MANAGED BY:
MINGGU
17 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Selasa, 31 Maret 2020 15:43
Beberapa Daerah di Kaltim Matangkan Pertimbangan Karantina Wilayah

PROKAL.CO,

BAIK lockdown atau karantina wilayah untuk menangani pandemi Covid-19 bukanlah pilihan utama saat ini. Perlu pertimbangan yang matang dan kajian komprehensif. Jika tidak, efeknya akan lebih buruk bagi suatu wilayah. Bahkan untuk Indonesia, lockdown tak sesederhana dan disandingkan dengan negara lain.

“Indonesia negara besar. Wilayahnya luas dan berpulau-pulau. Tak bisa dibandingkan dengan negara seperti Malaysia atau Italia yang sudah lockdown duluan,” kata pengamat hukum dari Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda Nur Arifudin, kemarin (30/3).

Sesuai Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan memang bisa jadi payung hukum. Namun, keputusannya tetap di tangan pemerintah pusat. Daerah tak bisa serta-merta mengeluarkan kebijakan karantina wilayah secara mandiri. “Sudah jelas. Keputusan karantina wilayah ada di pemerintah pusat. Satu komando,” katanya.

Dia tak ingin pemerintah gegabah. Karantina wilayah tanpa kajian bisa memicu kepanikan yang lebih hebat. Mengingat salah satu instrumen dari karantina adalah kemampuan pemerintah menyediakan keperluan pokok untuk masyarakatnya. “Itu merupakan pertimbangan utama pelaksanaan karantina,” ujarnya.

Kata dia, penerapan social distancing hingga physical distancing cukup mampu mengurangi penyebaran Covid-19. Akan tetapi, perlu dukungan penuh masyarakat. Karena itu menambah kepedulian masyarakat lebih penting dilakukan. “Imbauan terus dilakukan. Untuk aturan yang mampu memaksimalkan social distancing di tengah masyarakat,” sebutnya.

Sementara itu, pengamat sosial dan hubungan internasional dari Unmul Sonny Sudiar menyebut, upaya yang dilakukan pemerintah, baik pusat maupun daerah sudah cukup untuk meminimalisasi penyebaran Covid-19. Bentuk upaya melindungi warga negaranya. “Tinggal masyarakatnya yang patuh,” ungkapnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 16 Januari 2021 13:29

RUU IKN Masuk Prolegnas Prioritas 2021

BALIKPAPAN–Roda pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kaltim kembali bergerak.…

Sabtu, 16 Januari 2021 13:29

PERINGATAN..!! di Balikpapan, Anak Muda Paling Banyak Terpapar Covid-19

Dari 167 kasus positif Covid-19 di Balikpapan yang dilaporkan Jumat…

Sabtu, 16 Januari 2021 13:27
Ketika ’’Orang-Orang Bloomington’’-nya Budi Darma Tembus Penerbit Penguin Classics

Pertanda Baik bagi Karya Klasik Penulis Indonesia dan Asia

Budi Darma menjadi penulis pertama Indonesia yang karyanya diterbitkan Penguin…

Sabtu, 16 Januari 2021 13:25

Bisa Bepergian Tanpa Rapid, Vaksin Tetap untuk Prioritas

SAMARINDA – Ribuan vaksin sudah datang ke Samarinda dan Kukar.…

Sabtu, 16 Januari 2021 13:25

Kereta Peluru untuk Suhu Minus 40 Derajat

Tahun lalu, Jepang meluncurkan N700S. Yang mampu bertahan dan melindungi…

Sabtu, 16 Januari 2021 12:45

Gempa Susulan 5,0 Skala Richter Kembali Terjadi di Kabupaten Majene

 Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati…

Sabtu, 16 Januari 2021 12:41

Gempa Susulan Bisa Picu Tsunami, 42 Korban Meninggal Akibat Gempa M6,2

JAKARTA- Gempa dengan magnitude M=6,2 yang melanda Kabupaten Majane pada…

Sabtu, 16 Januari 2021 12:38

Akses Darat Putus, RS dan Kantor Gubernur Sulbar Ambruk

JAKARTA– Obet terkejut saat bed yang dia tempati di RS…

Sabtu, 16 Januari 2021 11:19

PPKM di Balikpapan, Kinerja Mal Berpotensi Kembali Tergerus

Penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang dijalankan Pemkot Balikpapan pada…

Jumat, 15 Januari 2021 15:00

Pembatasan Kegiatan Sudah Tepat, Cuma Dua Pekan, Asosiasi Perhotelan: Ini Bukan Pelarangan

PPKM tidak langsung melumpuhkan roda usaha. Melainkan membatasi interaksi. Pemerintah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers