MANAGED BY:
MINGGU
07 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

OLAHRAGA

Sabtu, 04 April 2020 12:24
Deadline Baru Kualifikasi Muncul

PROKAL.CO, LAUSANNE - Komite Olimpiade Internasional (IOC) terus bekerja untuk memastikan Olimpiade Tokyo 2020 yang tertunda sampai 23 Juli 2021 mendatang berjalan dengan baik. Terbaru, kemarin mereka mengeluarkan jadwal baru terkait deadline penyelenggaraan kualifikasi ajang multievent empat tahunan tersebut.

Batas waktu baru itu jatuh pada 29 Juni 2021. Namun demikian, Organisasi yang dipimpin Thomas Bach itu tetap memberi wewenang kepada masing-masing Federasi Internasional cabang olahraga untuk menentukan batas waktu sendiri. "Tapi tetap dengan menganut pada 29 Juni 2021 sebagai batas terakhir," tulis IOC dalam rilis resmi dilansir Sportstar.

Federasi yang memiliki kantor pusat di Lausanne, Swiss, itu juga berharap, sistem kualifikasi tetap memprioritaskan jalur asli di setiap cabang olahraga. Namun, deadline baru ini memberi kemungkinan masing-masing federasi melakukan pergantian untuk ajang kualifikasi yang tidak bisa dilaksanakan dengan acara lain agar tetap bisa memenuhi kuota yang dibutuhkan.

Mereka juga ingin sudah mendapatkan jadwal kualifikasi baru secara rinci dari masing-masing cabang olahraga pada pertengahan bulan ini. Meski, mereka juga menyadari bahwa rencana jadwal baru kualifikasi satu tahun ke depan itu punya kemungkinan tetap mengalami banyak perubahan mengingat pandemi Covid-19 belum bisa diatasi di banyak negara.

Pemberian deadline baru kualifikasi Olimpiade ini tidak akan berpengaruh untuk cabang olahraga yag telah menyelesaikan babak kualifikasi. Salah satu contohnya adalah hoki. Namun, untuk cabang olahraga lain seperti bulu tangkis atau atletik, deadline baru ini bisa jadi membuat aturan kualifikasi menuju olimpiade bagi para atlet berubah lagi.

IOC juga menyebut akan memberi kelonggaran untuk batas usia maksimum bagi para atlet setelah terjadinya penundaan ini. Terkait hal tersebut mereka juga tetap akan bekerjasama dengan federasi terkait untuk membuat aturan lebih rinci.

"Mengenai kriteria kelayakan batas usia, federasi tetap memiliki otoritas penuh. Ini berkaitan dengan risiko keselamatan dan kesehatan para atlet," tulis IOC dalam rilis yang sama. (irr)  


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 12:15

Fans MU Walkout di Menit ke-68

KEBERHASILAN mendatangkan Bruno Fernandes tidak menyurutkan niat fans Manchester United…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:14

Batal Pulang Karena Korona

PREMIER League kembali memanggil bomber Marko Arnautovic. Namanya sempat masuk…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:13
REAL MADRID VS ATLETICO MADRID

Puncak Rivalitas Si Gurita dan Si Tembok

MADRID- Belum ada kiper yang memenangi Zamora Trophy lima musim…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:08

Diogo Resmi Diperkenalkan

SAMARINDA - Borneo FC Samarinda akhirnya resmi memperkenalkan Diogo Campos…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:04
Man United vs Wolverhampton

Panggung Rekrutan Baru

MANCHESTER– Manchester United sudah lebih dari sedekade ditinggal minggat Cristiano…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:03

Racing Point Menjadi Aston Martin

SILVERSTONE- Racing Point akan menjalani transformasi signifikan pada musim 2021.…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:02

Misi Jungkalkan Raja

MELBOURNE - Dominic Thiem memastikan diri sebagai penantang juara bertahan…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:01

El Matador Gagal, Pilih CLBK

UPAYA Atletico Madrid mendapatkan striker PSG Edinson Cavani berakhir seiring…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:46

Wajib Kerja Keras

Menukangi Borneo FC Samarinda, beban coach Edson Tavares dipastikan tak…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:45

Borneo FC Ingin Uji Coba Internasional

SAMARINDA - Borneo FC terus mempersiapkan diri menyambut kompetisi musim…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers