MANAGED BY:
RABU
03 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Sabtu, 04 April 2020 11:36
CATAT YA..!! Meski Ada Corona, THR Wajib Dibayarkan
ilustrasi

PROKAL.CO, Pandemi Covid-19 turut membuat kondisi perekonomian lesu. Banyak buruh khawatir situasi ini akan berdampak pada tunjangan hari rayanya (THR). Merespon hal tersebut, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah memastikan,  THR keagamaan akan tetap dibayarkan oleh pengusaha pada buruh.

”THR merupakan bagian dari pendapatan non upah yang wajib diberikan oleh pengusaha kepada pekerja/buruh,” tegas Ida dalam Rapat Kerja (Raker) teleconferene dengan Komisi IX DPR Kamis (2/4) malam.

Ida mengatakan, ketentuan tersebut sudah menjadi amanat aturan peraturan perundang-undangan. Mulai dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan, dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 20 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pemberian Sanksi Administratif Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

Dalam aturan tersebut, disebutkan bahwa THR wajib diberikan maksimal tujuh hari sebelum Hari Raya Keagamaan. Jika melebihi batas waktu tersebut, pengusaha dapat dikenai denda sebesar 5 persen dari total THR keagamaan yang harus dibayar.

”Pengenaan denda ini bukan berarti menghilangkan kewajiban pengusaha untuk tetap membayar THR keagamaan kepada Pekerja/Buruh ya,” jelasnya. Selain itu, aka nada sanksi administrasi yang ditambahkan ketika THR tidak dibayarkan.

Mengenai kondisi pengusaha yang kesulitan membayar THR, Ida menyarankan ada dialog antara pengusaha dan pekerja/buruh untuk menyepakati pembayaran THR tersebut. Misalnya, apabila perusahaan tidak mampu membayar THR sekaligus maka pembayaran THR dapat dilakukan secara bertahap.

Kedua, apabila perusahaan tidak mampu membayar THR pada waktu yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan, maka pembayaran THR dapat ditangguhkan pada jangka waktu tertentu yang disepakati. Namun, ketika jangka waktu penundaan yang disepakati telah berakhir dan perusahaan tetap tidak membayar THR maka akan dikenakan sanksi.

”Atas dasar hasil pemeriksaan pengawas dan rekomendasi yang diberikan, perusahaan dapat dikenakan sanksi administrasi sesuai peraturan perundang-undangan,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Shinta Kamdani mengakui bahwa kondisi saat ini merupakan situasi yang sulit bagi pelaku usaha semua sektor tak terkecuali. ”Jadi kemungkinan akan sangat berat bagi pengusaha untuk membayarkan hak THR. Mungkin perusahaan harus membuat kesepakatan bipartite, yaitu kesepakatan pemberi kerja dan penerima kerja,” ujar Shinta.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Roeslani juga mengatakan bahwa keputusan tersebut akan sangat berat bagi pelaku usaha. Namun Rosan menegaskan pengusaha akan tetap mengupayakan hak THR pekerja bisa terpenuhi. ”Bayar THR itu kan undang-undang, jadi harus dipenuhi,” ujar Rosan.

Namun Rosan memberikan catatan bahwa perusahaan tidak semua memiliki kekuatan kas yang sama besar. Sehingga di situasi yang sulit ini, tak menutup kemungkinan perusahaan akan mengkomunikasikan skenario-skenario alternatif pemberian THR pada karyawan. ”Jika pada nantinya terpaksa ada yang harus mengambil opsi pembayaran THR yang tidak tepat waktu misalnya, atau diberikan bertahap (dicicil, red), kami berharap kemenaker tidak memberikan pinalti,” pungkasnya. (mia/agf)


BACA JUGA

Rabu, 03 Juni 2020 10:00

2.565 Calon Jamaah Haji Kaltim Gagal ke Tanah Suci, Dipersilakan Ambil Uang Pelunasan

SAMARINDA – Sebanyak 2.565 orang calon jamaah haji dari Kaltim…

Rabu, 03 Juni 2020 10:00

Master Plan Penanganan Banjir Tak Relevan

SAMARINDA -Strategi untuk menangani banjir di Samarinda sebenarnya sudah ada…

Selasa, 02 Juni 2020 14:30

Soal Kewajiban Test Swab, Perusahaan Mengeluh, Hasil Laboratoriom Perlu Lima Hari

Tak ada pilihan bagi perusahaan selain mengikuti kebijakan wajib swab…

Selasa, 02 Juni 2020 14:29

Alihkan Rasa Sedih dengan Makan Bareng Perawat Ruangan Lain

Senin (1/6) jadi hari pertama bagi Anna kembali ke rumah.…

Selasa, 02 Juni 2020 14:27

Pengeluaran Membengkak, Cegah Kasus Covid-19 dari Luar Balikpapan

Tak ada pilihan bagi perusahaan selain mengikuti kebijakan wajib swab…

Selasa, 02 Juni 2020 11:53

Akhirnya, Ibadah Haji 2020 Ditiadakan

Akhirnya kepastian pelaksanaan ibadah haji tahun 2020 ini terjawab. Menteri…

Senin, 01 Juni 2020 22:53

INGAT..!! Masuk Balikpapan Wajib Punya Hasil Swab Negatif

BALIKPAPAN–Pintu masuk Kaltim melalui Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS)…

Senin, 01 Juni 2020 22:49

Pemprov Tetap Bantu Tangani Banjir Samarinda

SAMARINDA-Pemprov Kaltim tetap memberi bantuan penanganan banjir di Samarinda. Penjabat…

Senin, 01 Juni 2020 22:47

Pulihkan Ekonomi, Dongkrak Konsumsi Kelas Menengah Atas

SEIRING dengan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan konsep new…

Senin, 01 Juni 2020 21:00
Kisah Tenaga Medis Berlebaran di Rumah Sakit saat Corona Mewabah (4)

Terharu ketika Pasien Terakhir Sembuh saat H-1 Idulfitri

Tim kesehatan penanganan Covid-19 RSUD Abdoel Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers