MANAGED BY:
RABU
03 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Sabtu, 04 April 2020 12:19
BUMN Mulai Mapping Pemangkasan Anak Perusahaan
Erick Thohir

PROKAL.CO, JAKARTA- Sesuai dengan visi besar Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir untuk melakukan efisiensi BUMN dari berbagai sisi, proses restrukturisasi perusahaan BUMN pun terus digulirkan. Kemarin (3/4), Erick bersama dengan direktur utama dari masing-masing perusahaan yakni Garuda Indonesia, Pertamina, dan Telkom memaparkan bahwa ketiga BUMN tersebut akan mengawali langkah konsolidasi anak dan cucu perusahaan.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan bahwa pihaknya akan meleburkan enam anak dan cucu perusahaan Garuda dalam kaitan meningkatkan efisiensi perusahaan. Keenam perusahaan tersebut adalah PT Rilis Arah Pratama Indonesia (RAPI), PT Indo Suplai Tata Solusi (ISTS), PT Garuda Tauberes Indonesia (GTI), PT Garuda Indonesia Air Charter (GIAC), PT Garuda Ilmu Terapan Cakrawala Indonesia (GITC), dan PT Garuda Energy Logistik & Komersial (GELK).

Irfan menegaskan bahwa dalam kajian mengkonsolidasikan perusahaan-perusahaan di atas, pihaknya mempertimbangkan untuk melebur anak perusahaan yang tidak berkaitan erat dengan bisnis inti Garuda Indonesia. ”Supaya perusahaan bisa berfokus pada bisnis inti dan menghemat biaya. Selain itu langkah ini juga akan membuka ruang bagi perusahaan lain untuk bekerja sama dengan Garuda,” ujar Irfan, kemarin.

Irfan juga memastikan bahwa peleburan anak-anak perusahaan tersebut akan berorientasi pada prinsip good corporate governance (GCG), sehingga pihaknya memastikan bahwa rasionalisasi yang dilakukan tidak akan berujung pada PHK. ”Kami pastikan SDM tidak ada rasionalisasi, kita alokasikan ke perusahaan yang dimerger,” tegas Irfan.

Di lain pihak, Direktur Utama PT Telkom Indonesia Ririek Ardiansyah menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan perampingan pada 20 anak perusahaan. Namun Ririek tak menyebut dengan detail anak perusahaan apa saya yang dileburkan. ”Perampingan perusahaan sebenarnya sudah dipikirkan sejak tahun lalu. Untuk saat ini Telkom memiliki 49 anak dan cucu perusahaan,” ujarnya.

Ririek menjelaskan lebih lanjut bahwa perusahaan yang dirampingkan adalah perusahaan yang terpantau overlapping dengan bisnis inti Telkom dan yang berkinerja kurang efisien. ”Kita juga akan meminimalkan penyesuaian karyawan karena mayoritas nanti akan dipekerjakan di Telkom atau anak perusahaan lain,” bebernya.

Sementara dari pihak Pertamina, Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan likuidasi dan divestasi pada 25 anak perusahaan Pertamina. Nicke juga tak merinci perusahaan mana saja yang akan dikonsolidasikan, namun dirinya menegaskan bahwa sebagian perusahaan tersebut secara operasional sudah tidak berjalan. ”Likuidasi dan divestasi ini memang salah satu langkah yang baik untuk meningkatkan bisnis inti perusahaan,” ujarnya.

Nicke menjelaskan lebih detil bahwa 25 perusahaan tersebut akan dilikuidasi secara bertahap. Untuk tahun ini, Nicke menyebut bahwa Pertamina akan merasionalkan delapan perusahaan terlebih dahulu. Kemudian 17 perusahaan sisanya akan dilakukan tahun depan.”Proses penerapan kebijakan ini akan dilihat kembali efisiensinya. Kami akan terus melihat ke depan perusahaan mana saja yang dapat dikonsolidasikan,” pungkasnya.

Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan kembali roadmap yang akan diterapkan pada restrukturisasi perusahaan-perusahaan BUMN. Erick memaparkan bahwa nantinya kluster usaha BUMN yang saat ini terdapat 27 bidang, akan disusutkan menjadi 14 bidang usaha. ”Pemangkasan tersebut akan meninjau sisi supply chain dan bisnis chance-nya. Tiap perusahaan harus melakukan tinjauan. Ini dari mapping yang sudah dilaporkan, kurang lebih 70 persen akan dikonsolidasikan. Proses masih terus berjalan dan tentunya kami semua tetap harus berkonsultasi dengan pihak-pihak lain,” bebernya.

Restrukturisasi tersebut, lanjut Erick, akan bermuara pada efisiensi dan penguatan arus kas perusahaan BUMN. ”Saat krisis seperti ini bisa dilihat kan. Posisi kas jadi kunci entitas bisnis bertahan di tengah kondisi seperti ini,” pungkasnya. (agf)

 

Gambaran Kondisi Struktur Perusahaan BUMN

 

Total Perusahaan: 142

Total Anak/cucu Perusahaan: 800

Target Kluster Bidang Usaha: 14

Rincian Sektor:

Farmasi

Jasa survei

Energi

Pertambangan

Industri Strategis

Media

Agro

Kawasan

Logistik

Pariwisata

Jasa Keuangan

Konstruksi

Jasa Konsultan

Sarana dan Prasarana Perhubungan

 

Sumber Grafis: Kementerian BUMN


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:47

Tambah Satu Crane, PT Pelindo IV Matangkan Rencana Pengembangan Semayang

PT Pelindo IV Balikpapan optimistis kinerja sepanjang tahun ini lebih…

Kamis, 30 Januari 2020 15:04

Jadi Favorit, Permintaan Kopi Terus Naik

SURABAYA– Permintaan kopi dalam negeri terus meningkat. Itu tidak terlepas…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

RUU Omnibus Law Optimistis Dongkrak Ekonomi Daerah

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) kebijakan omnibus law bisa mendorong kinerja…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

Kunjungan Bisnis Terganggu Corona

SAMARINDA – Penyebaran wabah virus corona berpotensi menghambat pengusaha dalam…

Rabu, 29 Januari 2020 13:09

Krakatau Steel Restrukturisasi Utang

JAKARTA – PT Krakatau Steel Tbk berhasil merestrukturisasi utang senilai…

Rabu, 29 Januari 2020 12:07

Target Integrasikan Pelabuhan di Kaltim

BALIKPAPAN - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV siap mendukung berjalannya…

Selasa, 28 Januari 2020 13:40

Garap Mobil Listrik Hyundai Inves USD 750 Juta

JAKARTA– Grab Indonesia bekerja sama dengan PT Hyundai Motor Indonesia…

Selasa, 28 Januari 2020 10:48

Bantu UMKM Perluas Pasar

SAMARINDA- Tak hanya mempermudah pelaku usaha mikro kecil dan menengah…

Selasa, 28 Januari 2020 10:42

Pertahankan Resep Warisan Mertua, Terbantu Marketplace

Menjaga konsistensi rasa masakan dan memuaskan pelanggan menjadi kunci sukses…

Senin, 27 Januari 2020 12:09
Menjaga Eksistensi Usaha ala Hadlan Feriyanto Munajat

Jangan Lupa Bahagia, Kombinasikan Hobi dengan Bisnis

Berbisnis tak melulu soal keuntungan. Tapi akan lebih memuaskan jika…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers