya.

Pihaknya juga berencana melakukan evaluasi jika hingga bulan kedua kasus tersebut tak kunjung reda. “Semoga cepat selesai pembahasannya. Agar surat segera dilayangkan kepada bupati,” katanya.

Dia memastikan, pengelompokan pelanggan tersebut sudah sesuai SK Bupati. Bahkan, telah ditentukan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 71/2016 tentang Penghitungan Tarif Air Minum PDAM. “Sudah sesuai prosedur,” kuncinya. (*/la/dra2/k8)

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:38

Jual Sarang Burung Curian ke Teman Korban, Ya Ketahuan Lah...

TENGGARONG - Bukannya meraup untung dari hasil pencurian sarang burung…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:37

Menurut Pengamat, Bupati Edi Punya Hak Penuh Menentukan Cabup Disisa Jabatan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sudah menentukan dua figur…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:33

WAHAI PEMUDA..!! Ayok Daftar Jadi Prajurit TNI

TANA PASER - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:31

Sudah 436 ABK Tiongkok Tiba di Pelabuhan Pondong, KKP Pastikan Semuanya Bebas Corona

TANA PASER - Vitalnya penyebaran virus corona yang berasa dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:06

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, Sohang Hilang

Seorang warga Kelurahan Muara Kembang bernama Sohang, dilaporkan tenggelam di…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Sabu Dikemas Bersama Ikan Asin

TENGGARONG–Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Pepatah tersebut tepat disematkan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Kerajinan Tumpar Makin Berkembang

Dekranasda Kubar mendorong para perajin untuk meningkatkan kualitas produk dengan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:01

Akhir Bulan, DPA Harus Sudah Terkirim

SANGATTA - Batas waktu penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pada…

Jumat, 31 Januari 2020 14:00

RS SOHC Sangatta Bantah Adanya Pasien Corona

SANGATTA - Rumah Sakit Medika Sangatta atau lebih dikenal SOHC…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

PDAM Danum Taka Jadi Perumda, Tarif Rumah Ibadah Dapat Subsidi Silang

PENAJAM - Transformasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers