MANAGED BY:
MINGGU
31 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Sabtu, 04 April 2020 10:25
Begini Karantina Wilayah ala Warga Klandasan Ulu untuk Menangkal Virus Corona

Siapkan Petugas Jaga di Gapura, Warga Luar Dilarang Masuk

Ada yang berjaga di gerbang kampung.

PROKAL.CO, Coronavirus disease (Covid-19) sudah mewabah. Namun, warga tak tinggal diam. Beragam cara dilakukan agar mencegah virus mematikan itu. Seperti yang dilakukan RT 08, Kelurahan Klandasan Ulu, Balikpapan.

 

DINA ANGELINA, Balikpapan

 

SPANDUK berukuran sekitar 1x2 meter membentang di gapura RT 08, Kelurahan Klandasan Ulu, Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan, kemarin (2/4). Di spanduk itu bertuliskan larangan bagi warga luar masuk ke kawasan tersebut. Tak hanya itu, ada warga yang bertugas menjaga gapura. Secara bergiliran mereka menjaga agar warga luar tak bisa asal masuk.

“Saya tak bisa masuk. Padahal di dalam sana (RT 08 Klandasan Ulu) ada rumah mertua saya. Saya sama istri mau masuk dilarang. Karena warga khawatir penyebaran virus corona,” ungkap Rizky, warga Kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan.

Dia sadar ditolak masuk karena berasal dari kawasan Sepinggan. Apalagi kelurahan tersebut mendapat predikat zona merah penyebaran virus corona dari Pemkot Balikpapan. “Saya tidak masalah ditolak. Mungkin ini baik untuk RT 08 agar warganya bisa mencegah penyebaran virus,” ujarnya.

RT 08 bisa dibilang satu di antara sekian kawasan di Kota Minyak yang punya cara sendiri untuk meminimalisasi penyebaran virus corona. Bagi RT 08, cara tersebut merupakan bagian dari karantina wilayah secara lokal. Artinya melakukan pembatasan akses ke luar dan masuk bagi warga setempat. Sehingga tidak asal orang bisa masuk.

Permukiman yang berada tepat di samping kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Balikpapan itu sudah menyatakan menerapkan sistem karantina wilayah. Bentuk inisiatif dari pengurus RT dan seluruh warga.

Tak hanya larangan masuk, dalam spanduk yang dibuat RT 08 itu juga tertulis pesan kepada warga agar jangan lupa menjaga kesehatan dan sering mencuci tangan. Adapun kebijakan itu mulai berjalan Rabu (1/4).

Ketua RT 08 Kelurahan Klandasan Ulu Herianto menjelaskan, karantina wilayah yang dimaksud adalah pembatasan agar warga tidak terlalu sering keluar. Sifatnya hanya lokal untuk warga yang bermukim di situ. Tujuannya memutus mata rantai penyebaran wabah asal Wuhan, Tiongkok, tersebut.

“Antisipasi, jangan sampai misalnya ada warga membawa virus ke luar atau orang luar yang membawa masuk virus ke wilayah ini (RT 08),” ujarnya. Teknisnya setiap orang yang masuk ke permukiman akan disemprot menggunakan cairan disinfektan. Cairan itu ditaruh dalam botol sebesar ukuran cerek, wadah menyiram tanaman.

Selain menyemprot cairan disinfektan, warga yang masuk atau tamu berkunjung juga membersihkan tangan dengan hand sanitizer. Ada petugas yang sudah standby di gapura untuk melakukan penyemprotan. Dia menyebut, seluruh petugas itu merupakan warga yang berjaga secara bergantian alias sif setiap empat jam dalam sehari.

Penjagaan dilakukan mulai pukul 06.00-23.00 Wita. “Kalau malam, ada kalangan pria yang jaga seperti siskamling. Jadi, hampir 24 jam ada warga yang menjaga,” imbuhnya. Menurutnya, tindakan penyemprotan itu juga salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Dengan begitu, lingkungan aman dan terbebas dari virus. Sekaligus mengajarkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada warga untuk tidak lelah cuci tangan dan bersih diri. Tidak hanya itu, pihaknya juga melakukan penyemprotan seluruh rumah dengan cairan disinfektan setiap malam yang dilakukan warga setempat.

“Respons masyarakat baik saja dan mendukung,” sebutnya. Apalagi kebijakan lokal itu sudah sesuai dan mendukung kebijakan Pemkot Balikpapan dalam pengetatan sosial. Dia mengakui, keputusan melakukan karantina wilayah sudah disampaikan ke pihak kelurahan dan kecamatan.

Adapun yang dimaksud karantina wilayah itu termasuk pemeriksaan orang yang ke luar dan masuk, pembatasan atau mengurangi jumlah kegiatan, dan isolasi seluruh warga RT 08. Terutama pembatasan akses dilakukan bagi masyarakat luar yang tidak berkepentingan. Aksi itu akan berlangsung hingga Balikpapan bebas pandemi Covid-19.

Sementara itu, Lurah Klandasan Ulu Siswanto menjelaskan, karantina wilayah yang dilakukan RT 08 sebagai kewaspadaan. “Warga lebih cenderung melakukan pengawasan ketat, terutama bagi mereka yang bukan warga di situ,” ujarnya. Pihaknya memberi imbauan agar selama pengetatan sosial, warga bisa menaati kebijakan pemerintah.

Caranya cukup berdiam diri di rumah. Jika tidak ada kepentingan yang darurat, tak perlu keluar. “RT 08 punya kebijakan seperti itu (karantina wilayah) sebagai bentuk pengawasan di tingkat kampung,” sebutnya. Dirinya juga sudah mengetahui kebijakan RT tersebut.

Siswanto berpendapat, tak ada masalah karena itu kemauan warga dan termasuk hal baik. Adanya pengetatan sosial itu membuat proses pengawasan berjalan hingga tingkat RT. “Warga yang masuk ke RT 08 juga bisa didata ketat,” tutur ketua Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman Cabang Balikpapan itu.

Gerakan serupa pengetatan sosial juga sebelumnya sudah dilakukan RT lain. Contohnya, RT 1, Kelurahan Sepinggan Raya, Balikpapan Selatan. Kawasan di sekitar SLBN Balikpapan itu memasang pengumuman di depan portal hampir sepekan terakhir.

Dalam spanduk merah tertulis pemberitahuan untuk sementara lingkungan RT 14 tidak diperbolehkan menerima tamu dari luar kota. Begitu pula dengan permukiman sekitar tidak jauh dari tempat itu. Perumahan Villa Damai Kelurahan Gunung Bahagia memilih untuk menutup satu portal.

Adapun area belakang perumahan selama ini menghubungkan akses menuju Jalan Asnawi Arbain. Penutupan portal belakang membuat warga perumahan tersebut hanya melewati satu jalur pintu dari depan. Dengan begitu, mereka yang ke luar dan masuk perumahan lebih terpantau. (rom/k16)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 07 Agustus 2012 12:14

Uang Sewa Perpanjang “Napas” Gedung Sandisa

<div> <div class="facebook" style="text-align: justify;"> <em>Pemkab…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers