MANAGED BY:
MINGGU
24 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Senin, 30 Maret 2020 16:28
Ibu Rumah Tangga Penimbun Masker Jual 10 Kali Lipat
MENIMBUN: JM saat menyerahkan belasan kotak berisi ratusan lembar masker setelah disidak pihak berwajib. POLRES KUTIM FOR KP

Di tengah wabah pandemi Coronavirus disease (Covid-19) yang menyerang di lebih seratus negara, ada oknum warga yang memanfaatkannya. Yakni menimbun alat pelindung diri (APD) berupa masker.

 

SANGATTA-Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Sangatta Utara dibekuk polisi. JM (38) terpaksa dibawa ke kantor polisi karena menimbun masker kesehatan. Tidak hanya itu, ia juga menjual dengan harga tinggi kepada masyarakat. Padahal, sebagian besar wilayah di Kaltim menghadapi krisis masker.

Bermodal informasi masyarakat, JM ditangkap Satreskrim Polres Kutim di kediamannya, Jalan Yos Sudaraso I, Sangatta Utara. Dalam kardus, 14 kotak masker dengan masing-masing berisi 50 lembar tersimpan rapi.

Kapolres Kutim AKBP Indras Budi Purnomo melalui Kasat Reskrim AKP Ferry Putra Samodra menuturkan, pihaknya sudah meminta keterangan IRT tersebut. JM pun mengakui perbuatannya di depan penyidik. "Telah diamankan warga yang menyimpan masker untuk dijual kembali," katanya saat dikonfirmasi kemarin (29/3).

Menguntungkan diri sendiri di tengah keadaan darurat wabah Covid-19 merupakan tindakan yang melanggar. Hal ini tidak dibenarkan dan dapat merugikan warga lainnya. "Dia menimbun masker cukup banyak untuk dijual kembali," bebernya.

Informasi yang diterima oleh Satgas Covid-19 Polres Kutim, membuat pihaknya berupaya melakukan tindakan terhadap warga atau pedagang yang menyimpan atau menjual dengan harga tidak wajar. "Masker atau alat kesehatan lainnya saat ini sangat dibutuhkan para tenaga medis dan masyarakat. Jadi, perdagangannya harus benar diteliti," jelasnya.

Setelah dimintai keterangan, kepolisian mengetahui harga masker yang dijual JM ke masyarakat. Satu kotak masker berisi 50 lembar yang biasa harganya Rp 30 ribu, dipasarkan dengan harga Rp 265 ribu. Bahkan, JM juga menjual dengan harga eceran, yakni Rp 25 ribu per tiga lembar masker. Normalnya hanya Rp 5 ribu per tiga lembar. Daya jual eceran ternyata meraup untung lebih besar. "Sementara ini masker diamankan dulu. Sebab, masih dalam proses pemeriksaan mendalam," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, pelaku mengedarkan masker tanpa izin usaha. Jadi, dirinya dikenai sanksi di atas satu tahun pidana. Namun, kata dia, sanksi yang dikenakan kepada pelaku sementara ini masih dalam proses penyelidikan. "Kalau sanksi tetap ada, makanya proses penyelidikan ini tetap kami koordinasi dengan ahlinya, sehingga penerapannya pas dan tidak salah," tandasnya. Namun, JM tidak ditahan.

Sebagai upaya untuk mengantisipasi kejadian serupa, pelaku JM akan diberi sanksi. "Rencana mau razia terus, biar enggak ada yang nimbun. Kalau bisa dijual dengan harga normal, biar tidak langka," harapnya.

Pasalnya, pedagang seperti tidak memiliki efek jera. Berdasar hasil penelusuran, pedagang online di Sangatta banyak menawarkan masker kesehatan dengan harga relatif lebih tinggi. "Soalnya kalau lihat di pedagang online banyak yang lebih mahal. Sekarang lagi diklarifikasi dan penyelidikan. Kasihan orang sakit, malah susah dapat masker," tuturnya.

Seluruh barang bukti diserahkan ke pengadilan. Jika divonis bersalah, barang bukti akan disita. "Kalau di Jakarta sih barang bukti diambil, kemudian dibagikan kepada tim medis. Saya akan coba berkoordinasi dengan satuan atas dulu," tutupnya. (*/la/dra2/k16)


BACA JUGA

Minggu, 24 Oktober 2021 12:38

Bhabinkamtibmas Pantau Pelaksanaan Vaksinasi

SANGATTA - Bhabinkamtibmas Desa Sangkima dan Teluk Singkama, Briptu Reynaldi…

Sabtu, 23 Oktober 2021 16:15

Terdampak Covid-19, 88 Warga Bengalon Terima BTPKLW

SANGATTA - Sebanyak 88 warga di Kecamatan Bengalon menerima Bantuan…

Sabtu, 23 Oktober 2021 15:40

Omzet Agen Open Trip Didongkrak saat Pemulihan Covid-19

SANGATTA - Sektor pariwisata merupakan salah satu usaha yang sangat…

Sabtu, 23 Oktober 2021 15:39

Polres Kutim Rutin Razia Yustisia

SANGATTA - Giat rutin operasi yustisia terus dilakukan Polres Kutim…

Sabtu, 23 Oktober 2021 15:37

Babinsa 0909-03 Muara Wahau Pantau Vaksinasi di Wilayah Binaan

SANGATTA - Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Mara Haloq Kecamatan…

Jumat, 22 Oktober 2021 18:11

Anggota DPRD Kukar Ahmad Zulfiansyah Jadi Penggagas Film “Perisai Mahakam”

Prokal.co, Tenggarong - DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara dan Dinas Pariwisata…

Jumat, 22 Oktober 2021 11:45

Gelar Sunatan Masal, Firnadi Ingin Peringatan Maulid Nabi jadi Momentum Teladani Rasulullah SAW

TENGGARONG - Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW dijadikan momentum untuk…

Jumat, 22 Oktober 2021 00:43

Pulau Wisata di Berau Dibuka, Pelaku Wisata Diingatkan Terapkan Prokes Ketat

Berau kini membuka diri terhadap wisatawan asing. Kepala Dinas Kebudayaan…

Kamis, 21 Oktober 2021 10:57

Peringati HLN Ke-76, PLN dan PT Wartsila Kolaborasi Gelar Donor Darah

BONTANG- Memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-76 tahun, PT PLN…

Rabu, 20 Oktober 2021 19:28

RDP Jalan Perbaikan Muara Kaman, Alif Turiadi Kecewa Dinas PU dan BPKAD Tidak Hadir

  Prokal.co, Tenggarong - Wakil Ketua I DPRD Kukar Alif…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers