MANAGED BY:
JUMAT
05 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Selasa, 31 Maret 2020 16:02
“Pasang Mata” untuk Penimbun Masker

PROKAL.CO, Polres Kutim hingga Senin (30/3) belum menetapkan tersangka terhadap JM, ibu rumah tangga (IRT) yang terbukti menimbun masker kesehatan dan menjual kembali dengan harga tinggi.

 

SANGATTA–Kasat Reskrim Polres Kutim AKP Ferry Putra Samodra menuturkan, sebelumnya, kepada polisi, JM mengaku menyimpan 14 kotak masker, dengan masing-masing berisi 50 lembar. Dia menjual Rp 365 ribu per kotak. "Kami telah mengamankan warga yang menyimpan masker untuk dijual kembali dalam jumlah banyak di Jalan Yos Sudarso 1, Sangatta Utara. Sekarang tahap lidik," ungkapnya saat kembali dikonfirmasi kemarin (30/3).

Informasi yang diterima Satgas Covid-19 Polres Kutim, membuat pihaknya berupaya untuk tetap melakukan tindakan terhadap warga atau pedagang yang menyimpan atau menjual dengan harga tidak wajar. Pasalnya, hingga saat ini, salah satu alat pelindung diri itu yang diperuntukkan tim medis mengalami kesulitan. "Sambil proses lidik, kami keliling untuk kasih imbauan, dan cek bahan pokok biar enggak langka," jelasnya.

Menurut dia, proses penyelidikan untuk membuat titik terang perkara, mencari orang yang dimaksud, termasuk melakukan pelanggaran pidana atau bukan. "Jadi, walau sudah diperiksa, belum tentu dia tersangka. Soalnya harus terpenuhi alat bukti," ujar perwira balok tiga tersebut.

Hal itu, lanjut Ferry, masih menunggu ahli pidana, apakah unsur penimbunan masuk atau tidak. Apalagi didapatkan hasil interogasi jika ternyata pelaku membeli masker itu dengan modal yang tergolong cukup besar juga. "Makanya perlu dikuatkan ahli, apakah masuk penimbunan atau tidak. Masih jalan terus kok prosesnya," sebutnya.

Hingga saat ini, pelaku diperbolehkan beraktivitas seperti semula. Namun, ia telah mengingatkan kepada JM agar tidak menjual masker tanpa izin usaha. Jika terbukti bersalah, pelaku bisa dikenai ancaman pidana di atas satu tahun. "Masih di rumahnya, kan enggak ditahan. Nanti kalau ada perkembangan diinformasikan," tutupnya. (*/la/dra/k16)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:38

Jual Sarang Burung Curian ke Teman Korban, Ya Ketahuan Lah...

TENGGARONG - Bukannya meraup untung dari hasil pencurian sarang burung…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:37

Menurut Pengamat, Bupati Edi Punya Hak Penuh Menentukan Cabup Disisa Jabatan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sudah menentukan dua figur…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:33

WAHAI PEMUDA..!! Ayok Daftar Jadi Prajurit TNI

TANA PASER - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:31

Sudah 436 ABK Tiongkok Tiba di Pelabuhan Pondong, KKP Pastikan Semuanya Bebas Corona

TANA PASER - Vitalnya penyebaran virus corona yang berasa dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:06

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, Sohang Hilang

Seorang warga Kelurahan Muara Kembang bernama Sohang, dilaporkan tenggelam di…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Sabu Dikemas Bersama Ikan Asin

TENGGARONG–Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Pepatah tersebut tepat disematkan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Kerajinan Tumpar Makin Berkembang

Dekranasda Kubar mendorong para perajin untuk meningkatkan kualitas produk dengan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:01

Akhir Bulan, DPA Harus Sudah Terkirim

SANGATTA - Batas waktu penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pada…

Jumat, 31 Januari 2020 14:00

RS SOHC Sangatta Bantah Adanya Pasien Corona

SANGATTA - Rumah Sakit Medika Sangatta atau lebih dikenal SOHC…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

PDAM Danum Taka Jadi Perumda, Tarif Rumah Ibadah Dapat Subsidi Silang

PENAJAM - Transformasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers