MANAGED BY:
SELASA
14 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Jumat, 03 April 2020 10:23
NU dan Muhammadiyah Serukan Ibadah di Rumah

Sepakat Ikut Protokol Kesehatan dari Pemerintah

ilustrasi

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN–Pandemi Covid-19 mengubah cara umat Islam menjalankan ibadah mereka. Salah satunya, imbauan pemerintah untuk tidak melaksanakan salat, khususnya salat Jumat di masjid. Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun menyebut, dalam kondisi wabah seperti ini, salat di rumah adalah keutamaan.

Dua organisasi Islam terbesar di Indonesia, yakni Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah pun sepakat. Bahwa dalam pandemi Covid-19, sejumlah kegiatan keagamaan dan organisasi harus diubah sesuai dengan kondisi saat ini. Di Kaltim pun demikian. NU dan Muhammadiyah ingin umat Islam terutama pengikut mereka mengikuti protokol yang sudah ditetapkan. Baik secara organisasi maupun dari pemerintah.

Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kaltim Muhammad Rasyid tegas menjelaskan, bagi warga NU dan masyarakat Islam pada umumnya wajib mengikuti dan patuh kepada ulil amri atau pemimpin. Dalam hal ini adalah pemerintah. Baik pusat maupun daerah. “Yang terpenting kepatuhan terhadap protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah selaku ulil amri. Pemegang otoritas,” kata Rasyid, (1/4).

Dikatakan, pemerintah telah menjalankan fungsi dan tugasnya dengan baik. Tinggal ketaatan warga negara. Karena maksud dari syariat Islam adalah keterpeliharaan. Termasuk di jiwa. Jadi ketika ada imbauan pemerintah dalam hal ini melalui MUI untuk salat di rumah, maka umat tak boleh menafikannya.

“Jika satu sisi ada kemudaratan dan satu sisi kita ingin mengambil manfaat, seperti kewajiban beribadah. Maka prinsip hukum Islam yang diutamakan adalah menghindari mudarat,” beber Rasyid.

Jadi, ketika seorang Islam ingin salat berjamaah di masjid, namun ada kondisi yang bisa menimbulkan kemudaratan. Maka, ada larangan mengambil manfaat (salat berjamaah) tersebut. Dalam Islam sudah ditegaskan. Pertimbangkan dulu mudaratnya daripada mengambil manfaatnya. “Itu prinsip,” ujarnya.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 24 Juni 2020 20:44

Perempuan 48 Tahun di Paser Positif Corona Meninggal Dunia

SAMARINDA - Kasus meninggal dunia positif Corona (covid-19) di Kaltim…

Rabu, 24 Juni 2020 17:37

Kaltim Tertinggi di Kalimantan, Angka Pengangguran Meroket karena Corona

SAMARINDA- Akibat penyebaran virus corona (covid-19) di Kaltim, Dinas Tenaga…

Selasa, 23 Juni 2020 20:35

Kasus Covid-19 Tambah 9 di Balikpapan dan 3 di Berau, Total 447 di Kaltim

SAMARINDA - Kasus positif virus corona (covid-19) di Kalimantan Timur…

Selasa, 23 Juni 2020 13:05

Tiga Jam Tengah Malam Bersama Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh

Minggu (21/6) malam, manajemen Kaltim Post ngobrol santai bersama Ketua…

Selasa, 23 Juni 2020 13:05

PDIP Ingatkan Peta Politik Bisa Berubah

DARI Balikpapan, sejauh ini ada dua figur yang mencuat ke…

Selasa, 23 Juni 2020 13:04

Ngos-ngosan Usung Kader Sendiri

SAMARINDA–Manuver Demokrat dan Golkar menyambut Pilkada Samarinda masih terbilang landai.…

Senin, 22 Juni 2020 13:19

Balita di Balikpapan Positif Covid-19

SEMENTARA itu, masih terlalu dini untuk menilai apakah penularan Covid-19…

Senin, 22 Juni 2020 13:17

Heri Yulianto, Sembuh dari Stroke setelah Rutin Bersepeda

Dia mengaku sebagai gila sepeda. Rela bercapek ria menempuh ratusan…

Senin, 22 Juni 2020 12:41

Pilwali Samarinda, PDIP Belum Tentukan Sikap, PAN Resmi Usung Barkati-Darlis

SAMARINDA–Duet Barkati dan Darlis Pattalongi yang sudah mengantongi restu DPP…

Senin, 22 Juni 2020 12:39

Sering “Kecolongan” Pendatang lewat Pelabuhan

BALIKPAPAN- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Balikpapan masih mencari formulasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers